PKG Kecamatan Rejoso, ini yang Ditekankan PLT Bupati Marhaen

Senin, 14 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rejoso, KabarNganjuk.com- Pembinaan Pusat Kegiatan Gugus PAUD kembali dilaksanakan di Kabupaten Nganjuk, kali ini di Kecamatan Rejoso tepatnya di Balai Desa Talang Kecamatan Rejoso. Senin (14/11/2022) sore.

 

Acara yang diikuti puluhan guru PAUD ini dihadiri Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dengan diawali senam sehat bersama di halaman Balai Desa Talang.

 

Turut hadir dalam acara ini Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk Sopingi, Kepala Desa Talang Suparlan, Kapolsek Rejoso, Koramil Rejoso dan Camat Rejoso.

 

Dalam sambutannya, Marhaen menegaskan pada seluruh guru yang notabenenya menjadi pendidik anak untuk tidak membanding-bandingkan anak satu dengan yang lainnya.

“Setiap anak memiliki skill berbeda. Jadi jangan pernah membandingkan anak” tuturnya.

 

“Anak juga memiliki banyak keunikan, jadi tidak semua anak memiliki skill sesuai apa yang kita inginkan. Termasuk di bidang matematika. Tidak semua anak yang tidak bisa matematika tidak bisa sukses” lanjutnya.

 

Plt Bupati Nganjuk yang lebih akrab disapa Kang Marhaen ini juga memberikan tips mencerdaskan anak.

 

“Salah satu cara membuat anak gampang menerima materi pendidikan ialah dengan bermain. Karena dengan bermain bisa melatih motorik anak” jelasnya.

 

Terkait pembinaan, Kang Marhaen menyampaikan 4 hal diantaranya ialah pentingnya pendidikan PAUD. Karena pendidikan PAUD adalah pendidikan paling dasar, inilah yang nantinya akan terbawa hingga tua. Kedua ialah PAUD adalah pendidikan sikap atau attitude. Ketiga ialah bagaimana cara mendidik anak sesuai usianya dan keempat adalah setiap anak memiliki keunikan sendiri-sendiri.

 

Selain memberikan arahan soal pendidikan pada anak, Plt Bupati Nganjuk ini juga mendengarkan aspirasi juga keluh kesah para guru PAUD.

 

Dari mereka banyak yang mengeluhkan soal honor yang diberikan pada merek yang belum sertifikasi.

Pada kesempatan yang sama, merek juga menyampaikan keluhannya soal insfrastruktur utamanya jalan yang rusak dan perlunya perbaikan.

 

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Sopingi menjelaskan bahwa pembinaan PKG Guru PAUD ini sangat penting untuk memberikan bekal pada guru-guru.

“Usia PAUD ini memang usia emas. Dalam rangka meningkatkan mutu otak anak keberadaan guru PAUD ini sangat penting. Dengan pengetahuan gurunya yang cukup, peningkatan mutu anak didiknya akan lebih baik” ucapnya.

 

Ia juga menjawab beberapa keluhan guru PAUD terkait honor yang diterima para guru. “Terkait honor yang kurang sudah kita bicarakan dengan DPRD juga. Harapan kita bersama, honor guru-guru PAUD bisa naik, tentunya disesuaikan dengan APBD kita” pungkasnya

Reporter: Dyah

Editor: Siti Nur Kholifah

Berita Terkait

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri
Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek
Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman
Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia
Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek
Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif
Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman
Misi Damai di Bumi Anjuk Ladang, Puluhan Biksu Lintas Negara Basuh Lelah di Klenteng Hok Yoe Kiong

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:34

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:30

Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:51

Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:07

Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:06

Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif

Berita Terbaru