Kategori: Berita

  • Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk Berhasil Ungkap Kasus Tabrak Lari, AKBP Muhammad Beri Apresiasi

    Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk Berhasil Ungkap Kasus Tabrak Lari, AKBP Muhammad Beri Apresiasi

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si memberikan penghargaan kepada Kasat lantas, Kanit Gakkum Satlantas beserta 4 anggotanya dan 1 Pegawai harian atas keberhasilannya mengungkap kasus tabrak lari di wilayahnya.

    Penghargaan berupa piagam dan medali tersebut diberikan dalam upacara yang dilaksanakan di halaman apel Polres Nganjuk bersamaan dengan Serah terima jabatan Kapolsek Patianrowo dan Ngluyu, Senin (20/03/2023).

    Dalam amanatnya, AKBP Muhammad meyebut Unit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk layak mendapatkan penghargaan karena secara beruntun dapat mengungkap 2 kasus tabrak lari yang terjadi selama Februari 2023.


    Ia menamambahkan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari pimpinan atas usaha keras dari rekan-rekan yang memberikan perhatian lebih kepada tanggunggun jawabnya selaku pelayan masyarakat.

    “Sudah barang tentu kinerja positif ini akan mengangkat citra Polri sekaligus menambah “Public Trust” (Kepercayaan masyarakat) kepada institusi Polri,” kata AKBP Muhammad.

    Sementara itu Kasat Lantas Polres Nganjuk Annisa Rahmat, S.I.K. mengungkapkan penghargaan yang diterima oleh jajarannya merupakan kerja tim yang solid disamping adanya peran serta dari masyarakat yang membantu memberikan informasi.

    “Tanpa bantuan dari masyarakat yang secara proaktif memberikan informasi kepada kami, 2 kasus tabrak lari yang terjadi tentunya sulit diungkap, kami berharap jika melihat kejadian serupa silahkan segera hubungi kami di 110 atau di program Wayahe Lapor Kapolres 081331342003,” kata AKP Dini. (acha)

  • Aksi Ujuk Rasa Warga Desa Jaan geruduk Pabrik

    Aksi Ujuk Rasa Warga Desa Jaan geruduk Pabrik

    Gondang, KabarNganjuk.com- Merasa dipermainkan oleh pihak Pabrik Bulu Ayam yang berada di Desa Jaan Kecamatan Gondang, milik CV Maharani Mapan Abadi, Ratusan warga Desa Jaan geruduk Pabrik tersebut, yang pasalnya, pada kesepakatan sebelumnya pihak Pabrik tidak diperbolehkan beroperasi dan dilakukan Penggembokan di Pintu Pabrik.

    Yang dikarenakan Pabrik Bulu Ayam tersebut sangat menimbulkan bau yang tak sedap, dan bau tersebut terasa bau bangkai, dan hari ini warga Desa Jaan lakukan Aksi Demo
    melakukan Pembakaran Kayu dan Ban didepan Pabrik, mengetahui Pabrik beroperasi kembali
    ( 20/03/2023).

    Hal ini dijelaskan Kaprianto selaku koordinator aksi demo, bahwa Pabrik ini mulai beroperasi sejak pagi sekitar pukul 08.00 Wib, dan mengetahui pabrik beroperasi kembali dan menimbulkan bau tak sedap, warga secara spontanitas langsung mendatangi yang dikarenakan sudah tidak tahan dengan baunya ” ujar Kaprianto.

    ” Pada sosialisasi kemarin, apabila dalam 7 hari tidak ada kesepakatan, warga akan menolak, dan ini adalah aksi penolakan atas beroperasinya pabrik kembali, pihak pabrik tidak ada yang menemui warga dan tidak ada mediasi ” lanjutnya.

    Lebih lanjut di katakan Kaprianto, bahwa aksi kami membakar kayu dan ban, ini adalah sebagai bentuk warga, untuk menunjukan kami menolak keberadaan pabrik tersebut, kami sudah lelah dan bosan dengan dinas terkait, yang selama ini tidak ada tanggapan sama sekali.

    ” Intinya warga menuntut sesuai dengan pernyataan Pak Plt. Bupati, bahwa menolah investor yang merugikan masyarakat, kami warga tetap menuntut Pak Plt. Bupati untuk segera menindak lanjuti pernyataannya sesuai janji yang dilakukan waktu sidak ” harap Kaprianto.

    Sedangkan Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beserta Kapolres Nganjuk AKBP. Muhammad, dengan sigap langsung mendatangi lokasi aksi ujuk rasa tersebut, dimana warga Desa Jaan melakukan aksinya, menuntut keberadaan Pabrik Bulu Ayam yang ada di Desa Jaan Kecamatan Gondang ditutup.

