Polisi Bersama BPBD Lakukan Pencarian Korban Hanyut di Saluran Air Singosari Malang

Kamis, 26 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, KabarNganjuk.com – Tim gabungan SAR dan BPBD Kabupaten Malang, dibantu Personel Polsek Singosari, Polres Malang, melakukan penyisiran saluran air di sepanjang Jalan Wisnuwardhana, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang,

Pencarian dilakukan untuk menemukan tubuh korban NS (8) yang dilaporkan hilang terseret derasnya arus usai tercebur di saluran air, Rabu (25/1/2023) sekitar jam 15.30 WIB.

Kasihumas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, selama pencarian, Tim dibagi menjadi beberapa kelompok dengan cara menyisir dari tepi hingga ke bagian tengah saluran air hingga radius beberapa kilometer,” ucap Taufik saat dihubungi di Polres Malang, Rabu (25/1).

Taufik menambahkan, kronologis kejadian bermula saat pasangan suami istri, Abu Dofyan (40) dan Siti Masyaroh (37) mengendarai motor berboncengan dengan NS anaknya. Saat melintas di lokasi, tiba-tiba motor yang ditumpanginya mogok.

Siti kemudian turun bersama NS untuk menepi di dekat saluran air, sementara Dofyan berupaya menghidupkan motornya di pinggir jalan.

Ketika sedang menunggu, sandal yang dikenakan NS tiba-tiba terlepas dan masuk selokan. Nahas, ketika berusaha meraih sandal yang hanyut, NS malah tercebur ke dalam saluran air lalu terseret derasnya debit air yang besar karena hujan.

“Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Singosari, kemudian bersama Tim SAR dilakukan pencarian,” ujarnya.

Hingga malam menjelang, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari dengan harapan tubuh korban dapat ditemukan.

“Menjelang malam cuaca kurang mendukung, sehingga pencarian dihentikan,” katanya.

Ia menambahkan, pencarian akan kembali dilanjutkan esok hari dengan pembagian tim yang lebih besar melibatkan warga dan relawan tanggap bencana. (u-hmsresma)

Berita Terkait

Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas
Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk
Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi
HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nganjuk Gelar Donor Darah dengan Target 50 Kantong
Polres Nganjuk Sita 1.589 Pil Dobel L, Dua Pria Diamankan
Pinjaman Rp690 Juta Atas Nama Suami yang Telah Meninggal, Warga Nganjuk Pertanyakan Kredit BRI
Diduga Berawal dari Bakar Sampah, Kebakaran Hanguskan Garasi di Tanjunganom

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:17

Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:57

Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10

Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:26

Polres Nganjuk Sita 1.589 Pil Dobel L, Dua Pria Diamankan

Berita Terbaru