Kategori: Pemerintahan

  • Ini Dua Misi Besar Yang Dibawa Mensos Saat Kunjungan Kerja Ke Nganjuk

    Ini Dua Misi Besar Yang Dibawa Mensos Saat Kunjungan Kerja Ke Nganjuk

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Menteri sosial Saifulloh Yusuf (Gus Ipul), mengunjungi wilayah Kabupaten Nganjuk pada hari Sabtu (28/02/2026) dalam rangka memastikan kesiapan sekolah rakyat dan memperkuat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan yang disalurkan dari pemerintah tepat sasaran.

    Ini terjadi karena 45 persen bantuan sebelumnya berdasarkan data dari Dewan Ekonomi Nasional tidak tepat sasaran dan justru didapatkan oleh orang yang mampu. Sementara orang yang membutuhkan justru luput dari perhatian dan tidak menerima bantuan.

    Oleh karena itu Presiden Prabowo Subianto meminta untuk memperkuat pemutakhiran data tunggal dan ekonomi sosial.

    Data tersebut dikumpulkan dari RT/RW setempat yang kemudian dilanjutkan ke Desa, untuk selanjutnya data yang sudah diajukan diproses melalui BPS Bupati untuk kemudian disetujui atau ditolak.

    Data akan dicek setiap saat, dan memiliki kemungkinan adanya perubahan yang dikarenakan penerima bantuan tidak mutlak.

    “Kalau datanya tidak akurat, maka kebijakan yang kita buat juga tidak akan tepat. Karena itu, saya minta semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, kepala desa, lurah, hingga operator desa, benar-benar aktif memperbarui data. Ini bukan sekadar administrasi, tapi menyangkut hak masyarakat,” tegas Gus Ipul.

    Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menjelaskan kesiapan Kabupaten Nganjuk dalam mempersiapkan sekolah rakyat. Ia memperkirakan pada tahun ajaran baru, sekolah rakyat sudah dapat menerima siswa baru.

    “Untuk Sekolah Rakyat, kami sudah melakukan berbagai persiapan. Insya Allah pada tahun ajaran baru 2026/2027 pendaftaran sudah bisa dibuka. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih layak,” ungkap Marhaen.

  • Pemkab Nganjuk Resmi Lantik PPPK Paruh Waktu di Akhir Tahun 2025

    Pemkab Nganjuk Resmi Lantik PPPK Paruh Waktu di Akhir Tahun 2025

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Pemerintah Kabupaten Nganjuk secara resmi melantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada Selasa (30/12/2025). Pelantikan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menata sistem kepegawaian sekaligus memberikan kepastian status kerja bagi tenaga non-ASN yang telah lama mengabdi.

    Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Para PPPK Paruh Waktu yang dilantik berasal dari sejumlah sektor strategis, antara lain pendidikan, kesehatan, serta tenaga teknis pendukung pelayanan publik.

    Pelantikan tersebut dihadiri oleh pimpinan daerah, pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas aparatur sipil negara.

    Dalam sambutannya, pimpinan daerah menyampaikan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional terkait penataan tenaga honorer. Pemerintah berharap kebijakan ini mampu menciptakan sistem kepegawaian yang lebih tertib, profesional, dan berkeadilan.

    Para PPPK Paruh Waktu diminta untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan menjunjung tinggi etika sebagai aparatur pemerintah. Meskipun berstatus paruh waktu, mereka diharapkan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

    Selain itu, para pegawai yang baru dilantik juga diingatkan untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan kerja. Hal ini dinilai penting agar kualitas pelayanan publik di Kabupaten Nganjuk dapat terus meningkat seiring tuntutan masyarakat yang semakin kompleks.

    Pelantikan PPPK Paruh Waktu ini menjadi penutup agenda kepegawaian Pemerintah Kabupaten Nganjuk di akhir tahun 2025. Pemerintah daerah berharap, dengan penguatan sumber daya manusia aparatur, pelayanan kepada masyarakat pada tahun-tahun mendatang dapat berjalan lebih optimal dan efektif. (red)

  • Bupati Nganjuk Gelar Sidak Pasar Jelang Nataru, Stock dan Harga Kebutuhan Pokok Aman

    Bupati Nganjuk Gelar Sidak Pasar Jelang Nataru, Stock dan Harga Kebutuhan Pokok Aman

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melakukan langkah antisipatif dengan turun langsung ke lapangan. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama istri, S. Wahyuni Marhaen, didampingi Wakil Bupati Nganjuk Tri Handy Cahyo Saputro, Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Ika Maulidina, serta Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Wage Nganjuk, Rabu (24/12/2025). Sidak ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kesiapan pusat aktivitas ekonomi rakyat menjelang meningkatnya mobilitas dan kebutuhan masyarakat di akhir tahun.

    Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk menyusuri area pasar dan menyapa langsung para pedagang maupun pembeli. Mereka meninjau secara langsung aktivitas jual beli yang berlangsung sejak pagi hari, sembari berdialog dengan pedagang untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Fokus utama peninjauan ini adalah memastikan situasi pasar tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman tanpa gangguan selama momen libur Natal dan Tahun Baru.

    Selain aspek keamanan dan ketertiban, rombongan juga memantau ketersediaan bahan kebutuhan pokok serta perkembangan harga di Pasar Wage. Beberapa komoditas utama seperti beras, telur, minyak goreng, dan sayuran menjadi perhatian khusus. Pemerintah daerah ingin memastikan stok kebutuhan pokok mencukupi serta harga tetap stabil dan terjangkau, sehingga tidak memberatkan masyarakat di tengah meningkatnya permintaan menjelang perayaan akhir tahun.

    Tak hanya melakukan pengawasan, Bupati Nganjuk bersama jajaran Forkopimda juga menunjukkan kepedulian sosial kepada warga. Dalam kesempatan tersebut, mereka membagikan paket sembako kepada masyarakat di sekitar Pasar Wage. Bantuan yang disalurkan berupa telur, beras, minyak goreng, serta aneka sayuran, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan, agar dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan lebih tenang.

    Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menjelaskan bahwa kegiatan sidak ini bertujuan untuk memastikan seluruh aktivitas pasar berjalan dengan baik dan tidak terjadi gejolak harga yang merugikan masyarakat. “Kegiatan ini kami lakukan untuk memastikan aktivitas pasar berjalan dengan baik, harga kebutuhan pokok relatif stabil, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Bupati Marhaen di sela-sela kegiatan.

    Usai meninjau Pasar Wage, Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk melanjutkan agenda dengan mengecek kondisi Taman Nyawiji, salah satu ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat libur panjang. Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan kebersihan taman tetap terjaga dan fasilitas umum dalam kondisi baik. Ia juga menekankan pentingnya memastikan tidak adanya material berbahaya yang dapat mengganggu kenyamanan maupun keselamatan pengunjung.

    Melalui rangkaian sidak ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, keamanan, serta kenyamanan fasilitas publik selama momentum perayaan Natal dan Tahun Baru. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah meningkatnya aktivitas warga pada akhir tahun. (B)

  • Hari Ibu ke-97: Bupati Nganjuk Tekankan Perempuan sebagai Pilar Menuju Indonesia Emas 2045

    Hari Ibu ke-97: Bupati Nganjuk Tekankan Perempuan sebagai Pilar Menuju Indonesia Emas 2045

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 di Pendopo KRT Sosrokoesoemo dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis perempuan dalam pembangunan keluarga, masyarakat, dan bangsa.
    Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dalam amanatnya menyampaikan bahwa perempuan merupakan fondasi utama dalam kehidupan keluarga sekaligus kunci dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan, kesuksesan seorang laki-laki tidak terlepas dari peran ibu dan istri yang senantiasa memberikan dukungan, pendidikan, serta penguatan moral.
    Menurutnya, ibu adalah pendidik pertama yang menanamkan nilai, etika, dan karakter sejak dini, sementara istri berperan sebagai pendamping setia yang menguatkan setiap langkah kehidupan. Bupati juga memberikan apresiasi tinggi kepada perempuan yang mampu menjalankan peran ganda, baik sebagai pengelola rumah tangga, pelaku dunia kerja, maupun sebagai bagian aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
    Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga keharmonisan keluarga melalui komunikasi yang baik, kasih sayang yang tulus, serta menjalani setiap peran dengan penuh keikhlasan. Peringatan Hari Ibu ke-97 ini diharapkan dapat menjadi sumber motivasi bagi perempuan di Kabupaten Nganjuk untuk terus berdaya, berkarya, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
    Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan alat disabilitas serta dukungan bagi pelaku UMKM. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat perekonomian keluarga sekaligus mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk. (red)

  • Marhaen Djumadi Terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025–2030, Menargetkan 15 Kursi DPRD

    Marhaen Djumadi Terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025–2030, Menargetkan 15 Kursi DPRD

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, secara resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk untuk masa bakti 2025–2030. Penetapan itu dilakukan melalui Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan se-Jawa Timur yang digelar serentak di Hotel Shangri-La, Surabaya, pada Minggu (21/12/2025).

    Terpilihnya Marhaen Djumadi dianggap sebagai momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal PDIP di Nganjuk. Selain menjabat sebagai kepala daerah, Marhaen memiliki basis dukungan kuat dan pengalaman panjang dalam politik lokal. Ia dipercaya dapat menyatukan kembali mesin partai serta mendekatkan partai pada rakyat.

    Setelah Konfercab, Marhaen Djumadi mengungkapkan sejumlah strategi yang akan menjadi fokus kepemimpinannya selama lima tahun ke depan.

    Langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja partai sekaligus memperkuat struktur kepengurusan DPC PDIP Nganjuk hingga tingkat akar rumput.

    “Prioritas pertama tentu evaluasi dan penguatan pengurus. Kita ingin DPC ini betul-betul solid, satu komando, dan siap bekerja,” ujar Marhaen kepada wartawan.

    Langkah berikutnya, menurutnya, adalah memperkuat program-program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, khususnya dari sisi elektoral. Ia menegaskan bahwa PDIP harus terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya muncul saat momentum politik setiap lima tahun.

    “Pengurus harus turun langsung ke masyarakat. Kegiatan sosial perlu ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” tegasnya.

    Sebagai wilayah dengan karakter agraris yang kuat, Nganjuk akan menjadi salah satu fokus perhatian PDIP di bawah kepemimpinan Marhaen. Ia menilai sektor pertanian bukan hanya penting secara ekonomi, tetapi juga merupakan basis sosial utama masyarakat setempat.

    “Karena Nganjuk adalah daerah pertanian, program-program partai dalam bidang pertanian harus kita perkuat. Ini menjadi kekuatan sekaligus identitas daerah,” katanya.

    Tak kalah penting, Marhaen menegaskan bahwa setiap bidang di struktur DPC PDIP Nganjuk harus bekerja secara optimal. Ia menolak pola kepengurusan yang hanya bersifat formalitas tanpa aksi nyata.

    “Tidak cukup sekadar melantik pengurus lalu selesai. Semua bidang harus bekerja total dan benar-benar menjalankan arahan partai,” tandasnya.

    Dengan semangat pembenahan tersebut, Marhaen Djumadi secara terbuka menetapkan target ambisius untuk Pemilu Legislatif 2029. Setelah perolehan kursi PDIP di DPRD Nganjuk sempat menurun pada pemilu sebelumnya, ia menargetkan lonjakan signifikan.

    “Target kita jelas, 13 sampai 15 kursi DPRD pada Pemilu 2029. Ini bukan sekadar angka, tapi komitmen kerja bersama,” pungkasnya.

    Di bawah kepemimpinan Marhaen Djumadi, PDIP Nganjuk diharapkan menjadi lebih solid, progresif, dan semakin dekat dengan masyarakat. (red)

  • Kolaborasi Pemda dan Komunitas Kota Sejuk Wujudkan Site Museum Tritik Sebagai Daya Tarik Desa

    Kolaborasi Pemda dan Komunitas Kota Sejuk Wujudkan Site Museum Tritik Sebagai Daya Tarik Desa

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Site Museum di Desa Tritik, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, resmi dibuka oleh Wakil Bupati Nganjuk, Tri Handy Cahyo Saputro, pada Kamis, 18 Desember 2025. Peresmian ini mendapat sambutan meriah dari masyarakat setempat yang telah menantikan hadirnya fasilitas edukasi dan wisata sejarah tersebut. Kedatangan Wakil Bupati disambut dengan atraksi egrang oleh para pemuda Desa Tritik, yang menambah semarak suasana. Tidak hanya itu, tarian anak-anak TK Dharma Wanita Tritik juga turut mewarnai kemeriahan pembukaan site museum tersebut.

    Tak kalah menarik, di sekitar lokasi peresmian, warga setempat membuka stand makanan dengan berbagai sajian khas daerah, menghadirkan suasana penuh keakraban antara masyarakat dan para undangan. Para tetua desa juga tampil menampilkan lesung alu, kesenian tradisional yang telah menjadi ciri khas dan identitas budaya Desa Tritik. Pertunjukan tersebut menjadi bukti bahwa kebudayaan lokal masih terjaga dengan baik di tengah perkembangan zaman.

    Acara peresmian site museum ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua Geologi, Lurah Desa Tritik, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Ketua Geologi menyampaikan bahwa keberadaan site museum ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kabupaten Nganjuk kepada masyarakat luas. Ia menegaskan, museum ini memiliki nilai strategis karena telah masuk dalam kawasan berstatus nasional, sehingga diharapkan mampu menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah.

    Lebih lanjut, site museum di Desa Tritik diketahui merupakan bagian dari program prioritas nasional berbasis hayati. Selain menjadi pusat edukasi sejarah dan budaya, museum ini diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Kehadirannya juga diharapkan dapat mendorong para pelajar di Kabupaten Nganjuk untuk mengenal lebih dekat sejarah daerahnya. Karena itu, ke depan direncanakan akan ada kunjungan rutin dari siswa-siswi sekolah terdekat sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran di luar kelas.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nganjuk, Tri Handy Cahyo Saputro, menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang telah terlibat dalam pembangunan museum tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses pengembangan site museum akan dilakukan secara bertahap, mengingat masih banyak potensi sejarah dan budaya yang bisa digali di kawasan tersebut. Selain itu, Wakil Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada komunitas Kota Sejuk, yang turut berperan aktif dalam mendukung berdirinya site museum di Desa Tritik ini.

    Dengan diresmikannya site museum ini, masyarakat Nganjuk berharap keberadaannya dapat menjadi titik baru perkembangan sektor wisata dan edukasi di daerah. Selain memperkuat identitas budaya lokal, museum ini juga diharapkan menjadi destinasi unggulan yang mampu meningkatkan perekonomian desa dan memperluas pengetahuan generasi muda. Masyarakat Tritik menyambut dengan antusias, seraya menaruh harapan besar bahwa kehadiran museum ini akan menjadi kebanggaan baru bagi Kabupaten Nganjuk. (red)

  • Bupati Nganjuk Hadiri Temu Wicara Penguatan Implementasi Pendidikan Pancasila

    Bupati Nganjuk Hadiri Temu Wicara Penguatan Implementasi Pendidikan Pancasila

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Bupati Nganjuk, Kang Marhaen menghadiri kegiatan Temu Wicara Penguatan Implementasi Pendidikan Pancasila bersama satuan pendidikan serta Purnapaskibraka di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini digelar sebagai ruang dialog strategis untuk memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan serta generasi muda.

    Dalam sambutannya, Kang Marhaen menegaskan bahwa Pendidikan Pancasila harus dipahami dan dihidupi tidak hanya sebagai mata pelajaran formal, tetapi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menyampaikan bahwa Pancasila merupakan pemersatu bangsa sekaligus kekuatan utama yang menjamin keutuhan dan kejayaan Indonesia.

    Temu wicara ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, antara lain:

    • Irene Camelyn Sinaga, A.P., M.Pd – Direktur Pengkajian Implementasi PIP BPIP

    • Sri Handoko Taruna, S.STP., M.Si – Direktur Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan, Kemendagri

    • Prof. Widodo Ekhacahyanna – Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP

    Kegiatan diikuti oleh berbagai satuan pendidikan, anggota Paskibraka, dan Purnapaskibraka. Mereka terlibat aktif dalam dialog dan diskusi guna membumikan nilai-nilai Pancasila melalui gerakan bersama di Kabupaten Nganjuk.

    Temu wicara ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam memperkuat karakter kebangsaan serta mendorong generasi muda untuk menjadi insan yang memahami dan mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (red)

  • Pemkab Nganjuk Salurkan Bantuan KIP JAWARA untuk Penguatan Kewirausahaan

    Pemkab Nganjuk Salurkan Bantuan KIP JAWARA untuk Penguatan Kewirausahaan

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Wakil Bupati Nganjuk menyalurkan Program Bantuan Kewirausahaan Inklusif Produktif Jawa Timur Sejahtera (KIP JAWARA) kepada 250 penerima manfaat, Senin (15/12/2025). Kegiatan penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Kabupaten Nganjuk.