    Dengan nada tegas di tengah kerumunan pengunjuk rasa, Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan bahwa dirinya sejak awal selalu berkomitmen tentang pabrik ini. ” Dan saya masih ingat pada waktu itu, saya langsung turun dan mengajak kedalam, dan waktu itu saya kunci, tetapi yang punya pabrik nakal, kunci dibuka sendiri ” jelasnya.

    ” Jadi jangan menyalahkan Pak Bupati, Pak Bupati itu selalu membela panjenengn, dan sekarang pabrik ini harus ditutup, kalau mau terus usaha silahkan ganti usaha, rakyatku tidak pingin nakal, tapi rakyatku memperjuangkan hak – haknya, saya dari awal selalu berkomitmen, mari lawan bareng – bareng, kecuali usahanya diganti, dan saya selalu menerima aspirasi masyarakat ” pungkasnya.

    Sedangkan Kapolres Nganjuk AKBP. Muhammad menegaskan, ” Saya mendukung kebijakan dari pemerintah, sesuai arahan Bupati, ini nanti akan ditutup, dan nanti pekerjanya akan kita kondisikan untuk keluar, sambil kita komunikasikan terkait bahan – bahan yang sudah masuk kita kembalikan ” ujar Kapolres.

    ” Yang penting aspirasi saudara – saudara sekalian sudah disampaikan ke Pak Bupati, dan kami sebagai aparat Kepolisian hanya mengamankan kegiatan ini, dan bila perlu pabrik dijaga dari pihak Polsek ataupun Koramil, biar tidak ada aktifitas sampai nanti proses permanennya diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten ” harap AKBP. Muhammad.

  • Polres Nganjuk Musnahkan Barang Bukti Sitaan Narkoba, Miras dan Knalpot Brong

    Polres Nganjuk Musnahkan Barang Bukti Sitaan Narkoba, Miras dan Knalpot Brong

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si bersama Forkopimda dan Ketua Ulama Kamtibmas melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba, ribuan botol miras dan knalpot brong di halaman parkir Polres Nganjuk,Senin (20/03/2023).

    Barang bukti yang dimusnahkan adalah Sabu seberat 28.55 gram, Okerbaya sebanyak 42.600 butir, 2.003 liter Arak Jowo, 5 liter Anggur Kolesom, 1 liter Kolencu, 13.64 liter Anggur Merah, 5.58 liter Beras Kencur, 67.58 liter Bir Singaraja, 6.82 liter Bir Prost, Knalpot brong 53 unit dan velg modifikasi 18 unit.

    • AKBP Muhammad mengungkapkan barang bukti tersebut merupakan hasil sitaan dari ratusan kasus yang ditangani Satresnarkoba, Satsamapta dan Satlantas Polres Nganjuk dari Januari 2022 sampai dengan Maret 2023.

    “Ini bukti keseriusan Polres Nganjuk yang berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga bisa beraktifitas dengan tenang baik siang maupun malam,” kata AKBP Muhammad.

    Ia menambahkan dibalik sukses mengungkap ratusan kasus oleh anak buahnya masih ada yang harus dibenahi terutama dalam segi pembinaan dan generasi muda dan pelajar di wilayah Kabupaten Nganjuk.

    “Tentunya diperlukan kerjasama yang intensif dari semua pemegang kepentingan untuk mencegah anak – anak kita agar tidak menjadi korban penyalahgunaan narkoba dan perbuatan melanggar hukum lainnya,” pungkas AKBP Muhammad. (acha)

  • Mutasi Jabatan Kapolsek Ngluyu dan Patianrowo, Ini Pesan Kapolres Nganjuk Kepada Pejabat Baru

    Mutasi Jabatan Kapolsek Ngluyu dan Patianrowo, Ini Pesan Kapolres Nganjuk Kepada Pejabat Baru

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si berpesan kepada pejabat baru Kapolsek Ngluyu dan Patianrowo Polres Nganjuk untuk segera menyesuaikan karakteristik wilayah serta bengun koordinasi yang baik dengan stage holder terkait.

    Pesan ini disampaikan AKBP Muhammad saat memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Ngluyu dari Kompol Sumadi diganti oleh AKP. Sutoyo, Kapolsek Patianrowo dari AKP. Joni Suprapto, S.H., diganti AKP. Miharso di lapangan apel Polres Nganjuk, Senin(20/03/2023).

    “Tingkatkan inovasi dan trobosan kreatif dalam membangun citra positif dimasyarakat yang sebelumya sudah sangat baik yang sudah dibangun dan dilaksanakan oleh pejabat lama,”kata AKBP Muhammad.

    Ia juga berharap kepada Kapolsek yang baru untuk melakukan pendekatan persuasif dengan mengedepankan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat, serta deteksi dini fungsi intelijen guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

    Sebelumnya AKP. Sutoyo menjabat sebagai Kanit Intelkam Polsek Nganjuk Kota Polres Nganjuk, sedangkan AKP. Miharso sebelumnya menjabat Wakapolsek Kertosono Polres Nganjuk.

    Selanjutnya AKP. Joni Suprapto, S.H., akan menduduki jabatan baru sebagai Kasubbagdalprogar Bagren Polres Nganjuk, sedangkan Kompol Sumadi akan mengakhiri masa tugasnya sebagai anggota Polri.

    “Marilah kita semua bermunajat, semoga senantiasa diberikan kekuatan dan perlindungan dalam pelaksanaan tugas kepolisian mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara, serta semoga apa yang kita kerjakan dengan ikhlas selalu bernilai ibadah disisi Alloh SWT,” tutup AKBP Muhammad. (acha

  • Pelantikan Ketua BPW Peradin Jatim, Bambang Rudiyanto Beharap Masyarakat Sadar Hukum

    Pelantikan Ketua BPW Peradin Jatim, Bambang Rudiyanto Beharap Masyarakat Sadar Hukum

    KabarNganjuk.com- Drs. Ec. Bambang Rudiyanto, S.H.,M.H dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) Jawa Timur (Jatim).

    Bambang Rudiyanto yang akrab dipanggil Rudi resmi menggantikan Tjuk Harijono, S.H., M.H, Sabtu (18/3/2023) di Hotel Sahid Surabaya. Sementara Tjuk Harijono menduduki posisi sebagai Wakil Ketua Umum II Badan Pengurus Pusat (BPP) Peradin sekaligus Ketua Dewan Penasihat BPW Peradin Jatim.

    Pengangkatan Bambang Rudiyanto sebagai Ketua BPW Peradin Jatim sesuai keputusan yang diambil setelah dilakukan pemilihan oleh seluruh Badan Pengurus Cabang (BPC) Peradin yang ada di Jawa Timur, pada Sabtu, (04/02/2023) lalu. Keputusan itu tertuang dalam SK BPP Peradin Nomor : 105/ SK/ BPP-PERADIN/ 111/ 2023.

    Dalam sambutannya di acara pelantikan dan pengambilan sumpah para pengurus Peradin Jatim di Hotel Sahid Surabaya, Bambang Rudiyanto mengatakan, bahwa terbentuk kepengurusan dan komisi berdasarkan bidangnya masing-masing, diharapkan agar semua bisa bekerja sama dengan baik serta solid.

    “Harapan saya, kepengurusan Peradin Jatim yang sudah terbentuk dan dilantik ini, segera melakukan kerja nyata secara sistematis. Tujuannya, agar kedepannya Peradin Jatim bisa lebih baik lagi untuk hadir ditengah-tengah masyarakat pencari keadilan,” ucap Rudi.

    “Alhamdulillah hari ini, kepengurusan BPW Peradin Jatim sudah terbentuk. Jadi kita sudah ada beberapa anggota bidang komisi terutama juga komisi bidang hukum, pengembangan usaha dan perbankan. Saya harapkan para ketua komisi atau bidang segera berkoordinasi serta menjalin kerjasama untuk melangkah kerja nyata secara sistematis demi nama besar Peradin Jatim. GPL (Gak Pakai Lama),” tegas Rudi.

    Rudi mengungkapkan, pihaknya segera melakukan kegiatan penyuluhan ke sejumlah sekolah dan pesantren, serta berbagai kelompok masyarakat lainnya. “Agar kesadaran hukum tertanam dan dipahami lebih dini dan baik. Terlebih saat ini, banyak problematika remaja, seperti tawuran, membuly temannya, melawan guru sekolah dan banyak lagi, yang dilakukan tanpa memikirkan dampak hukum akibat perbuatannya,” terang Rudi.

    “Kita mempunyai visi dan misi menerapkan wawasan hukum dengan cara melakukan kegiatan penyuluhan pada kelompok masyarakat yang ada di Jatim. Semoga dengan kegiatan penyuluhan hukum ini membuahkan menciptakan masyarakat sadar hukum,” pungkas Bambang. (red)

  • Gandeng Pemkab Nganjuk, Perum Perhutani KPH Jombang Rintis Agro Wisata

    Gandeng Pemkab Nganjuk, Perum Perhutani KPH Jombang Rintis Agro Wisata

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Setelah populer dengan programnya agro forestry mandiri, kini Perum Perhutani KPH Jombang kembali membuat terobosan baru, yakni rintisan agro wisata herbal, yang berlokasi di pemangkuan BKPH ngujung barat, tepatnya di waduk sengon desa balongebang kecamatan Gondang kabupaten nganjuk.

    Acara yang digelar pada Sabtu (18/03/2023) ini dihadiri langsung oleh administratur KPH Jombang Muhlisin, S. HUT Plt Bupati Nganjuk Dr. Drs. Marhaen Djumadi, SE,SH,MM,MBA kepala dinas pariwisata budaya dan olah raga Gunawan widakdo jajaran BKPH ngujung barat dan ngujung timur serta pengurus LMDH sekitar.

    Kepada kabar Nganjuk muhlisin menyampaikan, bahwa, kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat desa sekitar hutan merupakan kegiatan yang bertujuan mengoptimalkan fungsi dan manfaat kawasan hutan baik secara ekologi, ekonomi maupun sosial.

    Secara ekologi, rintisan wisata agro herbal ini, memiliki tanaman buah berkayu, seperti halnya durian, jambu dan lainnya, sedangkan tinjauan ekonominya adalah wisata agro ini dapat menghasilkan, dan meningkatkan pendapatan petani hutan yang tergabung dalam LMDH. Ujar Muhlisin

    Sementara itu PLT Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dalam sambutannya mengatakan, sangat mendukung rintisan Agro wisata Herbal tersebut dengan tujuan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar waduk sengon, “Nganjuk sedang berbenah menuju kemandirian ekonomi, Oleh karena itu dengan wisata herbal ini maka diharapkan perekonomian sekitar bisa bangkit.” Ucap kang marhen

    Dan dirinya juga berharap, rintisan ini segera terwujud, agar tiga aspek dapat berjalan dan tercapai yakni, ekologi, ekonomi dan sosial.

  • Ir Mindo Sianipar dan Kang Marhen Bakal Fasilitasi Poktan Gapoktan

    Ir Mindo Sianipar dan Kang Marhen Bakal Fasilitasi Poktan Gapoktan

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Bimbingan Teknis ( Bimtek) Prospek Penyegaran Tanaman Kopi, dilaksanakan di pendopo Balai Desa Sengkut Kecamatan Berbek ( 17/03/2023) dengan peserta kelompok tani Poktan dan gabungan kelompok tani Gapoktan se – kecamatan Brebek dan Sawahan.

    Bintek tersebut dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Ir. Mindo Sianipar, Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, Hadi Siswanto ketua asosiasi distributor pupuk subsidi, Kadis Pertanian Muslim harsoyo serta Kepala Desa di Kecamatan Berbek

    Dalam sambutanya, Ir. Mindo Sianipar mengatakan bahwa masyarakat itu saling tergantung kepada orang lain, begitu juga dengan suatu Negara, juga saling tergantung antara Negara satu dengan Negara yang lain.

    Namun petani harus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk yang makin mahal, untuk itu, kurangi pupuk kimia dan gunakan pupuk ramah lingkungan.

    Kita akan lakukan panen padi dengan tanaman yang kita pupuk dengan dosis 10 persen pupuk kimia dan sisanya kita memakai Biosaka dari bahan dedaunan, dan Pupuk dari air Lindi yang merupakan pupuk cair hasil rekayasa/fermentasi dari sampah TPA Karang Dieng Kabupaten Mojokerto ” jelasnya.

    Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa dalam waktu dekat, pak Bupati sudah kordinasi akan mengkoordinir Poktan dan Gapoktan untuk memupuk tanaman petani dengan menggunakan drone, jadi kita akan dipermudah dalam rangka meningkatkan kualitas produk pertanian. Tambahnya

    Sementara itu Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan bahwa hari ini Bang Mindo bersama Kementerian Pertanian gelar kegiatan, mengembangan tanaman kopi, dan bagaimana kopi bisa bagus di Nganjuk, kita akan dukung sepenuhnya kegiatan ini

    Menurutnya, Nganjuk kurang lebih 27 % kontribusi APBD di Nganjuk dari sektor pertanian dan perkebunan, maka pertanian jangan dibuat main – main, dan harus fokus, termasuk juga dengan perkebunan,dan diharapkan, bagaimana di setiap Kecamatan di Nganjuk harus punya produk unggulan” pungkasnya.

  • Sebanyak 27 Personel Satreskrim Polres Jember Terima Penghargaan dari Bupati

    Sebanyak 27 Personel Satreskrim Polres Jember Terima Penghargaan dari Bupati

    JEMBER, KabarNganjuk.Com – Bupati Jember, Hendy Siswanto menilai kinerja Satreskrim Polres Jember dalam menangani permasalahan yang ada di wilayah Kabupaten Jember cukup baik.

    Tugas dan wewenang yang diemban Satreskrim Polres Jember menurut Bupati Jember sudah dilaksanakan dengan tanggung jawab dan bijaksana dalam menangani kasus.

    “Warga masyarakat cukup terbantu dengan kinerja personel Kepolisian dalam hal ini Satreskrim Polres Jember, terutama yang menyangkut penanganan permasalahan ataupun kasus kejahatan,” ujar Bupati, Selasa (14/3).

    Atas dasar tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto berusaha menunjukkan apresiasi dengan cara memberi penghargaan kepada anggota polisi yang kinerjanya berdampak bagi masyarakat.

    Sebanyak 27 personel Polisi yang mendapat penghargaan dari orang nomor satu di Kabupaten Jember itu.

    “Kerjanya luar biasa. Terutama untuk menciptakan kestabilan sosial, memberi rasa keamanan dan penegakan hukum berjalan sangat bagus,” ungkap Bupati.

    Terdapat 7 kategori penghargaan yang diberikan kepada para penegak hukum tersebut.

    Diantaranya penghargaan atas keberhasilan menyelesaikan konflik massal antar petani kopi, pendampingan anak dan perempuan korban kekerasan dan penyelamatan satwa liar yang dilindungi.

    Selain itu juga terkait penanganan cepat terhadap aksi kriminalitas, inovasi digital dalam menerima laporan masyarakat, antisipasi bentrok antar perguruan silat, dan peran aktif edukasi pencegahan tindak pidana korupsi ASN di Pemkab Jember.

    Bupati Jember Hendy Siswanto secara langsung menyerahkan beragam sertifikat penghargaan tersebut melalui pertemuan yang bertempat di pendopo Wahya Wibawa Graha.

    Penerima penghargaan secara simbolik diterima oleh Kasat Reskrim AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama, Kanit Pidsus Ipda Dwi Sugiyanto, Kanit Pidum Ipda Bagus Dwi Setiawan, dan Kanit Pidter Ipda Kukun Waluwi.

    “Kami atas nama Bupati dan warga Jember memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran kepolisian kaitan penanganan problem-problem di Kabupaten Jember,” ungkap Bupati Jember.

    Ia menyebut, paling keren penanganan peristiwa yang sempat membuat pemerintah Kabupaten Jember deg-degan, yaitu konflik sampai pembakaran rumah-rumah di Desa Mulyorejo.

    “Alhamdulillah sudah selesai,semua pelakunya tertangkap, konfliknya redam, ini penanganan Kepolisian yang menurut saya sangat luar biasa,” tuturnya.

    Harapan bupati Jember Hendy Siswanto, penghargaan darinya bakal menyemangati Polisi dalam meningkatkan layanan hukum kepada masyarakat.

    Ia merasa Pemkab Jember sangat terbantu mengatasi banyaknya aspek persoalan yang terjadi.

    Bupati Jember menyebut dukungan sangat inten dari kepolisian bukan hanya keamanan, tapi juga yang menyangkut perekonomian.

    “Kita dengan Forkopimda termasuk Pak Kapolres selalu koordinasi bekerjasama menangani inflasi daerah. Kita butuh bantuan semua pihak, karena tidak bisa bekerja sendiri,” ucapnya.

    Sementara itu AKP Dika Hadiayan selaku pimpinan Satreskrim menyambut baik penghargaan dari Hendy.

    Menurutnya, hal itu sebagai bentuk respek terhadap para anggota kepolisian yang telah berupaya memberi pelayanan untuk masyarakat.

    “Tentu ini akan memotivasi anggota kami. Karena mereka yang bekerja di lapangan setidak-tidaknya mendapat kebanggaan,” ulasnya.

    Perwira lulusan Akpol tahun 2012 itu berpesan kepada seluruh anggota Polisi yang memperoleh penghargaan tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian tersebut.

    AKP Dika menekankan, kedepan mereka harus terus meningkatkan performa sebagai penegak hukum. (**)

  • Polres Ngawi Bersama TNI Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir

    Polres Ngawi Bersama TNI Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir

    NGAWI, KabarNganjuk.com– Cuaca ekstrim yang tidak menentu membuat masyakarat harus selalu hati-hati dan waspada. Namun bila sudah terkena dampak bencana alam, misalnya rumahnya kebanjiran agar segera menghubungi Aparat Pemerintah terdekat.

    Sepeti yang dilakukan 2 (dua) warga Dusun Sekarpurih RT 01 RW 02 Desa Sekarjati Kecamatan Karanganyar yakni Suparmin (37) dan Sumi (45) yang segera meminta bantuan ke Polsek Karanganyar, saat rumahnya kebanjiran.

    Dengan gerak cepat, anggota Polsek Karanganyar Polres Ngawi Polda Jatim bersama dengan Koramil Karanganyar juga Perangkat Desa membantu evakuasi warga yang rumahnya terkena banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo, pada Kamis (02/03/2023)

    Evakuasi kepada dua keluarga yang terdampak banjir tersebut dilakukan pada dini hari yakni pukul 02.00 WIB hingga pukul 03.30 WIB, sehingga tidak ada korban jiwa.

    Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H., melalui Plt Kasi Humas Iptu Dian menyatakan bahwa gerak cepat diberikan Polri dan TNI juga Perangkat Desa Karanganyar sehingga evakuasi warga dan barang berjalan lancar. Dua keluarga serta barang-barangnya bisa diselamatkan di tempat aman.

