Indonesia, KabarNganjuk.com – Kementerian Koperasi melalui Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM dan Talenta, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) sekaligus Pembekalan Training of Trainers (ToT) bagi trainer SPPI Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini berlangsung selama lima hari, mulai 30 Juni hingga 4 Juli 2026, dan diikuti 2513 peserta/trainer dari seluruh Indonesia.
Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM dan Talenta Kementerian Koperasi, Siti Aeda, dalam pembukaan menegaskan bahwa keberhasilan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.
Menurutnya, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program strategis nasional yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan kini telah memasuki tahap operasional.
“Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program yang dicanangkan langsung oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Saat ini program tersebut sudah memasuki tahap operasional,” ujar Siti Aeda dalam pembekalan Training of Trainers (ToT).
Ia menjelaskan bahwa tahap operasional tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik koperasi, melainkan harus didukung oleh kesiapan SDM yang memiliki kompetensi memadai.
“Tahap operasional itu tidak hanya di bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, tetapi juga harus didukung dengan hal-hal lain, termasuk sumber daya manusia. Peningkatan kapasitas SDM menjadi sangat penting untuk berlangsungnya operasionalisasi koperasi,” katanya.
Siti Aeda mengungkapkan, pemerintah telah merekrut sekitar 30.000 Manajer KDKMP melalui Panitia Seleksi Nasional. Saat ini para calon manajer tersebut tengah mengikuti program pendidikan dasar kemiliteran di satuan pendidikan Kementerian Pertahanan sebelum mendapatkan pelatihan manajerial dari Kementerian Koperasi.