    Program KIP JAWARA merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha produktif. Bantuan ini menyasar dua kelompok penerima, yakni Perempuan Tangguh Mandiri Jawa Timur Sejahtera (PUTRI JAWARA) sebanyak 152 orang dan Keluarga Penerima Manfaat Jawa Timur Sejahtera (KPM JAWARA) sebanyak 98 orang.

    Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan senilai Rp3.000.000 (tiga juta rupiah) yang diperuntukkan khusus untuk pembelian peralatan penunjang usaha sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan. Diharapkan bantuan tersebut dapat meningkatkan kapasitas usaha, produktivitas, serta pendapatan para pelaku usaha kecil dan mikro di Kabupaten Nganjuk.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Nganjuk menyampaikan bahwa program KIP JAWARA diharapkan mampu menjadi stimulan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Ia juga mengajak para penerima bantuan untuk memanfaatkan bantuan secara optimal dan bertanggung jawab agar tujuan pemberdayaan ekonomi dapat tercapai.

    Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi angka kemiskinan di daerah. (red)

  • Bupati Nganjuk Dorong Penguatan Layanan Bantuan Hukum dan Kajian Pembentukan Mahkamah Desa

    Bupati Nganjuk Dorong Penguatan Layanan Bantuan Hukum dan Kajian Pembentukan Mahkamah Desa

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Pengurus Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Nganjuk resmi melakukan audiensi dengan Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.B.A. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Marhaen menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap upaya memperkuat layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus membahas wacana pembentukan Mahkamah Desa atau Kelurahan di Kabupaten Nganjuk.

    Bupati Marhaen menegaskan bahwa Posbakumadin, yang telah terakreditasi oleh Kementerian Hukum dan HAM, merupakan mitra resmi pemerintah daerah dalam memastikan pemenuhan hak-hak hukum setiap warga negara. Ia juga menyoroti capaian Kabupaten Nganjuk yang berhasil membentuk Posbakum 100 persen di 284 desa dan kelurahan, sehingga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM.

    Di sisi lain, Wakil Ketua Posbakumadin Nganjuk, Prayogo Laksono, yang hadir mewakili pengurus, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus memberikan pendampingan hukum secara profesional dan humanis kepada masyarakat kurang mampu. Prayogo menambahkan bahwa Posbakumadin siap mendukung pelaksanaan program Mahkamah Desa, sesuai arahan Wakil Menteri Desa, Ahmad Riza Patria.

    Dalam penyampaiannya yang dikutip dari Doeta News TV, Wamen Ahmad Riza Patria menilai Mahkamah Desa sebagai solusi untuk mempermudah akses keadilan bagi masyarakat pedesaan. Ia mengungkapkan bahwa banyak persoalan hukum sering muncul di desa, seperti sengketa batas wilayah, masalah lahan, hingga penyalahgunaan isu desa oleh oknum pengusaha untuk kepentingan pribadi.

    Wamen Riza Patria juga berpesan kepada Perkumpulan Advokat Indonesia (PERADIN) agar membentuk Mahkamah Desa secara perlahan, bertahap, dan berkelanjutan demi mewujudkan keadilan yang merata di desa.

    Prayogo Laksono menutup audiensi dengan menegaskan bahwa sinergi antara Posbakumadin dan Pemerintah Daerah Nganjuk diharapkan dapat memperkuat ekosistem bantuan hukum sehingga layanan hukum menjadi lebih inklusif, merata, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

    (red/gik)

  • Bupati Marhaen Lantik 53 Pejabat, Tekankan Integritas dan Larangan Pungutan Liar

    Bupati Marhaen Lantik 53 Pejabat, Tekankan Integritas dan Larangan Pungutan Liar

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Sebanyak 53 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, pada Rabu (3/12/2025). Pelantikan berlangsung di Pendopo KRT Sosro Koesoemo dan dihadiri Wakil Bupati Mas Handy, staf ahli, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta komitmen untuk memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kerja nyata dibandingkan sekadar jabatan.

    Kang Marhaen juga menegaskan tidak ada pungutan atau biaya dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik menyampaikan kepada masyarakat dan media bahwa seluruh jabatan di Nganjuk diberikan tanpa biaya, serta dibuktikan melalui kinerja yang optimal.