    “Alhamdulillah, berkat kesigapan dan sinergitas dari TNI Polri juga Perangkat Desa, evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban jiwa,” tutur Iptu Dian ketika dikonfirmasi

    Gabungan dari Polsek Karanganyar dan Koramil Karanganyar terus melaksanakan giat tanggap darurat antisipasi bencana banjir berupa pemantauan dan bantuan evakuasi warga yang terkena dampak luapan air Bengawan Solo.

    “Selain mengevakuasi warga, kami juga terus memantau jalan umum dan persawahan selatan Jembatan Bareng Dusun Wonoboyo Desa Sriwedari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi yang sering terdampak banjir,” lanjut Iptu Dian

    Koordinasi dengan stakeholder yang ada tetap dilakukan oleh Polres Ngawi demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

    Menurut keterangan Kapolsek Karanganyar AKP Supardi, S.H., petugas yang mengevakuasi warga dan barang di lokasi adalah Aiptu Totok, Aipda Andik, Briptu Yuda, Serma Sutikno, Pagianto (Kasun Sekarpurih), Jarwanto (Ketua RT 0101 Dusun Sekarpurih) dan Sigit (Ketua RT 05 Dusun Wonoboyo)

  • Serentak, Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota Bersama 3 Pilar dirikan Omah Rembug dan BKPM

    Serentak, Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota Bersama 3 Pilar dirikan Omah Rembug dan BKPM

    Nganjuk Kota, KabarNganjuk.com – Sebagai wadah personel Bhabinkamtibmas dalam mengemban tugas diwilayah binaannya, Polres Nganjuk gencar melakukan revitalisasi Omah Rembug dan Balai Kemitraan Polri & Masyarakat (BKPM).

    Sebagaimana yang dilaksanakan oleh para Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota, yang saat ini gencar menghidupkan dan memfungsikan kembali tempat kerjanya itu diwilayah binaan masing-masing.

    Kapolsek Nganjuk Kota Kompol Drs. Masherly Sutrisno mengungkapkan bahwa Omah Rembug dan BKPM ini selain menjadi ruang kerja Bhabinkamtibmas juga difungsikan sebagai wadah atau ruang bersama antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa/kelurahan serta warga masyarakat dalam menyelesaikan berbagai macam problematika Kamtibmas”.

    “Setiap permasalahan warga diupayakan penyelesaiannya di tingkat desa atau kelurahan dengan mengedepankan peran 3 pilar dalam problem solving akan lebih terlihat,” sambung Kapolsek.

    “Bagi warga masyarakat Kecamatan Nganjuk Kota bisa datang ke Omah Rembug & BKPM dikantor desa atau Kelurahannya untuk duduk bersama Bhabinkamtibmas dan 3 Pilar untuk sekedar mencari informasi kamtibmas atau membicarakan dan mencari solusi atas permasalahan yang mereka hadapi”,tutur Kompol Masherly.
    (eigra)

  • Ir Mindo Sianipar Terus Sapa Masyarakat Dengan Program Ternaknya

    Ir Mindo Sianipar Terus Sapa Masyarakat Dengan Program Ternaknya

    Gondang, KabarNganjuk.com- Bertempat di Rumah Makan Madinah (Rumah Kepala Desa Ngujung) Kecamatan Gondang, Ir. Mindo Sianipar Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil 8 Jawa Timur, resmi membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Pengembangan Ternak Kelompok Peternak di Kabupaten Nganjuk, Kamis (02/03/2022).

    Acara dalam rangka Bimtek Pengembangan Ternak Kelompok Peternak di Kabupaten Nganjuk, wilayah koordinasi Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, telah resmi dibuka Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Ir. Mindo Sianipar, dan diikuti peserta dari Seluruh Kepala Desa se Kecamatan Gondang, Kader – Kader PDI Perjuangan, Kelompok Peternak di Kecamatan Gondang dan sekitarnya.

    Dengan dihadiri semua jajaran Forkopimcam, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Jawa Timur Ir. Mindo Sianipar, Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Kepala BBIB Singosari, nampak juga Anggota DPRD Nganjuk Anik Rahayu beserta tamu undangan yang hadir.


    Dalam kesempatannya Ir. Mindo Sianipar menjelaskan bahwa, bagaimana cara berternak dengan baik, selalu dikontrol dan dijaga kebersihannya, dan Peternak Sapi jangan sendiri, tapi harus secara Koloni, juga kotoran setiap hari harus lebih banyak dari yang kemarin, yang nantinya bisa dibuat Kompos ” ujarnya.

    Lebih lanjut dijelaskan Mindo, bahwa Peternak itu adalah yang mengantungkan diri dari peternaknya, 4 sampai 5 Bulan bisa dijual, dan mendorong peternak harus sejahtera, bahwa penghasilan peternak itu pasti lebih tinggi dari penghasilan tanaman pangan.

    ” Dan jangan biasakan bantuan itu dalam bentuk uang, cari bantuan yg sudah bisa memproduksi untuk dijual, dan saya ucapkan terimakasih dalam kerjasamanya dalam acara Bimtek ini ” pungkasnya.


    Disampaikan Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dalam sambutannya, mengajak untuk mengembangkan Pertanian juga mengembangkan Peternakan, yang sekarang peternakan juga sebagai kebutuhan pokok.

    ” Mari Nganjuk kita brending bersama – sama, Nganjuk sebagai tempat peternakan di seluruh Indonesia, karena Nganjuk adalah tempatnya peternakan, dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk mensuport untuk mari bersama – sama bisnis usaha di bidang peternakan ” harap Kang Marhaen, sapaan Plt. Bupati Nganjuk. (Gik)

  • Wakapolda Jatim Pimpin Sosialisasi Perpol Nomor 10 Tahun 2022 di Gresik

    Wakapolda Jatim Pimpin Sosialisasi Perpol Nomor 10 Tahun 2022 di Gresik

    GRESIK – Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo memimpin Sosialisasi Perpol Nomor 10 Tahun 2022 tentang pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga bertempat di Kabupaten Gresik, Rabu (1/3/2023).

    Hadir dalam arahan arahan Wakapolda Jawa Timur, PJU Polda Jawa Timur dan narasumber Kombes Pol Muri Miranda dari Mabes Polri dan Kapolres Jajaran se-Jawa Timur.

    “Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi Perpol Nomor 10 Tahun 2022 dan Binlatkatpuan Personel Ops Polri tahun 2023. Kegiatan dibagi dua sesi yakni pemberian materi dan pelaksanaan supervisi di lapangan langsung Gelora Bung Tomo,” ujar Karo Ops Polda Jawa Timur Kombes Pol Puji Santoso.

    Kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi rencana bergulirnya kompetisi sepak bola di wilayah Jawa Timur. Yakni antisipasi dalam hal pengamanan berkaca dari tragedi Stadion Kanjuruhan.

    Wakapolda Jawa Timur mengatakan bahwa tugas Polri ke depan semakin kompleks apalagi menjelang tahun politik. Kendati situasi saat ini tergolong kondusif, perlu dilakukan antisipasi kewaspadaan.

    “Yang menjadi atensi ke depan adalah rencana gelaran Piala Dunia U20 di GBT Surabaya. Ini menjadi perhatian semua pihak karena merupakan event internasional,” tegas Brigjen Pol Slamet HS.

    Oleh karena itu lanjut Brigjen Slamet perlu diantisipasi bersama karena menyangkut kepercayaan dukia terhadap Indonesia.

    “Menoleh sedikit ke peristiwa Kanjuruhan terkait tugas dan tanggung jawab Kabag Ops di lapangan memiliki risiko di pundak kita. Namun, Kabag Ops jangan melihat peristiwa Kanjuruhan sehingga dapat menurunkan semangat dalam menjalankan tugas. Mari kita laksanakan tugas dengan baik,” tegasnya.

    Dengan perencanaan yang baik dan koordinasi dengan semua pihak pelaksana pertandingan sepak bola bisa berjalan lancar dan kondusif.

    Sementara Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom juga meminta personil pengamanan dapat memanfaatkan seluruh potensi yang ada. Baik personel, material, dan dukungan dari satuan pengamanan yang lain.

    ’’Jangan bersifat arogan, jangan mudah terpancing emosi pada saat melaksanakan tugas. Tetap bersifat empati dan mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam setiap pelaksanaan tugas.’’ pungkas Kapolres Gresik (*)

  • Sebanyak 3 ribu Abang Becak di Nganjuk, Terima Bantuan Paket Beras Dari Pemkab

    Sebanyak 3 ribu Abang Becak di Nganjuk, Terima Bantuan Paket Beras Dari Pemkab

    Nganjuk, Kabarnganjuk.com- Sebanyak 3.000 Abang Becak di Wilayah Kabupaten Nganjuk, menerima bantuan berupa Beras 10 Kg dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Rabu (01/03/2023).

    Pembagian bantuan tersebut dikemas dalam Bakti Sosial Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Nganjuk Nur Solekan menjelaskan, bahwa Pemkab Nganjuk, melaksanakan Bakti Sosial berupa pemberian 10 Kg Beras kepada seluruh Abang Becak di seluruh Kabupaten Nganjuk.

    “Sebanyak 3. 000 (Tiga Ribu) Abang Becak yang akan kita berikan bantuan Beras masing – masing 10 Kg, dan perlu diketahui, bahwa di Bulan Puasa sampai Lebaran, dari BAZNAS sudah di siapkan kurang lebih 25 Ton Beras yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan ” ujar Sekda Pemkab Nganjuk.

    Lebih lanjut, Sekda Pemkab Nganjuk mengatakan, bahwa ini adalah dalam rangka menyambut Puasa maupun Idul Fitri, dan ini adalah program setiap Tahun dari BAZNAS maupun Pemerintah Kabupaten Nganjuk ” jelasnya.

    ”Program yang sangat baik ini tentunya terus kita tingkatkan, supaya nanti kedepannya, Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama BAZNAS bisa terus berperan dalam rangka membantu para Abang Becak ataupun dari masyarakat di Kabupaten Nganjuk, dan yang lainnya yang memang membutuhkan bantuan ” lanjut Nur Solekan.

    Lebih lanjut Nur Solekan berharap, bahwa dengan adanya kegiatan ini, nantinya bisa sedikit mengobati kekurangan yang diderita oleh Abang Becak maupun teman – teman yang lain, masyarakat yang lain.

    ” Dan Pemerintah Daerah terus menerus akan berusaha semaksimal mungkin memberikan kontribusi – kontribusi yang nyata kepada jajaran masyarakat Nganjuk yang memang benar – benar membutuhkan bantuan ” pungkasnya.

    Sedangkan beberapa Abang Becak yang mendapatkan bantuan berupa Beras 10 Kg, mengucapkan kata yang sama, bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada Pemkab Nganjuk juga BAZNAS.

    “Semoga nantinya dengan adanya bantuan berupa Beras ini, bisa meringankan beban hidup keluarga kami, dan semoga bermanfaat,” ujarnya.(red)

  • Ngopi Bareng Bahas Renja FK P4S 2023 Bersama Distan, Perhiptani Dan KTNA Provinsi

    Ngopi Bareng Bahas Renja FK P4S 2023 Bersama Distan, Perhiptani Dan KTNA Provinsi

    KabarNganjuk.com- Ngobrol Pintar atau Ngopi bareng antara Ketua KTNA Provinsi Jawa timur Sumrambah, Dinas Pertanian Yang di Wakili KUPT, Perhiptani dan FK P4S Jombang berlangsung di P4S Naturaid Desa Kedawong, Diwek, Kabupaten Jombang, Selasa (28/02/2023)

    Setidaknya ada dua agenda yang menjadi pembahasan penting dalam Rencana Kerja (Renja) FK P4S Jombang tahun buku 2023.

    Agenda pertama adalah, klasifikasi 12 Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) baru yang akan diselenggarakan oleh Balai Besar Penyuluh Pertanian Ketindan Malang pada 14 – 16 Maret mendatang.

    Agenda keduanya adalah, standarisasi sarana prasarana pembelajaran baik itu pelatihan maupun permagangan.

    Rupanya standarisasi Sapras menjadi perhatian kusus Ketua KTNA yang juga Wabup Jombang tersebut, “Sapras itu, hal terpenting bagi lembaga pelatihan sekelas P4S, karena produknya adalah pelatihan dan permagangan, berbaik – baiklah kalian pengelola P4S ini dengan Dinas Pertanian agar dapat program penguatan berupa Sapras, di akui atau tidak P4S adalah mitra Dinas Pertanian,” Ujar Sumrambah.

    Ungkapan Sumrambah itu disambut hangat oleh seluruh pengelola P4S yang hadir, bahkan mereka berharap Wabup ikut mendorong percepatan pembangunan dan kemandirian petani melalui penguatan Sapras kepada P4S melalui Pemerintah Daerah.

    Menanggapi apa yg disampaikan Wabup Sumrambah, Ir. Rudi Priono Kepala UPT menambahkan, pengelola P4S juga bisa menjadi penyuluh swadaya, dan saat ini sedang diusulkan melalui simluhtan oleh Distan Jombang.

    Diskusi semakin cair saat Gus Fahmi Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Perhiptani Jombang menyampaikan bahwa, sinergitas antara Perhiptani dan P4S ini perlu dibangun, Organisasi seperti Perhiptani merupakan organisasi profesi yang berasaskan Pancasila dan Bersifat Keilmuan, Keahlian, Kemasyarakatan Kemandirian. “Saya rasa Perhiptani dan P4S itu senafas, obyek yang di sasar sama, yakni petani, dan misi yang dikelola adalah keilmuan,” ungkap Gus Fahmi.

    Hanya saja, tambahnya, kedepan perlu ada sertifikasi kompetensi metodologi pelatihan bagi pengelola P4S, dengan sertifikasi level IV ini maka, terbukti sudah pengelola P4S secara kompeten dalam menyiapkan dan melaksanakan pelatihan, termasuk cara membuat modul dan melaksanakan dengan baik sesuai standar SKKNI, Imbuhnya.

    Sebelum mengakhiri diskusinya Mujiono Ketua FK P4S Jombang menambahkan, lembaga pelatihan yang dia miliki ini adalah swadaya, sehingga Sapras yang dimilikinya pun sesuai kemampuan masing – masing pengelola, jika ada program penguatan dari Pemerintah Kabupaten Jombang, maka hal itu akan sangat membantu, dalam hal kwalitas penyelenggaraan pelatihan.(nur)