Bangun Pendidikan yang Berciri Khas dengan Festival Panen Hasil Belajar

Minggu, 16 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjunganom, KabarNganjuk.com- Lokakarya 7 Pendidikan Penggerak Angkatan 4 menggelar Festival Panen Hasil Belajar dengan tema “Guru Bergerak, Indonesia Maju” yang bertempat di SMK Negeri 1 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk dan dihadiri oleh Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Minggu (16/10/2022).

 

Acara yang di laksanakan di 446 Kabupaten/ Kota di Indonesia, yang salah satunya di Kabupaten Nganjuk dan digelar di SMK Negeri 1 Tanjunganom dan diikuti untuk umum, yaitu para Guru mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB.

Juga diadakan pembahasan tentang Merdeka Belajar. Acara ini dihadiri oleh Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Timur Drs. Abu Khaer, M, Pd, Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk Sopingi juga, hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Kabupaten Nganjuk Drs. Edi Sukarno.

 

Dalam sambutanya Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, bahwa ini adalah sebuah potensi bagaimana membangun sebuah pendidikan yang berciri khas karakter yang kuat dan sikap.

 

“Maka dari sikap itulah yang kalau kita keliru membangun pendirian, maka untuk pembaharuan kita perlu waktu 30 Tahun lamanya, maka para Guru, bangunlah karakternya di bidang pendidikan, yaitu sikap dan mental yang sehat ” himbau Kang Marhaen sapaan Plt. Nganjuk.

 

Lebih lanjut Plt. Bupati Nganjuk Berharap agar pendidikan di Nganjuk harus heppy, dan jangan sampai membosankan, para siswa harus bahagia, terutama para Guru Penggerak ” pungkasnya.

 

Drs. Abu Khaer selaku Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Timur mengucapkan banyak terima kepada Bapak/ Ibu yang telah mengawal Peserta Didik kita, agar belajar sesuai kesanggupannya, belajar sesuai kebutuhannya, dan belajar sesuai lingkungannya dimana anak – anak kita bisa menjadi berkembang.

 

(Dyh/Tim)

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas
Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk
Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi
HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nganjuk Gelar Donor Darah dengan Target 50 Kantong
Polres Nganjuk Sita 1.589 Pil Dobel L, Dua Pria Diamankan
Pinjaman Rp690 Juta Atas Nama Suami yang Telah Meninggal, Warga Nganjuk Pertanyakan Kredit BRI
Diduga Berawal dari Bakar Sampah, Kebakaran Hanguskan Garasi di Tanjunganom
JPU Tolak Seluruh Dalil Pledoi Terdakwa Kasus Sukorejo Loceret

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:57

Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10

Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:10

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nganjuk Gelar Donor Darah dengan Target 50 Kantong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:03

Pinjaman Rp690 Juta Atas Nama Suami yang Telah Meninggal, Warga Nganjuk Pertanyakan Kredit BRI

Berita Terbaru