    “Yang dibutuhkan Nganjuk adalah kerja sungguh-sungguh. Tunjukkan kinerja terbaik agar masyarakat tahu bahwa pilihan Bupati dan Wakil Bupati tidak keliru,” tegasnya.

    Adapun pejabat yang dilantik menempati berbagai posisi, mulai dari camat, sekretaris kecamatan, kepala bidang, kepala bagian, lurah, kepala seksi, hingga kepala subbagian. Mereka akan bertugas di sejumlah perangkat daerah strategis seperti Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi dan UMKM, Badan Keuangan Daerah, serta berbagai UPTD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

    Dengan pelantikan ini, diharapkan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Nganjuk semakin berjalan efektif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (red)

  • DPRD Kabupaten Nganjuk Sahkan APBD 2026 dan Tiga Regulasi Daerah Baru dalam Rapat Paripurna

    DPRD Kabupaten Nganjuk Sahkan APBD 2026 dan Tiga Regulasi Daerah Baru dalam Rapat Paripurna

    Nganjuk, KabarNganjuk.com — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk digelar dengan khidmat dan penuh makna pada hari ini, dengan dihadiri oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kodim, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, para kepala OPD, serta Sekretaris DPRD.

    Dalam agenda tersebut, dilakukan penandatanganan Keputusan Bersama antara DPRD Kabupaten Nganjuk dan Bupati Nganjuk terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Nganjuk. Penandatanganan ini menjadi langkah penting dalam memastikan kelancaran pelaksanaan program pembangunan dan pengelolaan anggaran daerah untuk tahun mendatang.

    Selain itu, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, secara resmi menyerahkan hasil reses masa persidangan I tahun sidang kedua masa jabatan 2024–2029 kepada Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Hasil reses tersebut memuat berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang dihimpun langsung oleh para anggota dewan di daerah pemilihannya masing-masing.

    Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dan DPRD dapat terus memperkuat sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan.

    “Saya ingin pemerintah daerah dan DPRD dapat melebur menjadi satu dan bersinergi untuk mensejahterakan rakyat, bukan membedakan dalam pemerintahan. Kolaborasi menjadi kunci utama agar semua program dapat berjalan maksimal untuk kepentingan masyarakat,” tegas Bupati Marhaen.

    Rapat paripurna ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperteguh komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan pembangunan daerah yang efektif, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat. (red)

  • Bupati Nganjuk Respons Cepat Keluhan Bocah Soal Jalan Rusak Menuju Sekolah

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Sebuah video yang mendadak viral di media sosial Facebook memperlihatkan seorang anak perempuan menyampaikan keluhan mengenai jalan rusak yang menjadi akses satu-satunya menuju sekolah. Video tersebut kemudian sampai kepada Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, yang tampak tak kuasa menahan kesedihan saat menyaksikannya.

    Dalam video itu, bocah berkerudung putih tersebut menyampaikan permintaan agar pemerintah daerah segera memperbaiki jalan yang sudah bertahun-tahun tidak tersentuh pembangunan. Ia mengungkapkan bahwa setiap hari dirinya dan teman-temannya harus berjalan kaki melewati jalan berlubang untuk berangkat sekolah.

    “Pak Bupati, kami selalu jalan kaki setiap berangkat sekolah. Ini satu-satunya jalan yang kami punya. Sudah bertahun-tahun tidak dibantu pemerintah,” ujar sang anak dalam rekaman tersebut. Ia juga menyinggung makna kemerdekaan bagi masyarakat, yang seharusnya memberi kesejahteraan. Dengan penuh harap, ia menyampaikan keyakinannya bahwa Kang Marhaen akan mendengarkan suara rakyat kecil.

    Menyikapi pesan tersebut, Bupati Nganjuk langsung memberikan tanggapan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan camat dan kepala desa terkait kondisi jalan yang dikeluhkan.

    “Ya anak-anakku, semangat ya. Bapak sudah tanya ke camat dan kades mengenai permasalahan ini,” ucap Kang Marhaen. Ia menegaskan bahwa Pemkab Nganjuk akan segera mengambil langkah cepat agar akses jalan kembali layak digunakan. “Insya Allah Pemda Nganjuk akan segera mengambil langkah secepatnya supaya jalan layak dilewati,” lanjutnya.

