Larung Sejaji Sungai Baduk Kembali Digelar, Wujud Syukur dan Harapan

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Tradisi tahunan larung sesaji kembali digelar oleh para pedagang kuliner Kali Baduk. Ritual yang biasanya dilaksanakan setiap bulan Maret, tepatnya pada Selasa Pon, tahun ini harus digeser ke bulan April karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dilaksanakan di area para pedagang berjualan. Suasana khidmat terasa saat para pedagang memanjatkan doa dan harapan demi kelancaran usaha mereka.

Selanjutnya, para pedagang berbaris sambil membawa berbagai sesaji yang akan dilarung ke Sungai Baduk. Prosesi larung sesaji dipimpin langsung oleh Ketua Paguyuban Pedagang Kuliner Kali Baduk.

Dalam prosesi tersebut, sesaji berupa ingkung ayam, pisang rojo, serta dupa disiapkan sebagai simbol penghormatan sekaligus pengantar doa. Seluruh sesaji kemudian diletakkan di atas rakitan batang pohon pisang agar dapat hanyut mengikuti arus Sungai Baduk.

Ketua Paguyuban Pedagang Kuliner Kali Baduk, Pujianto, menjelaskan bahwa tradisi ini memiliki makna sejarah sekaligus spiritual bagi para pedagang.

“Larung sesaji ini sebenarnya menjadi penanda awal mula dibukanya kuliner Baduk. Jadi ini bukan sekadar tradisi, tapi juga sebagai pengingat bagi kami semua,” ujar Pujianto.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki yang telah diberikan kepada para pedagang.

“Kami berharap dengan adanya larung sesaji ini, usaha para pedagang bisa terus lancar, diberikan keberkahan, dan semakin berkembang ke depannya,” imbuhnya.

Menurutnya, tradisi ini telah dilakukan secara turun-temurun sejak tahun 2004 dan terus dilestarikan hingga saat ini sebagai bagian dari budaya lokal.

Berita Terkait

Bupati Marhaen Sambut Ribuan Onthelis, Nganjuk Sukses Gelar KOSTI Triwulan Jawa Timur
Tempuh Perjalanan 18 Bulan, Pria Asal Nganjuk Pulang Usai Jalan Kaki dan Bersepeda ke Makkah
Polisi Amankan Terduga Pengguna Sabu di Ngronggot, Barang Bukti Disimpan di Bawah Meja Dapur
Pengembangan Kasus Pil LL Berlanjut, Satresnarkoba Polres Nganjuk Bongkar Mata Rantai Pengedar hingga Empat Pelaku Diamankan
10 Hari Penuh Gotong Royong, Rumah Baru Milik Sojo Resmi Diserahkan dalam Bhakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80
Pemkab Resmi Launching NTPD 112: Layanan Darurat Terpadu, Bebas Pulsa 24 Jam
Respons Cepat BPBD Nganjuk Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Bypass Sukomoro
Sidang Perdana Tragedi Sukorejo Digelar, Ini Harapan Kuasa Hukum Korban   

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:00

Bupati Marhaen Sambut Ribuan Onthelis, Nganjuk Sukses Gelar KOSTI Triwulan Jawa Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:05

Tempuh Perjalanan 18 Bulan, Pria Asal Nganjuk Pulang Usai Jalan Kaki dan Bersepeda ke Makkah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:47

Polisi Amankan Terduga Pengguna Sabu di Ngronggot, Barang Bukti Disimpan di Bawah Meja Dapur

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:35

Pengembangan Kasus Pil LL Berlanjut, Satresnarkoba Polres Nganjuk Bongkar Mata Rantai Pengedar hingga Empat Pelaku Diamankan

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:09

10 Hari Penuh Gotong Royong, Rumah Baru Milik Sojo Resmi Diserahkan dalam Bhakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru