Tingkatkan SDM Kecamatan Gondang, Disnaker Adakan Pelatihan Pembuatan Makanan

Selasa, 30 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gondang, KabarNganjuk.com- Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan untuk menurunkan jumlah pengangguran di Kabupaten Nganjuk, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk mengadakan pelatihan bagi para wirausaha di Desa Pandean Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk dengan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Dalam acara tersebut hadiri oleh Kabag SDA Asisten Ekbang Pemkab Nganjuk, Puji Subagyo, Sekcam Gondang Sudarminto, Kades setempat serta menghadirkan narasumber dari Komisi 4 DPRD Kabupaten Nganjuk Karyo dan Tutut  Handoyo selaku Koordinator UMKM Kabupaten Nganjuk.

Pelatihan yang diberikan ialah pelatihan pembuatan makanan dan minuman dan pelatihan ini dikhususkan bagi mereka yang terdampak Kawasan Industri Nganjuk (KiNG) di wilayah Kecamatan Gondang.

Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, Supiyanto menyampaikan bahwa tahun ini Disnaker mengadakan berbagai pelatihan. Terutama, pelatihan bagi usia muda dan produktif.

Meski menggunakan dana DBHCHT dan Kecamatan Gondang bukan Daerah penghasil tembakau, pelatihan ini diprioritaskan untuk wilayah prioritas pembangunan daerah, yakni salah satunya KING.

“Karena pelatihan ini bersumber dari DBHCHT. Tapi juga bisa dimanfaatkan untuk wilayah yang menjadi pembangunan daerah. Karena untuk membantu masyarakat terdampak, untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Nganjuk” tutur Supiyanto.

Sekretaris Camat (Sekcam) Gondang Darminto, mewakili Camat Gondang mengucapkan terima kasih kepada pihak Disnaker, karena terus memberikan perhatian dalam bentuk pelatihan di Kecamatan Gondang.

“Kami berharap melalui kegiatan ini bisa berkelanjutan,” ucapnya

Pelatihan ini sangat bagus sekali, karena setelah giat ini diharapkan masyarakat mampu mengembangkan dan menciptakan wirausaha baru guna meningkatkan perekonomiannya” tuturnya.

Bukan hanya pembuatan produk makanan dan minuman, dalam pelatihan ini juga diajarkan cara pemasarannya “Misalnya, penjualan secara online” pungkas Darminto.

(Dyh)

Berita Terkait

Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas
Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk
Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi
HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nganjuk Gelar Donor Darah dengan Target 50 Kantong
Polres Nganjuk Sita 1.589 Pil Dobel L, Dua Pria Diamankan
Pinjaman Rp690 Juta Atas Nama Suami yang Telah Meninggal, Warga Nganjuk Pertanyakan Kredit BRI
Diduga Berawal dari Bakar Sampah, Kebakaran Hanguskan Garasi di Tanjunganom

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:17

Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:57

Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10

Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:26

Polres Nganjuk Sita 1.589 Pil Dobel L, Dua Pria Diamankan

Berita Terbaru