Polres Batu Terjunkan 466 Polisi RW Perkuat Bhabinkamtibmas

Jumat, 19 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU, KabarNganjuk.com – Ratusan Polisi RW di Kota Batu Jawa Timur selain memperkuat jajaran Polres, sekaligus untuk melayani masyarakat dengan prima serta memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Batu, Akbp Oskar Syamsuddi, S.I.K., M.T. melalui Wakapolres Batu Kompol Jeni Al Jauza usai meluncurkan 466 personel Polisi RW di Batu, Rabu (17/5) yang lalu.

Kompol Jeni Al Jauza mengatakan personel yang ditugaskan ke tingkat RW di setiap wilayah di Kota Batu akan memperkuat Bhabinkamtibmas yang sudah ada di masing – masing desa atau kelurahan.

“Polisi RW ini nanti akan memback up Bhabinkamtibmas di masing-masing desa atau kelurahan yang ada, untuk mendeteksi dini persoalan yang ada di lingkungan masyarakat,” kata Kompol Jeni

Untuk perwakilan Forkopimda dan seluruh anggota yang terlibat Polisi RW, Wakapolres Batu itu menyebut personel Polres Batu diberikan amanah sebagai Polisi RW sebanyak 466 orang.

“Mereka akan disebar di seluruh desa dan kecamatan di wilayah kota Batu dan Kab Malang khususnya Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon yang merupakan wilayah hukum Polres Batu,” tambah Kompol Jeni.

Untuk itu, ia berharap adanya Polisi RW dapat meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat kepada Polisi .

“Polisi akan mengedepankan upaya preemtif dalam mewujudkan stabilitas keamanan dalam negeri. Semua anggota Polri dari semua fungsi melaksanakan tugas kamtibmas di tingkat RW tanggung jawab sebagai pembina,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaa tugasnya nanti lanjut Kompol Jeni, Polisi RW juga senantiasa mendengarkan keluhan masyarakat dan mencari solusi di setiap permasalahan yang terjadi di lapangan.

“Problem solving dan fungsi-fungsi pencegahan lebih dikedepankan dalam pembentukan Polisi RW,” ujar Kompol Jeni.

Ia juga menyebut, keberadaan Bhabinkamtibmas yang mempunyai ruang lingkup desa/kelurahan yang terlalu besar diharapkan akan terbantu dengan adanya Polisi RW.

“Diharapkan dengan adanya Polisi RW, setiap permasalahan di masyarakat dapat tertangani dengan cepat,” tandasnya.

 

Wakapolres Batu itu memaparkan Polisi RW dibentuk juga untuk mendeteksi dini kriminalitas di masyarakat khususnya kalangan remaja hingga masalah sosial di lingkungan RW.

“Melalui program ini, diharapkan keberadaan Polisi RW agar bisa berkolaborasi, duduk bersama dan peduli bersama terhadap berbagai fenomena masalah sosial yang dirasakan langsung masyarakat,” harapnya.

Ia menuturkan, Polisi RW bisa berkolaborasi dengan ketua RW, Kepala Desa, Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk membangun kerukunan sesama tetangga serta membantu menyelesaikan permasalahan sehari -hari yang ada di masyarakat.

Selain itu lanjut Kompol Jeni, Polisi RW juga memberikan kesempatan untuk saling memahami akan layanan yang dibutuhkan atau diperlukan.

“Polisi RW membuka peluang untuk bekerja dan bersama – sama komunitas berusaha untuk mengendalikan masalah, yang terdapat di dalam komunitas dan menerapkan prinsip Community Policing, restorative dan akuntabilitas,” tegasnya.

Mantan Penum Subid Penmas Bidhumas Polda Jatim ini juga meminta Polisi RW supaya memulai interaksi yang konsisten dengan masyarakat untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat kepada Polri/Trust Building.

“Mari kita wujudkan dan kita laksanakan bersama tugas Polisi RW guna terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Batu.” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Truk Parkir Liar di Exit Tol Nganjuk Masih Berulang, Polisi Tilang Sedikitnya 15 Kendaraan per Hari
Green Policing, Kapolres Nganjuk Bersama Masyarakat Tanam Pohon di Taman Pandan Wilis
Kapolres Nganjuk Tanamkan Disiplin dan Semangat Belajar kepada Siswa SDN Kedondong
Satresnarkoba Nganjuk Bongkar Dua Kasus Sabu, Barang Bukti 6,56 Gram Disita
Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas
Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk
Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:58

Truk Parkir Liar di Exit Tol Nganjuk Masih Berulang, Polisi Tilang Sedikitnya 15 Kendaraan per Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:40

Green Policing, Kapolres Nganjuk Bersama Masyarakat Tanam Pohon di Taman Pandan Wilis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:27

Kapolres Nganjuk Tanamkan Disiplin dan Semangat Belajar kepada Siswa SDN Kedondong

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:54

Satresnarkoba Nganjuk Bongkar Dua Kasus Sabu, Barang Bukti 6,56 Gram Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:17

Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026

Berita Terbaru