DPRD Kab Nganjuk Gelar Sidang Paripurna, Bahas Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi

Jumat, 9 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk menggelar Sidang Paripurna pada Jumat (9/8/24) di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk.

Sidang ini dipimpin oleh Ketua DPRD, Tatit Heru Tjahjono, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Nur Solekan, anggota Forkopimda, Kepala OPD, seluruh anggota DPRD, Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta tamu undangan lainnya.

Agenda utama sidang kali ini adalah penyampaian Jawaban Bupati Nganjuk terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Jawaban ini mencakup berbagai masukan yang telah disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD sebelumnya, dilengkapi dengan Nota Keuangan yang telah disusun.

Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, mengungkapkan bahwa jawaban Bupati akan disampaikan secara tertulis dan dirangkum untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan oleh tim anggaran. Pembahasan ini perlu segera diselesaikan mengingat batas waktu yang ketat, dengan pelantikan DPRD yang baru dijadwalkan pada 30 Agustus 2024. Sementara itu, Ranperda harus diserahkan kepada Gubernur untuk dievaluasi paling lambat pada 28 Agustus. “Kami berharap seluruh proses ini berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk,” ujar Nur Solekan.

Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, menambahkan bahwa proses pembahasan Perubahan APBD saat ini sedang berlangsung intensif. “Setelah pandangan umum fraksi-fraksi disampaikan, hari ini Bupati memberikan jawaban yang akan dibahas lebih lanjut oleh Badan Anggaran dan tim terkait. Kami merencanakan Sidang Paripurna untuk persetujuan bersama APBD Perubahan 2024 pada Minggu sore, mengingat Senin Pj Bupati harus menghadiri acara di Ibu Kota Negara,” jelas Tatit.

Lebih lanjut, Tatit menekankan pentingnya perhatian terhadap isu infrastruktur dan alokasi tambahan untuk program Universal Health Coverage (UHC) yang menjadi sorotan fraksi-fraksi. “Anggaran tambahan ini harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, memastikan layanan kesehatan yang optimal, dan memperbaiki infrastruktur yang rusak harus menjadi prioritas Badan Anggaran,” tegas Tatit.

Tatit juga menyampaikan bahwa setelah tahap Rencana Kerja Anggaran (RKA) dimulai, Badan Anggaran akan memastikan anggaran yang dialokasikan telah tepat sasaran. “Setelah ada persetujuan bersama terkait UAP BPAS yang kini menjadi Raperda, dokumen tersebut akan dikirimkan ke Gubernur untuk evaluasi setelah penetapan menjadi Perda,” pungkas Tatit.

Berita Terkait

Dugaan Keracunan Massal MBG SMAN 3 Nganjuk Berpeluang Diseret ke Ranah Pidana dan Perdata
Jaringan Pil Dobel L Dibongkar, Dua Pengedar Diamankan di Nganjuk dan Bojonegoro
Bicara Persatuan dan Masa Depan Organisasi, GMNI Jatim Gelar Konferda di Pendapa Nganjuk
Diiming-imingi Uang Rp5 Ribu, Bocah 2,4 Tahun Diduga Dicabuli Tetangga di Loceret Nganjuk
Satu Jaringan Sabu dan Pil Dobel L Terbongkar, Tiga Orang Diamankan Polres Nganjuk
Korban Diduga Keracunan MBG di Nganjuk Capai 127 Siswa, Bupati Marhaen Jenguk Korban
Diduga Cabuli Muridnya Berulang Kali, Oknum Guru Asal Bandarkedungmulyo Jombang Dipolisikan
Diduga Cabuli Murid 13 Kali Sejak 2023, Penasihat Hukum Korban Desak Polisi Proses Hukum Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:05

Dugaan Keracunan Massal MBG SMAN 3 Nganjuk Berpeluang Diseret ke Ranah Pidana dan Perdata

Sabtu, 5 September 2026 - 10:04

Jaringan Pil Dobel L Dibongkar, Dua Pengedar Diamankan di Nganjuk dan Bojonegoro

Sabtu, 5 September 2026 - 09:08

Bicara Persatuan dan Masa Depan Organisasi, GMNI Jatim Gelar Konferda di Pendapa Nganjuk

Jumat, 4 September 2026 - 16:19

Diiming-imingi Uang Rp5 Ribu, Bocah 2,4 Tahun Diduga Dicabuli Tetangga di Loceret Nganjuk

Jumat, 4 September 2026 - 07:43

Korban Diduga Keracunan MBG di Nganjuk Capai 127 Siswa, Bupati Marhaen Jenguk Korban

Berita Terbaru