Ratusan Masyarakat Ngepung Cinta Damai Datangi Kejari, Harap Lanjutkan Cetak Sertifikat PTSL

Kamis, 15 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com- Ratusan masyarakat Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo, mendatangi Kejaksaan Negeri Nganjuk meminta agar BPN segera melanjutkan cetak sertifikat terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap PTSL Kamis, (15/09/2022).

Mereka khawatir apabila sertifikat yang mereka urus melalui Program Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak kunjung dibagikan. Kekhawatiran ratusan warga Ngepung ini didasari karena adanya pro dan kontra pelaksanaan PTSL di lapangan.

Setelah menyampaikan aspirasinya, beberapa perwakilan dari Masyarakat Desa Ngepung masuk ke gedung Kejaksaan Negeri Nganjuk untuk melaksanakan audensi dengan pihak terkait.

Nuryatim, Perwakilan dari Masyarakat mengatakan, dalam audensi tersebut Kejaksaan tetap akan profesional dalam menangani hal semacam ini. “Yang pasti tanpa ada bukti yang jelas, mereka tidak akan melanjutkan tuntutan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Ismardani panitia PTSL mengatakan sebelumnya mereka sudah pernah dipanggil Kejaksaan mengenai pro dan kontra pelaksanaan PTSL di lapangan tersebut. “Dengan adanya aduan yang disampaikan kemarin, kita sebagai panitia sudah diundang oleh Kejaksaan untuk memberikan klarifikasi. Kita sudah memberikan bukti-bukti yang dibutuhkan Kejaksaan, dan alhamdulillah pada hari ini kita bisa membuktikan bahwa kami panitia tidak ada pungli,” katanya.

Dicky Andi Firmansyah SH. Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Nganjuk menambahkan bahwasanya  tidak ada bukti pungli terkait PTSL di Desa Ngepung, hanya saja ada biaya tambahan itupun sesuai PERBUB.

“Dalam PERBUB tersebut, terhadap pembiayaan proses PTSL dimungkinkan melebihi SKB 3 Menteri. Asalkan berdasarkan kesepakatan warga, dan tentunya dalam PERBUB tersebut terdapat format, kesepakatan dan dapat dipertanggungjawabkan serta transparan,” pungkasnya.

Reporter: Aditya

Editor: Nur Kholifah

Berita Terkait

Motor Hilang di Persawahan, Satreskrim Polres Nganjuk Gerak Cepat Bekuk Pelaku
Hari Pertama Masuk Asrama, Siswa Sekolah Rakyat Nganjuk Tak Kuasa Tahan Haru
Sekolah Rakyat Di Nganjuk Kekurangan Siswa, Target 90 SD Baru Terisi 20 Pendaftar
Geliatkan Roda Ekonomi, Kejari Nganjuk Bersama Pemkab dan PWI Hadirkan Pasar Rakyat UMKM
Polres Nganjuk Ambil Bagian dalam Aksi Donor Darah di Harlah Kejaksaan ke-81
Pemkab Nganjuk Gencarkan Kampanye “Ayo! Gempur Rokok Ilegal”, Ajak Masyarakat Berantas Peredarannya
Latih Kreativitas Anak Usia Dini, DPC APJI Nganjuk Gelar Lomba Menghias Donat di Pendopo KRT Sosro Koesumo
Merdekakan Warga Kurang Beruntung, Kodim 0810 Nganjuk Salurkan Ratusan Paket Sembako

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22

Motor Hilang di Persawahan, Satreskrim Polres Nganjuk Gerak Cepat Bekuk Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:36

Hari Pertama Masuk Asrama, Siswa Sekolah Rakyat Nganjuk Tak Kuasa Tahan Haru

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:41

Sekolah Rakyat Di Nganjuk Kekurangan Siswa, Target 90 SD Baru Terisi 20 Pendaftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:10

Geliatkan Roda Ekonomi, Kejari Nganjuk Bersama Pemkab dan PWI Hadirkan Pasar Rakyat UMKM

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:08

Pemkab Nganjuk Gencarkan Kampanye “Ayo! Gempur Rokok Ilegal”, Ajak Masyarakat Berantas Peredarannya

Berita Terbaru