Dobrak Ego Sektoral, Pemkab Nganjuk Gandeng Kediri dan Jombang Desak Pusat Bangun Flyover Mengkreng

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Demi mengurai benang kusut kemacetan di wilayah perbatasan, tiga pemerintah daerah di Jawa Timur mengambil langkah besar. Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Jombang secara resmi telah menyerahkan draf usulan percepatan pembangunan Flyover (Jalan Layang) Simpang Lima Mengkreng kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa langkah bersama ini menjadi momentum krusial yang sudah sangat dinantikan oleh masyarakat luas.

“Kolaborasi tiga kabupaten ini adalah bukti komitmen kami bahwa ego sektoral harus disingkirkan demi hajat hidup orang banyak dan kelancaran ekonomi di gerbang barat Jawa Timur,” ujar Marhaen Djumadi, Kamis (28/5/2026).

Langkah kolaboratif ini menjadi respons cepat sekaligus konkret dari ketiga pemda untuk menyudahi problem macet parah yang terjadi bertahun-tahun. Saat ini, volume kendaraan harian yang melintasi kawasan tersebut dinilai sudah jauh melampaui kapasitas jalan yang tersedia.

“Simpang Lima Mengkreng ini ibarat jantung transportasi yang tersumbat. Tiap hari ribuan kendaraan terjebak di sana. Jika tidak ada lompatan infrastruktur seperti flyover ini, kelumpuhan logistik di perbatasan tinggal menunggu waktu,” lanjut Marhaen.

Sebagai jalur urat nadi, Simpang Lima Mengkreng punya peran yang sangat vital dalam menghubungkan aktivitas warga sekaligus jalur distribusi logistik utama di koridor Nganjuk, Kediri, dan Jombang. Karena posisinya berada di titik temu tiga wilayah, penanganan transportasinya menuntut sinergi lintas daerah agar kebijakan yang diambil bisa saling mendukung.

“Tantangan di Mengkreng itu kompleks. Ada pertemuan arus dari tiga kabupaten, perlintasan kereta api, ditambah aktivitas pasar dan pertokoan di kanan-kiri jalan. Satu-satunya jalan keluar yang paling rasional dan solutif memang memisahkan arus kendaraan lewat jalur layang,” tambahnya.

Selama ini, kondisi lalu lintas di Simpang Lima Mengkreng kerap dikeluhkan akibat kompleksitasnya yang tinggi. Titik jenuh kemacetan di kawasan ini biasanya mencapai puncak pada jam sibuk kerja, akhir pekan, hingga momen mudik Lebaran.

Pembangunan jalan layang modern ini digadang-gadang akan menjadi solusi jangka panjang yang paling efektif. Selain memperlancar arus kendaraan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah, infrastruktur ini juga diproyeksikan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.

Optimisme senada diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nganjuk, Sri Handariningsih. Ia meyakini proyek ini akan membawa dampak luas (multiplier effect) bagi perekonomian makro.

“Dengan terurainya kemacetan, armada angkutan barang dapat menghemat waktu tempuh secara drastis. Efek domino positifnya, distribusi hasil industri ke berbagai daerah akan menjadi jauh lebih cepat, efektif, dan efisien,” terangnya.

Tidak hanya menguntungkan sektor industri skala besar, proyek jalan layang ini juga diproyeksikan mampu menghidupkan pusat-pusat ekonomi baru di kawasan perbatasan. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, jasa transportasi, hingga sektor pariwisata dipastikan akan mendapat angin segar berkat aksesibilitas yang jauh lebih lancar dan nyaman.

Berita Terkait

Bupati Marhaen Sambut Ribuan Onthelis, Nganjuk Sukses Gelar KOSTI Triwulan Jawa Timur
Tempuh Perjalanan 18 Bulan, Pria Asal Nganjuk Pulang Usai Jalan Kaki dan Bersepeda ke Makkah
Polisi Amankan Terduga Pengguna Sabu di Ngronggot, Barang Bukti Disimpan di Bawah Meja Dapur
Pengembangan Kasus Pil LL Berlanjut, Satresnarkoba Polres Nganjuk Bongkar Mata Rantai Pengedar hingga Empat Pelaku Diamankan
10 Hari Penuh Gotong Royong, Rumah Baru Milik Sojo Resmi Diserahkan dalam Bhakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80
Pemkab Resmi Launching NTPD 112: Layanan Darurat Terpadu, Bebas Pulsa 24 Jam
Respons Cepat BPBD Nganjuk Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Bypass Sukomoro
Sidang Perdana Tragedi Sukorejo Digelar, Ini Harapan Kuasa Hukum Korban   

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:00

Bupati Marhaen Sambut Ribuan Onthelis, Nganjuk Sukses Gelar KOSTI Triwulan Jawa Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:05

Tempuh Perjalanan 18 Bulan, Pria Asal Nganjuk Pulang Usai Jalan Kaki dan Bersepeda ke Makkah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:47

Polisi Amankan Terduga Pengguna Sabu di Ngronggot, Barang Bukti Disimpan di Bawah Meja Dapur

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:35

Pengembangan Kasus Pil LL Berlanjut, Satresnarkoba Polres Nganjuk Bongkar Mata Rantai Pengedar hingga Empat Pelaku Diamankan

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:09

10 Hari Penuh Gotong Royong, Rumah Baru Milik Sojo Resmi Diserahkan dalam Bhakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru