Kategori: Berita

  • Pesan Kang Marhaen Peringati HANI 2023 Yang Digelar BNNK Nganjuk Di GOR Bung Karno

    Pesan Kang Marhaen Peringati HANI 2023 Yang Digelar BNNK Nganjuk Di GOR Bung Karno

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Peringati Hari Anti Narkotika Internasional ( HANI ) 2023, Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kabupaten Nganjuk telah mengelar Turnamen Bulu Tangkis PB. Bayu Putra Cup – 1 yang digelar di Gedung Olah Raga ( GOR ) Bung Karno Begadung – Nganjuk, Senin (26/06/2023).

    Dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala BNN Nganjuk Setiawan, Kapolres Nganjuk yang diwakili Kompol Asrori Khadafi, perwakilan Kodim 0810 Nganjuk, Kedis DLH Subani, nampak juga Anik Rahayu Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan dan segenap undangan yang hadir di acara tersebut.

    kegiatan olahraga Bulu Tangkis PB. Bayu Putra Cup – 1 untuk Peringati Hari Anti Narkotika Internasional 2023  yang digelar di GOR Bung Karno Begadung Nganjuk, diikuti sebanyak 313 peserta atlet dari Kabupaten Nganjuk.

    Ditemui usai acara, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi sangat mengapresiasikan kegiatan turnamen Bulutangkis ini, dengan memperdayakan anak – anak muda di Nganjuk, dan kegiatan ini sangat luar biasa bagi anak – anak ” ujarnya.

    ” Saya menghimbau kepada semuanya khususnya generasi muda, jangan pernah mencoba – coba dengan narkoba, karena narkoba akan merusak karir anda,  kepintaran anda maka karir dan kepintaran anda tidak ada gunanya, narkoba merusak generasi muda ” jelasnya.

    ” Maka mari kita bersama – sama melawan jenis apapun narkoba di Kabupaten Nganjuk, Nganjuk harus benar – benar bersih dari narkoba, dan mari kita sama – sama perangi narkoba, dan mari kita membuat gerakan di Kabupaten Nganjuk dengan gerakan anti narkoba di Kabupaten Nganjuk ” pungkasnya.

    Sementara, Setiawan selaku Kepala BNN Kabupaten Nganjuk menjelaskan bahwa ini adalah dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional, dengan menggelar Turnamen Buku Tangkis bersama komunitas PB. Bayu Putra Cup, yang diikuti sebanyak 313 peserta ” jelasnya.


    Setiawan juga berpesan khususnya untuk generasi muda, ” lakukanlah hobby yang positif kalian, dengan kalian melakukan hobby – hobby positif itu, kalian tidak akan terpengaruh penyalahgunaan narkotika, dan bagi mereka yang sudah diusia tua, berikan wadah bagi generasi yang muda untuk menyalurkan hobby – hobby positif mereka ” harap Setiawan.

  • Polres Magetan Akan Punya Dua Polsek Baru di Hari Bhayangkara Ke – 77

    Polres Magetan Akan Punya Dua Polsek Baru di Hari Bhayangkara Ke – 77

    MAGETAN, KabarNganjuk.Com – Dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Bupati Magetan Dr.Drs. H.Suprawoto, S.H. M.S.i didampingi Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan SIK MSi, dilahan kosong seluas 1122 M, merupakan awal dimulainya pembangunan untuk Mapolsek Karangrejo pada Jum’at (23/6/2023) pekan lalu.

    Dibangunnya Mapolsek Karangrejo ini bertepatan jelang perayaan hari Bhayangkara ke 77, adalah merupakan kado spesial dari Pemerintah Kabupaten buat Polres Magetan,

    Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan SIK MSi mengungkapkan jika peletakan batu pertama ini dalam rangka pembangunan Mapolsek Karangrejo Polres Magetan di lahan seluas 1122.M.

    Adapun untuk bangunan Mapolsek Karangrejo itu dengan luas 360.M, dan ditargetkan akan selesai bisa dipergunakan kurun waktu 4 (empat) bulan ke depan.

    Sebelumnya Pemkab Magetan juga telah memberikan kado pembangunan Mapolsek Panekan pada Jumat ( 9/6) dua pekan yang lalu.

    Artinya pada hari Bhayangkara ke -77 tahun 2023 kali ini, Polres Magetan akan punya dua Mapolsek yang baru yaitu Polsek Panekan dan Polsek Karangrejo.

    “Alhamdulillah Polres magetan pada moment HUT Bhayangkara kali ini telah mendapatkan hibah berupa tanah dan pembangunan Mapolsek Karangrejo, dan Mapolsek Panekan” kata Kapolres Magetan AKBP Ridwan usai mendampingi Bupati Magetan Dr.Drs. H.Suprawoto saat peletakan batu pertama.

    Ia mengatakan Mapolsek yang akan dibangun ini tentunya guna peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Magetan.

    AKBP Ridwan juga menjelaskan jika kegiatan peletakan batu pertama ini sebagai wujud nyata sinergitas antara Pemerintah Daerah dan Polri.

    Perlunya sinergitas di era digital sekarang ini kata Kapolres Magetan setiap instansi dituntut adanya koordinasi yang cepat sehingga berdampak pada sistem pemerintahan yang tertata dengan baik, sigap dan cepat.

    “Dalam setiap organisasi pemerintahan harus saling bersinergi dan koordinasi guna memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat,” jelas AKBP Ridwan.

    Dalam kesempatan tersebut Kapolres Magetan berterima kasih dan menyampaikan apresiasi yang cukup tinggi kepada Pemerintah Daerah yang telah membantu dengan memberikan tanah Bangunan Mapolsek,

    “Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah kab magetan atas bantuan hibah tanah bangunan ini”, ujar AKBP Ridwan

    Pada kesempatan sama, Bupati Magetan, H.Suprawoto menyampaikan harapannya agar pembangunan Mapolsek Panekan dan Karangrejo yang baru akan berdampak sangat baik kepada institusi Polres Magetan dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat luas

    ”Ini adalah salah satu bentuk sinergitas Pemerintah Daerah dengan jajaran Polri agar bisa secara maksimal melayani masyarakat,” ujarnya.

    Dalam acara tersebut turut hadir Kadis Pekerjaan Umum (PUPR) Magetan selaku pengembang proyek, pejabat utama Polres Magetan dan Tokoh Agama/ Masyarakat sekitar. (*)

  • Polres Nganjuk Gelar Event Bhayangkara Run 2023

    Polres Nganjuk Gelar Event Bhayangkara Run 2023

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Nganjuk bersama-sama mengangkat bendera start tanda di mulainya lomba lari yang digelar Polres Nganjuk, Sabtu(24/6/2023).

    Lomba lari bertajuk Bhayangkara Run Polres Nganjuk 2023 digelar merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-77 yang akan diperingati 1 Juli 2023 mendatang.

    Bhayangkara Run Polres Nganjuk kali ini terbagi dalam 2 kategori jarak, yaitu 5 km dan 10 km yang memperebutkan masing-masing 3 podium pria dan wanita serta terbuka untuk umum, berlokasi di Alun-alun Nganjuk.

    Kegiatan ini merupakan upaya mendekatkan diri Polisi ke Masyarakat. Tidak hanya menggelar kegiatan olahraga, Polres Nganjuk akan juga melakukan kegiatan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial yang diperlukan manyarakat.

    “Turnamen ini merupakan bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat dan sebagai sarana pembinaan bibit-bibit atlit lari dari dalam dan luar daerah Kabupaten Nganjuk ,” kata AKBP Muhammad.

    Beliau juga meminta kepada peserta agar tetap berhati-hati dalam perjalanan saat mengikuti lomba dan berharap dengan kegiatan ini sebagai ajang promosi bahwa wilayah kabupaten nganjuk adalah daerah yang aman dan nyaman.

    Adapun hasil Bhayangkara Run 5 KM dan 10 KM Adalah sebagai berikut :

    Bhayangkara Run 5 KM Putra , Juara 1 dimenangkan Nugraha, Juara 2 dimenangkan Arcadius Kesuliwu, Juara 3 dimenangkan Zulfikar.

    Bhayangkara Run 5 KM Putri, Juara 1 dimenangkan Anju Safitri, Juara 2 dimenangkan Sephana Dita Sari, Juara 3 dimenangkan Mitha Aulia Rosa.

    Bhayangkara Run 10 KM Putra, Juara 1 dimenangkan Hamdan Sayuti, Juara 2 dimenangkan David Sandi, Juara 3 dimenangkan Hendrik Nainggolan.

    Bhayangkara Run 10 KM Putri, Juara 1 dimenangkan Asniada Aras, Juara 2 dimenangkan Ina Lydia Utari, Juara 3 dimenangkan Farah Aurellia Salsabillah.

    Pemenang Juara 1 Bhayangkara Run 10 KM Putra atas nama Hamdan Sayuti merupakan peserta dari daerah Padang, Sumatera Barat. Sedangkan Pemenang Juara 1 Bhayangkara Run 10 KM Putri atas nama Asniada Aras asal Palu, Sulawesi Tengah, masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar 5 juta rupiah. (acha)

  • Sebanyak 600 Peserta Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Ikuti Bhayangkara Run Polres Nganjuk

    Sebanyak 600 Peserta Dari Berbagai Daerah Di Indonesia Ikuti Bhayangkara Run Polres Nganjuk

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Sambut Hari Bhayangkara yang ke-77, Polres Nganjuk menggelar kegiatan “Bhayangkara Run” dengan jarak lari 10 KM dan 5 KM, yang bertempat di Alun-Alun Nganjuk, pada Sabtu (24/6/2023).

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, dan dihadiri oleh Karumkit Bhayangkara Nganjuk, Forkopimda Nganjuk, Wakapolres bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk.

    Kegiatan Bhayangkara Run ini mengambil start dan Finish di depan Pendopo  KRT Sosro Koesomoe Nganjuk.