    Kang Marhaen juga mengingatkan para siswa agar tetap bersemangat dalam belajar, seraya menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. “Anak-anakku harus tetap semangat belajar, saya akan mencarikan solusi pada setiap kesulitan,” imbuhnya.

    Usai video keluhan bocah di Desa Sumber Gondang menuju Tegalabe, Kecamatan Jatikalen, viral dan menjadi perhatian publik, Bupati Nganjuk langsung meninjau lokasi jalan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkewajiban merespons setiap persoalan warganya.

    “Saya ini bapaknya orang Nganjuk. Kalau ada peristiwa seperti ini, tentu wajib ditindaklanjuti,” tegas Kang Marhaen. (red)

  • Wakil Bupati Nganjuk Beri Pembinaan Pengelolaan Keuangan Desa untuk Cegah Korupsi

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Selasa siang, Wakil Bupati Nganjuk, Tri Handy Cahyo Saputro, memberikan pembinaan keuangan desa kepada seluruh kepala desa se-Kabupaten Nganjuk. Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah preventif dalam rangka pencegahan tindak korupsi dan penguatan tata kelola keuangan desa yang transparan serta berintegritas.

    Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan laporan dari Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk, Samsul Huda. Dalam laporannya, Samsul menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk meminimalisir kesimpangan penggunaan dana desa serta mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

    Dalam arahannya, Wakil Bupati Tri Handy Cahyo Saputro menegaskan bahwa pemerintah daerah akan membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Nganjuk, tepatnya di Kecamatan Gondang. Selain itu, ia juga mengumumkan rencana pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap desa, yang merupakan program pendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan tujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

    “Dana desa merupakan amanah besar yang harus benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tegas Tri Handy. Ia juga mengimbau kepada seluruh kepala desa dan perangkat pemerintah daerah untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menjerumuskan pada kerugian pribadi maupun bersama, terutama dalam pengelolaan dana publik.
    Wabup menekankan pentingnya setiap desa untuk menjalankan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk. Ia juga menjelaskan bahwa alokasi anggaran triliunan rupiah telah disiapkan untuk sektor pendidikan, demi mencerdaskan anak bangsa.

    Selain pendidikan, Tri Handy juga menyoroti bidang kesehatan masyarakat. Ia meminta agar pemerintah desa meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan, salah satunya melalui mobil siaga desa. “Tulisan ‘Desa’ di bagian depan mobil jangan dilepas. Jika dilepas, maka akan ada penarikan mobil,” ujarnya. Hal ini dilakukan agar fasilitas tersebut tidak disalahgunakan dan tetap sesuai peruntukannya.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa alokasi dana sebesar Rp100 miliar telah digunakan untuk memberikan fasilitas kesehatan kepada 74.000 warga yang sudah tercakup dalam program BPJS Pemerintah Daerah.

    Di akhir kegiatan, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta untuk bersinergi dan bekerja sama dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Nganjuk. “Mari kita bersama-sama membangun Nganjuk dan menyejahterakan rakyat. Karena bagaimanapun, kita semua ada karena rakyat,” pungkasnya.

  • Pemerintah Kabupaten Nganjuk Terima Dana Insentif Fiskal Rp5,6 Miliar karena Keberhasilan dalam Penurunan Stunting

    KabarNganjuk.com – Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 yang digelar di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, pada Rabu (12/11/2025).

    Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka tersebut mengusung tema “Mengukuhkan Komitmen Bersama untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting”.

    Dalam kegiatan ini, Kabupaten Nganjuk berhasil meraih Dana Insentif Fiskal (DIF) Kinerja Tahun Berjalan 2025 sebesar Rp5.687.981.000 dari Pemerintah Pusat. Penghargaan tersebut diberikan atas capaian signifikan Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam menurunkan prevalensi stunting melalui berbagai intervensi spesifik dan sensitif, sinergi lintas sektor, serta penguatan peran kader Posyandu di seluruh wilayah.

    Dalam sambutannya, Wapres Gibran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang telah menunjukkan hasil nyata dalam menurunkan angka stunting. Ia menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan program pencegahan dengan memastikan kesehatan fisik dan mental anak-anak, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying.

    Sementara itu, Bupati Marhaen yang hadir bersama Kepala Bappeda dan Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.

    “Kami ingin memastikan setiap anak Nganjuk tumbuh sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Kang Marhaen.

    (red/gik)