Tindaklanjuti Jumat Curhat, Polisi Tutup 14 Tambang Galian C di Banyuwangi

Sabtu, 17 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, KabarNganjuk.com – Keseriusan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi, Polda Jawa Timur, dalam menertibkan tambang galian C patut diacungi jempol.

Baru-baru ini, Polresta Banyuwangi melakukan sweeping dan menutup paksa 14 lokasi tambang galian C .

Langkah tersebut terpaksa dilakukan karena para pelaku tambang membandel. Mereka tak juga mau mengurus izin, padahal sudah diberi kelonggaran waktu serta pendampingan.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa melalui Kasat Reskrim, Kompol Agus Sobarnapraja menyampaikan, penutupan 14 tambang galian C ini juga diawali adanya keluhan warga masyarakat yang didengar saat Polresta Banyuwangi menggelar Jumat Curhat.

“Kami dengarkan keluhan warga terkait maraknya tambag galian C pada saat kami gelar kegiatan rutin Jumat Curhat,”ujar Kompol Agus, Kamis (15/6).

Langkah tindak lanjut keluhan tersebut kata Kompol Agus pihak Polresta Banyuwangi segera koordinasi dengan Tim Terpadu.

“Hasilnya kami lakukan penutupan sebanyak 14 lokasi tambang galian C yang masih juga belum mengurus ijinnya, “ kata Kompol Agus.

Kompol Agus juga mengatakan tindakan itu sebagai bukti dan kesungguhan bahwa kepolisian serius dalam penegakan hukum terlebih hal itu sudah dikeluhkan oleh warga masyarakat.

“Sesuai perintah dari Bapak Kapolresta Banyuwangi, maka kami segera menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat di Jumat Curhat,”pungkas Kompol Agus.

Untuk diketahui, menyikapi maraknya tambang galian C di Banyuwangi, Polisi bersama Pemerintah Daerah Banyuwangi dan Forpimda membentuk Tim Terpadu.

Sebagai langkah awal Tim Terpadu sudah mengumpulkan para pelaku tambang galian C, dan memberikan pendampingan untuk pengurusan ijin.

Bukan hanya sekedar pendampingan, Tim Terpadu juga memberikan kelonggaran waktu untuk mengurus izin tersebut.

Dari beberapa pelaku tambang, ternyata masih ada 14 tambang yang tetap tidak mengurus izin dan beroperasional. (*)

Berita Terkait

Sebanyak 3.320 Warga Baru PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Resmi Disahkan, Termasuk dari Timor Leste
Malam Suro, PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Sukses Gelar Pengesahan Warga Baru
DPC APJI Nganjuk Hadiri Pertemuan Rutin DPD APJI Jawa Timur, Perkuat Sinergi Antaranggota
Warga Mojoduwur Nganjuk Blokade Jalan, Tuntut Aktivitas Tambang Dihentikan
Polres Nganjuk Siagakan Ratusan Personel, SREG Diterapkan Antisipasi Kerawanan Malam 1 Suro 2026
Satresnarkoba Nganjuk Amankan Terduga Pengedar Sabu Asal Jombang di Kertosono
Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga di Prambon, Motor Korban Berhasil Diselamatkan
Jurnalisme Diakali Jasa ‘Hapus Berita’, Rumah Literasi Digital Bagikan Panduan Antisipasi

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:49

Sebanyak 3.320 Warga Baru PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Resmi Disahkan, Termasuk dari Timor Leste

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:39

Malam Suro, PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Sukses Gelar Pengesahan Warga Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:38

DPC APJI Nganjuk Hadiri Pertemuan Rutin DPD APJI Jawa Timur, Perkuat Sinergi Antaranggota

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:20

Warga Mojoduwur Nganjuk Blokade Jalan, Tuntut Aktivitas Tambang Dihentikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:07

Polres Nganjuk Siagakan Ratusan Personel, SREG Diterapkan Antisipasi Kerawanan Malam 1 Suro 2026

Berita Terbaru