Warga Desa Pacekulon Nganjuk Protes Tower BTS yang Sudah Berdiri 20 Tahun

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Puluhan warga Desa Pacekulon, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, kembali menggelar aksi protes terhadap keberadaan menara Base Transceiver Station (BTS) milik salah satu operator seluler yang berdiri di lingkungan mereka sejak tahun 2004.

Aksi ini merupakan yang kelima kalinya dilakukan oleh warga, mayoritas dari mereka merupakan ibu-ibu rumah tangga. Mereka membawa poster dan menyuarakan tuntutan agar tower setinggi sekitar 90 meter itu segera dibongkar karena dianggap membahayakan keselamatan warga sekitar.

Purnomo, salah satu tokoh masyarakat Desa Pacekulon, menyampaikan bahwa kekhawatiran warga semakin meningkat karena selama 20 tahun berdiri, masyarakat tidak pernah mendapatkan informasi mengenai kondisi fisik dan keamanan struktur menara tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa fisik pondasi tower mulai menunjukkan keretakan, dan setiap kali terjadi angin kencang, tower tersebut menimbulkan suara gemuruh yang menakutkan warga.

Purnomo menambahkan, hingga saat ini belum ada respons dari pihak pengusaha menara. Oleh karena itu, ia berencana untuk menyampaikan aspirasi warga langsung kepada Bupati Nganjuk.

Sementara itu, Nanang Pujo Sukmono, perangkat Desa Pacekulon, mengatakan bahwa pihak pemerintah desa akan mengawal keinginan masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemilik usaha tower dan merencanakan akan menggelar mediasi dalam minggu ini.

“Kami sudah menyampaikan keluhan warga kepada pemilik tower, dan minggu ini rencananya akan diadakan mediasi untuk mencari solusi terbaik,” kata Nanang.

Warga berharap agar keberadaan menara BTS tersebut dievaluasi ulang dan segera ditangani secara serius, demi keselamatan dan ketenangan warga sekitar.

Berita Terkait

Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat
Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”
Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Nganjuk Rusak Parah Meski Baru Dua Bulan
Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan
Disaksikan Wamendikdasmen, Bupati Nganjuk Serahkan Satu Unit Ambulans ke Lazismu
Belasan Rumah di Nganjuk Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras
Patung Marsinah Yang Lama Digeletakkan Sembarangan, Tuai Kritik Serikat Buruh

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 14:46

Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat

Jumat, 10 April 2026 - 11:38

Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”

Jumat, 10 April 2026 - 09:42

Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan

Kamis, 9 April 2026 - 16:31

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Nganjuk Rusak Parah Meski Baru Dua Bulan

Selasa, 7 April 2026 - 13:57

Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan

Berita Terbaru