Marsinah, Simbol Perjuangan Rakyat Kecil yang Diangkat Menjadi Pahlawan Nasional

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi penting yang berkaitan dengan perjalanan hidup dan perjuangan aktivis buruh Marsinah. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses verifikasi usulan penetapan almarhumah sebagai Pahlawan Nasional.

Tinjauan pertama dilakukan di Monumen Marsinah yang berdiri di ruas Jalan Raya Surabaya–Madiun, tepatnya di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Di desa kelahiran Marsinah ini, namanya telah diabadikan sebagai nama jalan dan Poliklinik Desa (Polindes). Hal tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat setempat menghormati dan mengenang sosok Marsinah sebagai pejuang keadilan bagi kaum buruh.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke rumah orang tua Marsinah, tempat tim disambut oleh keluarga dan kerabat almarhumah. Kakak kandung Marsinah, Marsini, turut mengenang kisah perjuangan sang adik.

Setelah itu, tim TP2GP menunaikan ziarah dan tabur bunga di makam Marsinah sebagai bentuk penghormatan. Tak hanya itu, tim juga mengunjungi sekolah-sekolah tempat Marsinah pernah menempuh pendidikan, serta lokasi awal ditemukannya jenazahnya di Desa Wilangan, Kabupaten Nganjuk, untuk melengkapi dokumen dan kronologi perjuangan Marsinah.

Ketua tim verifikasi TP2GP, Usep Abdul Matin, menjelaskan bahwa Marsinah merupakan satu-satunya calon Pahlawan Nasional dari kalangan rakyat biasa yang berasal dari buruh.

“Marsinah telah memenuhi seluruh unsur syarat penetapan Pahlawan Nasional. Ia berjuang bukan demi dirinya sendiri, tetapi untuk keadilan bagi para pekerja. Insyaallah, pada bulan November mendatang, Marsinah akan resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional,” ungkap Usep.

Proses verifikasi ini juga mendapat dukungan luas dari pemerintah daerah dan kalangan aktivis buruh. Mereka menilai bahwa perjuangan Marsinah tidak hanya merepresentasikan suara pekerja, tetapi juga menegaskan arti keberanian dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Diduga Rem Blong Usai Salip Rombongan Gerak Jalan, Truk Tangki Hantam Pick Up dan Motor di Berbek Nganjuk
Pawai Budaya SD/MI Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Dorong Pelestarian Budaya
Angkat Budaya Sumatera Barat, SDN 1 Ploso Tampilkan Semangat Cinta Nusantara di Pawai Budaya Nganjuk
DPC APJI Nganjuk Berperan Aktif Dukung Progran PDP APJI Dalam Peningkatan Kapasitas SDM Ekraf Subsektor Kuliner Yang Di Gelar Disbudpar Jatim
DPC APJI Nganjuk Siap Sukseskan Pelatihan Boga Kolaborasi DPD APJI Jatim dan Dinas kebudayaan dan pariwisata  
DPC APJI Nganjuk Siap Sukseskan Pelatihan Boga Kolaborasi DPD APJI Jatim dan Dinas kebudayaan dan pariwisata  
Gagal Menyalip, Panther VS Ayla Adu Banteng di Kertosono, Dua Orang alami Lukano Ayla di Kertosono
Audit dan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2026 Bersama Dinas Perhubungan Kab. Nganjuk

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:06

Diduga Rem Blong Usai Salip Rombongan Gerak Jalan, Truk Tangki Hantam Pick Up dan Motor di Berbek Nganjuk

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:42

Pawai Budaya SD/MI Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Dorong Pelestarian Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:05

Angkat Budaya Sumatera Barat, SDN 1 Ploso Tampilkan Semangat Cinta Nusantara di Pawai Budaya Nganjuk

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:49

DPC APJI Nganjuk Berperan Aktif Dukung Progran PDP APJI Dalam Peningkatan Kapasitas SDM Ekraf Subsektor Kuliner Yang Di Gelar Disbudpar Jatim

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:11

DPC APJI Nganjuk Siap Sukseskan Pelatihan Boga Kolaborasi DPD APJI Jatim dan Dinas kebudayaan dan pariwisata  

Berita Terbaru