Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, KabarNganjuk.com – Dinamika perancangan anggaran daerah kembali bergulir setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Raperda Perubahan APBD Kabupaten Nganjuk Tahun Anggaran 2026, Selasa (8/9/2026).

Rapat paripurna kali ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Jianto, didampingi Ulum Basthomi selaku Wakil Ketua DPRD serta Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro.

Sementara dari jajaran eksekutif, tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Nur Solekan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Dalam dinamika persidangan, mayoritas fraksi dewan—yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi NasDem, dan Fraksi Hanura—memilih menyerahkan naskah pandangan umumnya tanpa dibacakan. Praktis, hanya Fraksi PKB yang membacakan naskahnya secara lisan di hadapan forum.

Catatan yang disampaikan ke forum sidang oleh Fraksi PKB didominasi oleh evaluasi kebijakan belanja langsung serta strategi pemulihan fiskal daerah.

Secara garis besar, terdapat tiga poin krusial yang digarisbawahi oleh Fraksi PKB terhadap Rancangan Perubahan APBD dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026:

  1. Efisiensi Alokasi Belanja InfrastrukturFraksi PKB meminta pemerintah daerah memastikan penyesuaian anggaran pada sisa Tahun Anggaran 2026 ini diprioritaskan untuk perbaikan jalan dan fasilitas publik yang berdampak langsung terhadap konektivitas ekonomi warga. Proyek fisik yang mendesak diminta rampung tepat waktu sebelum tahun anggaran berakhir.
  2. Kesehatan Fiskal dan Penurunan DefisitFraksi PKB menyoroti proyeksi pembiayaan netto dan menekankan pentingnya menjaga ruang fiskal daerah tetap sehat. Eksekutif diingatkan agar penataan ulang pos anggaran belanja tidak memperlebar defisit keuangan daerah, melainkan mengoptimalkan efisiensi program non-prioritas.
  3. Peningkatan Kualitas PendidikanFraksi PKB memberikan catatan kritis bahwa besarnya alokasi dana peningkatan anggaran pendidikan dalam Perubahan APBD 2026 belum tentu menjamin peningkatan kualitas layanan maupun hasil belajar siswa secara langsung. Pemerintah diminta memastikan stabilitas pendapatan guru agar mereka fokus penuh pada pengembangan siswa, serta menjamin lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Usai seluruh perwakilan fraksi menyerahkan dan satu fraksi membacakan naskah pandangan umum, dokumen resmi tersebut diserahkan langsung kepada Wakil Ketua DPRD Jianto untuk kemudian diteruskan kepada Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro.

Menutup persidangan, pimpinan sidang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi dewan yang telah mencurahkan pemikiran kritis dan konstruktif.

Berbagai poin pertanyaan, kritik, saran, serta masukan yang tertuang dalam dokumen pandangan umum tersebut secara regulasi akan dijawab secara rinci oleh Bupati Nganjuk pada Rapat Paripurna selanjutnya.

Sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif ini diharapkan mampu menghasilkan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang tidak hanya taat administrasi, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan dasar serta kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Nganjuk.

Berita Terkait

Truk Parkir Liar di Exit Tol Nganjuk Masih Berulang, Polisi Tilang Sedikitnya 15 Kendaraan per Hari
Green Policing, Kapolres Nganjuk Bersama Masyarakat Tanam Pohon di Taman Pandan Wilis
Kapolres Nganjuk Tanamkan Disiplin dan Semangat Belajar kepada Siswa SDN Kedondong
Satresnarkoba Nganjuk Bongkar Dua Kasus Sabu, Barang Bukti 6,56 Gram Disita
Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas
Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk
Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:58

Truk Parkir Liar di Exit Tol Nganjuk Masih Berulang, Polisi Tilang Sedikitnya 15 Kendaraan per Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:40

Green Policing, Kapolres Nganjuk Bersama Masyarakat Tanam Pohon di Taman Pandan Wilis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:27

Kapolres Nganjuk Tanamkan Disiplin dan Semangat Belajar kepada Siswa SDN Kedondong

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:54

Satresnarkoba Nganjuk Bongkar Dua Kasus Sabu, Barang Bukti 6,56 Gram Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:17

Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026

Berita Terbaru