     

    Dalam sambutannya Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad mengatakan, kegiatan Bhayangkara Run ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, serta untuk mencari bibit-bibit atlet dan memberikan kesempatan kepada para atlet di wilayah Nganjuk maupun luar Nganjuk untuk berprestasi dalam cabang lari 5 KM dan 10 KM.

    Ia menambahkan, kegiatan Bhayangkara Run ini, merupakan salah satu rangkaian menyambut HUT Bhayangkara ke-77, dengan diikuti sebanyak 600 peserta baik dari Nganjuk maupun luar Nganjuk, misalnya ini tadi ada peserta dari Bndung, Palu, Padang, Lumajang, dan daerah lainnya,” Ujar AKBP Muhammad.

    “ Dengan harapan adanya kegiatan ini, mereka dapat mencetak prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,”ucap AKBP Muhammad,


    Sementara, Ayu Safitri peserta juara 1 Bhayangkara Run 5 Km asal Bandung mengaku, sudah sejak lama berlatih berlari dan pernah mengikuti beberapa perlombaan lari dengan jarak tempuh 21 Km dan mendapatkan juara 2 di Makassar. “Ia menambahkan motovasi mengikuti perlombaan lari adalah memang saya suka berkompetisi dan juga mengembangkan potensi saya agar bisa di apresiasi. Ia juga berharap nantinya bisa juara tingkat Nasional, untuk HUT Bhayangkara ke 77 kedepannya lancar dan tahun depan bisa mengadakan kegiatan lomba seperti ini,” Harapnya.

  • Waspada, Modus Gaji Tinggi Bekerja di Luar Negeri

    Waspada, Modus Gaji Tinggi Bekerja di Luar Negeri

    KabarNganjuk.Com – Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah mengungkap ratusan kasus TPPO. Dalam pengungkapannya, beberapa modus dilakukan para tersangka. Salah satunya yakni mengiming-imingi bekerja di luar negeri dengan gaji besar.

    Salah satu kasus yang diungkap dengan modus tersebut diungkap Polres Brebes, Polda Jawa Tengah. Korban dijanjikan bekerja di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE) dengan gaji yang tinggi.

    Namun kenyataannya, korban hanya berada di penampungan dan selanjutnya di jual ke Arab Saudi sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT). Selama bekerja di Arab Saudi, korban tidak menerima gaji serta dipekerjakan tanpa mengenal waktu.

    Korban pun minta dipulangkan ke Indonesia, namun baru dipulangkan setelah membayar Rp 20 juta.

    Kasus lainnya dengan modus mengimingi kerja di luar negeri juga diungkap Polres Boyolali, Polda Jateng. Korban diimingi bekerja sambil kuliah dengan gaji SGD 2.700 per bulan. Namun pada kenyataannya empat korban yang telah membayar sejumlah uang tak kunjung diberangkatkan.

    Akhirnya salah satu korban diberangkatkan namun di sana korban tak sesuai kenyataan yang dijanjikan pelaku.

    Melihat modus tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan pun mengingatkan masyarakat untuk tak tergiur dengan iming-iming gaji tinggi bekerja di luar negeri. Ia juga meminta masyarakat tak mudah membayar sejumlah uang untuk bekerja di luar negeri.

    “Masyarakat harus waspada dan hati-hati. Lebih baik gunakan jalur resmi jika ingin bekerja di luar negeri agar terjamin keamanan, hak dan lainnya,” kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/6/2023).

    Lebih lanjut, Ramadhan mengungkapkan bahwa sejak dibentuk Satgas TPPO, hingga kini sudah menangani sebanyak 511 Laporan Polisi (LP). Dari ratusan LP tersebut, sebanyak 598 tersangka telah dibekuk.

    Ramadhan menuturkan, berbagai macam modus para tersangka menjerat para korban TPPO. Terbanyak yakni mengiming-imingi korban bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Pekerja Rumah Tangga (PRT). Modus ini tercatat ada 386 kasus.

    Modus lainnya yang terbanyak yakni para korban dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK). Angka dalam kasus ini yakni sebanyak 136. Dua modus lainnya TPPO ini yakni mempekerjakan korban sebagai Anak Buah Kapal (ABK) dengan 6 kasus dan eksploitasi anak sebanyak 34 kasus.

    “Dari ratusan kasus yang ditangani Satgas TPPO Bareskrim Polri dan Polda jajaran, telah menyelamatkan korban sebanyak 1.744,” kata Ramadhan.

    Dari ribuan korban tersebut, Ramadhan merinci ada 777 korban perempuan dewasa dan 99 perempuan anak. Kemudian untuk korban laki-laki dewasa ada 819 dan laki-laki anak ada 49 orang.

    Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan, dari ratusan kasus yang diungkap, saat ini perkembangannya 100 kasus masuk tahap penyelidikan. Kemudian 384 di tahap penyidikan dan berkas sudah lengkap atau P21 ada satu kasus.

    Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di acara ASEAN Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) Leaders di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa, 20 Juni 2023.

    Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pada pertemuan SOMTC salah satu yang akan dibahas yakni Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

    Menurutnya, pembahasan TPPO ini sejalan dengan kesepakatan antara Presiden Jokowi dengan beberapa pemimpin negara, yang akan memberantas segala bentuk TPPO. Ia pun berjanji akan melindungi dan menjaga WNI dari korban TPPO.

  • Ganjar Pranowo Meriahkan HUT UMKM Nganjuk ke-1

    Ganjar Pranowo Meriahkan HUT UMKM Nganjuk ke-1

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah yang juga politisi senior PDI Perjuangan datang ke Kabupaten Nganjuk dengan serangakaian kegiatan. Yakni kunjungan ke bazaar UMKM di alun-alun kabupaten, fashion show UMKM, pagelaran musik akustik dan acara jalan sore.

    Dirinya didapuk jadi motivator didepan ribuan pelaku UMKM Kabupaten Nganjuk dalam rangka peringatan Anniversary UMKM Nganjuk yang ke-1 tahun 2023. Acara berlangsung siang hingga sore hari bertempat di Pendopo Alun-alun Nganjuk.

    Antusiame masyarakat Nganjuk khususnya pelaku UMKM sangat besar, ribuan orang memadati lokasi acara menggunakan kaos berwarna merah menyambut kedatangan Bakal Calon Presiden Indonesia, Ganjar Pranowo.

    Dalam pidatonya, Ganjar sebut program pengembangan dan pemberdayaan UMKM di Provinsi Jawa Tengah sangat sukses dan berjalan lancar karena sejak 2013-2023 jumlahnya sudah mencapai lebih dari 183.000 pelaku UMKM.

    Ganjar tentunya memberi apresiasi kepada Bupati Nganjuk serta Dinas Koperasi & Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk karena telah bekerja keras mengusahakan yang terbaik untuk kemajuan UMKM Kabupaten Nganjuk.

    “Meskipun baru satu tahun, tetapi Kabupaten Nganjuk sudah bisa memulainya. Itu bagus pak Bupati, ” kata Ganjar.

    Ganjar Pranowo, mengungkapkan bahwa salah satu masalah yang umumnya dihadapi oleh pelaku UMKM yakni kurangnya kemampuan untuk memasarkan produk. Menurut Ganjar, hal ini menunjukkan pentingnya faktor kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan bisnis UMKM.

    “Rata-rata problemnya bisa buat tapi tidak bisa jual, artinya soal kreatif dan inovatif itu penting,’’ ujar Ganjar.

    Saat ini Kabupaten Nganjuk berhasil membina 1.000 UMKM. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menyampaikan terimakasih atas kedatangan Ganjar Pranowo ke Nganjuk serta mengacungi jempol atas diterbitkannya platform “Lapak Ganjar” di media sosial Instagram. Yang mana bisa memberikan peluang bagi para pelaku UMKM untuk lebih efektif memasarkan barang dagangan mereka. Dengan adanya platform ini, UMKM dapat menjangkau lebih banyak konsumen potensial dan meningkatkan visibilitas produk-produk asli Jawa Tengah.

    “Pak Ganjar ini punya banyak program termasuk  secara konsisten dengan membuka “Lapak Ganjar” di akun Instagram untuk memasarkan produk asli Jateng. Tujuannya supaya warga bisa memanfaatkannya untuk mempromosikan barang jualannya dengan mudah,’’ ujar Marhaen Djumadi, Bupati Nganjuk.

    Kang Marhaen mengutarakan alasannya mengundang Ganjar Pranowo dalam HUT ke-1 UMKM Kabupaten Nganjuk yakni untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Ganjar Pranowo diakui telah berpengalaman dalam mengembangkan ratusan ribu UMKM di Jawa Tengah dan memberikan program KUR hingga mencapai angka 56 Trilliun / tahun.

    Semoga Kabupaten Nganjuk segera dapat membuat program seperti “Lapak Ganjar” dan UMKM Nganjuk lebih sejahtera kedepannya. (Red)

  • Ganjar Pranowo Beri Dukungan Dan Motivasi Pelaku UMKM Nganjuk

    Ganjar Pranowo Beri Dukungan Dan Motivasi Pelaku UMKM Nganjuk

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Kunjungan Ganjar Pranowo ke Nganjuk adalah untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan bebragi ilmu usaha. Bertempat di pendopo KRT Sosro Koesoemo Nganjuk dalam rangka peringati hari ulang tahun ke-1 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Nganjuk, Jumat 23 Juni 2023.

    Turut hadir Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk, pelaku UMKM Nganjuk, serta tamu undangan yang hadir. Acara yang dilanjutkan dengan memberikan sertifikat halal oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi kepada beberapa produk milik pelaku UMKM sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas dan kehalalan produk mereka.

    Kunjungan ini merupakan komitmen dan perhatian Ganjar Pranowo terhadap sektor UMKM di Indonesia. Dalam sambutannya Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah, yang juga merupakan calon presiden 2024 dari Partai PDIP, memberikan motivasi yang menginspirasi untuk para pelaku UMKM di Nganjuk. Beliau berbagi pengalaman dan memberikan dorongan agar mereka terus berinovasi serta berkembang dalam usaha mereka.

    Ia menambahkan UMKM sebagai salah satu pilar ekonomi bangsa yang dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan perekonomian lokal, dan mengurangi disparitas sosial.

    Antusiasme juga sangat tergambar dari para pengusaha mikro, kecil, dan menengah setempat serta masyarakat atas kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

    Disela-sela acara Ganjar Pranowo juga turut mencuri perhatian masyarakat dengan ikut mengundi kupon hadiah jalan santai. Yang disambut meriah masyarakat.

    Ditemui usai acara Kang marhaen menjelaskan bahwa hari ini merayakan ulang tahun yang ke 1 UMKM Nganjuk dengan diikuti 1000 pelaku UMKM yang hadir semoga memberikan manfaat dan dampak positif. Kemudian yang kedua ini adalah acara yang diselenggarakan pihak relawan dengan kehadiran Gunernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ke Nganjuk ini, karena beliau punya pengalaman mengembangkan UMKM karena dengan prestasi yang pernah beliau raih penghargaan nomor 1 dari Kemendagri.

    Selanjutnya, “Untuk itu kami berkesempatan untuk mengundang beliau datang ke Nganjuk untuk shareing pengalaman UMKM. Pada waktu itu juga Pemda berkesempatan study banding ke Semarang, tidak hanya berguru saja ke sana tetapi kami juga berinisiatif untuk mengundang beliau memberikan motivasi sukses story untuk UMKM” Tandasnya.

    Purwaningsing asal semeru residence Nganjuk, 53 tahun selaku koordinator UMKM disabilitas mengaku, selama ini pola pikir orang umum tentang disabilitas kan negatif oleh karena itu kita berusaha berjuang untuk menghilangkan stigma negatif menjadi positif karena secara porposi kita tidak meminta untuk diistimewakan namun meminta untuk di setarakan dalam pergerakan ekonomi. Semua sama tidak ada bedanya, dengan adanya program UMKM ini kami senang karena ada kesempatan untuk berusaha. Usaha ini cukup lama dan penjualan juga melalui onlen.

    Ia menambahkan, “Dari paguyuban Sahabat Diva Nganjuk serta Himpunan Wanita Indonesia sangat welcome bagi siapapun yang ikut serta mengembangkan UMKM untuk berkarya bersama. Ia berharap bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk UMKM disabilitas, pasalnya sudah ada 15 tahun lebih komunitas ini berjalan” Pungasnya.

  • Giat Jumat Curhat Polres Nganjuk Beri Paket Sembako Untuk Masyarakat

    Giat Jumat Curhat Polres Nganjuk Beri Paket Sembako Untuk Masyarakat

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com –  Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., bersama pejabat utamanya melaksanakan kegiatan “Jum’at Curhat” dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-77, Jum’at (23/6/2023).

    Kegiatan Jum’at Curhat dilaksanakan di Balai Desa Pace Kulon, Kecamatan pace Kabupaten Nganjuk, dihadiri Ulama kamtibmas Desa pace, Perangkat Desa dan puluhan warga desa setempat.

    Dalam kegiatan tersebut AKBP Muhammad berkesempatan membagikan puluhan paket yang berisi sembako untuk kebutuhan sehari-hari kepada peserta dan warga yang kurang mampu disekitar Balai Desa.

    AKBP Muhammad mengungkapkan pemberian sembako tersebut merupakan salah satu agenda dari rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke – 77 tahun 2023 yang diperingati 1 Juli 2023 yang akan datang.

    “Diperlukan tindakan yang kongkrit untuk membangun kepercayaan masyarakat kepada Polri, salah satunya dengan pendistribusian bantuan sosial kemanusiaan ini , semoga dapat memberikan manfaat untuk yang menerimanya, ” kata AKBP Muhammad.

    Acara Jum’at curhat juga diselingi dengan dialog terkait perkembangan kamtibmas terutama dalam menghadapi tahun kontestasi pemilu 2024,situasi yang kondusif tentu sangat diharapkan oleh seluruh masyarakat untuk dapat diwujudkan.

    “Jika ada persoalan diantara kita harus segera diselesaikan, bila perlu laporkan kepada Polisi RW, Bhabinkamtibmas dan Babinsa selaku garda terdepan dalam penyelesaian persoalan atau problem solving,” katanya.

    Terkait perbedaan pilihan dalam pemilu, beliau mengingatkan perbedaan pilihan adalah hal yang biasa, jangan terpecah karenanya karena persatuan dan kesatuan bangsa adalah hal utama.

    Beliau mengimbau kepada hadirin semua jika terjadi keadaan darurat, agar segera menghubungi layanan telepen darurat 110 dan program “Wayahe Lapor Kapolres” Whatsapp 081331342003. (acha)

  • Hina Profesi, 4 PERADI Nganjuk Datangi Polres Nganjuk Laporkan Oknum Camat

    Hina Profesi, 4 PERADI Nganjuk Datangi Polres Nganjuk Laporkan Oknum Camat

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Empat Pengacara tergabung dalam Perhimpunan Advokat Indonesia ( PERADI ) datangi Polres Nganjuk guna melaporkan oknum Camat yang dalam pernyataannya menghina profesi Pengacara atau Advokat ” Ojo lewat pengacara, kabeh pengacara bajingan ” ujar R. Firman Adi Ketua PERADI Nganjuk menirukan perkataan oknum Camat usai melakukan pelaporan di Polres Nganjuk, Kamis (22/06/2023).

    Kedatangan Empat Pengacara ke Polres Nganjuk tersebut adalah R. Firman Adi, Bambang Sukoco, Wahyu Djatmiko dan Santoso yang tergabung dalam PERADI Nganjuk, melaporkan terkait oknum Camat yang telah menghina profesi Pengacara.

    Ditemui usai pelaporan di Polres Nganjuk R. Firman menjelaskan, ” Kedatangan kami ke Polres Nganjuk dalam rangka untuk melaporkan oknum Camat yang dalam pernyataannya menghina profesi Pengacara/ Advokat, pertemuan antara Camat dengan pihak yang bersangkutan masalah warisan dikantornya antara lain salah satu pihak yang bersengketa warisan itu kelihatannya tidak sependapat, makanya salah satu pihak mengatakan ingin kasusnya dilimpahkan ke Pengacara ” ujar firman menceritakan kronologi perkara.

    ” Ojo lewat Pengacara, kabeh Pengacara bajingan ” Firman seraya menirukan ucapan oknum Camat.

    Lebih lanjut, ” ini merupakan penghinaan profesi, dan semua sudah tahu bahwa kita dilindungi undang – undang dalam menjalankan profesi, maka kita hari ini melaporkan ke Polres Nganjuk, dan ini masih pengaduan, melanggar pasal berlapis, juga undang – undang ITE ” jelasnya.

    “Terkait permintaan maaf oknum Camat tersebut, kita sebagai manusia biasa, kita tetap memaafkan, tapi dengan kata – kata ” kabeh pengacara “, tidak tahu yang lainnya, dan lebih baik kita laporkan dulu perkara ini, karena perkataan tersebut tidak menyebut nama, tapi menyebut profesi ” ujar Firman.

    Sedangkan oknum Camat dengan inisial TS saat dikonfirmasi melalui via Telepon terkait dirinya dilaporkan ke Polres Nganjuk mengatakan, ” tidak apa – apa kalau memang prosesnya seperti itu, kita mengikuti, dan kita kan sudah minta maaf, kalau masih diproses secara hukum, ya kita bisa berbuat apa, dan kita ikuti prosesnya, dan saya selaku bawahan dilakukan pembinaan, kan kami juga punya pimpinan, yang penting saya sudah punya etika baik ” ujarnya.

     

    Di tempat terpisah, Prayogo Laksono Pengacara muda asal Ngajuk pun turut memberikan komentar, mengatakan bahwa oknum Camat itu tidak mencerminkan sikap profesional dari ASN.

    “Kami dari Kantor PRY Law Office and Patners mengecam pernyataan oknum Camat, kerena telah melakukan dugaan pelecehan dan merendahkan harkat martabat profesi Advokat ” ujar Prayogo Laksono yang berkantor di Desa Candirejo, Kecamatan Loceret.

    Prayogo menambahkan , “apa yang disampaikan oknum Camat di Nganjuk tersebut juga berpotensi memecah belah, dan apa yang disampaikan oknum Camat juga dapat dengan sangat mudah ditafsirkan oleh khalayak.

    ” Perlu diketahui, profesi Advokat dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh Undang-Undang (UU) Advokat Nomor 18 Tahun 2003 dan dilindungi konstitusi, apapun dan siapapun yang menghalangi tugas jurnalis, dapat dijerat hukuman pidana terlebih lagi sampai melecehakannya ” jelasnya.

    ” Oleh karenanya, penting menjadi perhatian semua pihak, bahwa Advokat adalah Penegak Hukum yang menjadi bagian dari catur wangsa penegak hukum. Tdak patut terjadi pelecehan terhadap profesi apa pun, karena pada dasarnya semua profesi itu dimuliakan, termasuk Advokat ” pungkas dia.

  • Jelang Idul Adha 1444 H Penjualan Hewan Kurban Dipasar Sapi Bagor Nganjuk Ramai Peminat

    Jelang Idul Adha 1444 H Penjualan Hewan Kurban Dipasar Sapi Bagor Nganjuk Ramai Peminat

    Bagor, KabarNganjuk.Com – Menjelang hari Raya Idhul Adha 1444 Hijriyah penjualan hewan kurban mulai bergeliat seperti di Pasar Sapi Kedondong kecamatan Bagor KabupatenNganjuk.

    Suasana penjualan hewan kurban di pasar kedondong bagor Nganjuk Rabu, 21/06/2023 tampak ramai pasalnya Pasar kedondong ini beroprasi seminggu dua kali hanya di hari tertentu pada penanggalan jawa yakni pon dan wage.

    Pasar Sapi Kedondong Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk rata-rata peminatnya yakni dari luar kota. Khususnya pada penanggalan Wage, dengan ramainya permintaan ini juga mempengaruhi harga jual. Sapi ukuran sedang yang siap kurban dihargai kisaran 18 juta rupiah perekor, sampai 20 juta. Sementara sapi dewasa ukuran besar bisa mencapai 30 juta rupiah perekor.

    Selain di pasar hewan, para penjual hewan kurban juga banyak melayani pemesan yang datang ke rumah. Sementara untuk menjaga kebugaran hewan kurban, pedagang menjamin kesehatan hewan ternaknya dan terus memberikan vitamin herbal serta vaksin.

    Bambang 55 tahun asal bagor selaku penjual sapi mengaku, Pada tahun 2023 ini dunia mengalami resesi sehingga mempengaruhi harga penjualan beda dengan tahun kemarin. Meskipun pada tahun lalu di kabarkan mengenai Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LDS) atau Penyakit Kulit Berbenjol atau penyakit cacar dan sejenisnya pada beragam spesies hewan. Dari pihak pembeli sendiri masih banyak yang minat untuk membeli sapi sehat. Untuk kisaran harga sendiri standart tidak ada kenaikan yang signifikan. Rata-rata harga dibawah 20 juta untuk jenis crossing (blaster) maupun peranakan Ongole (PO).” Pungkasnya.

    Ia menambahkan, “Allhamdulillah semua sapi-sapi di pasar kedondong bagor ini 99% sudah vaksin. Untuk pendistribusian jelang hari raya Idul Adha sudah mulai berjalan rata-rata peminat sapi  lokal seperti di pasar kedondong ini masih antar kota seperti sragen, solo, tasikmalaya, dan bandung. Biasanya di hari-hari biasa untuk penjualan sapi lokal kisaran dibawah 10 ekor.” Tandasnya.

  • Peringati Hari Bhayangkara 77, Polres Jombang Giat Revitalisasi Makam Pahlawan Nasional KH Wahab Chasbullah

    Peringati Hari Bhayangkara 77, Polres Jombang Giat Revitalisasi Makam Pahlawan Nasional KH Wahab Chasbullah

    JOMBANG, KabarNganjuk.Com – Makam Pahlawan Nasional di Jombang, KH Wahab Chasbullah menjadi salah satu objek yang direvitalisasi oleh Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-77.

    Saat ini, revitalisasi makam salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) itu mulai digarap.

    Hal itu seperti disampaikan Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi di Polres Jombang, Rabu (21/6).

    AKBP Eko Bagus mengungkapkan, kegiatan revitalisasi situs budaya dan agama ini merupakan program dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-77.

    “Tujuannya tidak lain adalah untuk merawat Kebhinekaan dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa,”ujar AKBP Eko.

    Di Jombang, Makam Pahlawan Nasional, KH Wahab Chasbullah menjadi salah satu objek yang direvitalisasi.

    Dikatakan AKBP Eko, pihaknya sudah melakukan 12 progam yang masuk dalam program Revitalisasi situs budaya dan agama.

    Mulai dari kerja bakti pembersihan makam, pemberian bansos hingga renovasi tempat makam.

    “Polres Jombang sudah melakukan 12 progam yang masuk dalam program Revitalisasi situs budaya dan agama, seperti pembersian makam dan pemberian bantuan sosial serta renovasi tempat atau situs agama di wilayah Kabupaten Jombang,” pungkasnya.(*)

  • Rawan 3C di Malam Hari, Polres Nganjuk Gelar Patroli Perintis Presisi

    Rawan 3C di Malam Hari, Polres Nganjuk Gelar Patroli Perintis Presisi

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Samapta Polres Nganjuk AKP M. Nur Huda menggelar “Patroli Perintis Presisi dan Cipta Kondisi” di wilayah Kecamatan Nganjuk, Senin (19/6/2023) dini hari.

    AKP Huda menyebut Patroli Perintis Presisi dan Cipta Kondisi digelar dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas terutama 3C(Curas, Curat, Curanmor) di wilayah pemukiman, balap liar dan gesekan antar perguruan di jalan-jalan.

    “Kita utamakan antisipasi pencurian di perumahan dimalam hari, sekaligus memantau penjagaan di pos ronda sebagai pelaksanaan pam swakarsa oleh warga setempat,” kata AKP M. Nur Huda.

    Ia menambahkan Patroli Perintis Presisi dan Cipta Kondisi ini dilakukan juga bertujuan untuk mengeliminasi kejahatan jalanan, balap liar dan mencegah gesekan antarperguruan silat dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya.

    “Tindakan tegas akan kami ambil jika masih ada yang berani coba-coba mengusik ketenangan masyarakat Nganjuk yang sedang melakukan aktifitas dimalam hari ataupun yang sedang istirahat, sebagaimana perintah Bapak Kapolres,” kata AKP M. Nur Huda.

    Jika masyarakat membutuhkan bantuan dipersilahkan melapor atau menginformasikan tentang kejadian tindak pidana dan gangguan kamtibmas lainnya atau keluhan terkait pelayanan silahkan hubungi 110 maupun di Wayahe Lapor Kapolres (WLK) 081331342003. (acha)

  • Cegah Persoalan Kamtibmas dari Akarnya, Ini Upaya Polres Nganjuk

    Cegah Persoalan Kamtibmas dari Akarnya, Ini Upaya Polres Nganjuk

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., menghendaki situasi dan kondisi wilayah yang dipimpinnya dalam keadaan aman dan terkendali. Sebagai upaya mencapai hal tersebut adalah sedapat mungkin mengatasi masalah yang akan timbul agar jangan sampai meluas.

    Untuk itu AKBP Muhammad memberi arahan kepada para kapolsek jajaran Polres Nganjuk agar menurunkan anggotanya di tengah masyarakat sampai ke tingkat paling bawah sebagai pelapis tugas Bhabinkamtibnas.

    Mereka diharapkan untuk lebih peka terhadap persoalan ditengah masyarakat sehingga kehadiran petugas tersebut bisa menjadi Problem Solving dengan mengajak warga menyikapi setiap permasalahan untuk segera diselesaikan dari akarnya agar tidak melebar.

    Seperti halnya yang dilakukan oleh oleh Kanit Intel Polsek Kertosono Iptu Hari Suparjono bersama tiga anggota saat patroli mengimbau secara edukatif dan humanis kepada sejumlah pemuda yang tengah asyik nongkrong di pinggir Jalan sekitar Desa Juwono Kecamatan kertosono , Senin (19/6/2023) dini hari.

    Dalam pesannya Iptu Hari mengajak para pemuda tersebut untuk bersama-sama menjaga lingkungan tempat tinggalnya dan tidak mudah terprovokasi informasi sesat dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

    “Tentunya kami tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas, sehingga peran pemuda diperlukan untuk mewujudkan situasi aman dan kondusif, jika ada permasalahan segera lapor ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa, ” kata Iptu Hari.

    Dan apabila ada informasi berkaitan dengan kamtibmas, tambah Iptu Hari, dipersilahkan melapor atau menginformasikan melalui layanan 24 jam nonstop di nomor 110 maupun di Wayahe Lapor Kapolres (WLK) 081331342003. (acha)

  • Tindaklanjuti Jumat Curhat, Polisi Tutup 14 Tambang Galian C di Banyuwangi

    Tindaklanjuti Jumat Curhat, Polisi Tutup 14 Tambang Galian C di Banyuwangi

    BANYUWANGI, KabarNganjuk.com – Keseriusan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi, Polda Jawa Timur, dalam menertibkan tambang galian C patut diacungi jempol.

    Baru-baru ini, Polresta Banyuwangi melakukan sweeping dan menutup paksa 14 lokasi tambang galian C .

    Langkah tersebut terpaksa dilakukan karena para pelaku tambang membandel. Mereka tak juga mau mengurus izin, padahal sudah diberi kelonggaran waktu serta pendampingan.

    Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa melalui Kasat Reskrim, Kompol Agus Sobarnapraja menyampaikan, penutupan 14 tambang galian C ini juga diawali adanya keluhan warga masyarakat yang didengar saat Polresta Banyuwangi menggelar Jumat Curhat.

    “Kami dengarkan keluhan warga terkait maraknya tambag galian C pada saat kami gelar kegiatan rutin Jumat Curhat,”ujar Kompol Agus, Kamis (15/6).

    Langkah tindak lanjut keluhan tersebut kata Kompol Agus pihak Polresta Banyuwangi segera koordinasi dengan Tim Terpadu.

    “Hasilnya kami lakukan penutupan sebanyak 14 lokasi tambang galian C yang masih juga belum mengurus ijinnya, “ kata Kompol Agus.

    Kompol Agus juga mengatakan tindakan itu sebagai bukti dan kesungguhan bahwa kepolisian serius dalam penegakan hukum terlebih hal itu sudah dikeluhkan oleh warga masyarakat.

    “Sesuai perintah dari Bapak Kapolresta Banyuwangi, maka kami segera menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat di Jumat Curhat,”pungkas Kompol Agus.

    Untuk diketahui, menyikapi maraknya tambang galian C di Banyuwangi, Polisi bersama Pemerintah Daerah Banyuwangi dan Forpimda membentuk Tim Terpadu.

    Sebagai langkah awal Tim Terpadu sudah mengumpulkan para pelaku tambang galian C, dan memberikan pendampingan untuk pengurusan ijin.

    Bukan hanya sekedar pendampingan, Tim Terpadu juga memberikan kelonggaran waktu untuk mengurus izin tersebut.

    Dari beberapa pelaku tambang, ternyata masih ada 14 tambang yang tetap tidak mengurus izin dan beroperasional. (*)