Dinas Pertanian Gelar Rapat Evaluasi Distribusi Pupuk di Kabupaten Nganjuk

Jumat, 29 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

KabarNganjuk.com – Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk menggelar rapat sosialisasi, evaluasi, dan koordinasi terkait capaian serapan pupuk untuk tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (28-29 November 2024), dengan melibatkan seluruh kios distributor dan PPL se Kabupaten Nganjuk.

Petani se Kabupaten Nganjuk

Rapat ini dihadiri oleh Tim KP3 dari Kejaksaan dan Polres Nganjuk, PI (Pupuk Indonesia), serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Dalam pertemuan tersebut, berbagai permasalahan terkait distribusi pupuk di Kabupaten Nganjuk dibahas untuk mencari solusi bersama.

Ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Nganjuk dipastikan mencukupi untuk kebutuhan masa tanam berikutnya. Hal ini Faisol, perwakilan dari Pupuk Indonesia.

Faisol, mengatakan, “Untuk ketersediaan stok pupuk bersubsidi di Gudang Lini III, total ada 3.594 ton untuk seluruh Kabupaten Nganjuk. Jumlah ini belum termasuk gudang Lini IV, tetapi saya yakin ketersediaan sebesar itu cukup untuk alokasi masa tanam berikutnya,” jelasnya.

Terkait penyaluran, hingga Oktober 2024, sebanyak 76 persen dari alokasi pupuk bersubsidi telah tersalurkan. Dari total alokasi sebesar 62.340 ton, sebanyak 47.364 ton telah diterima oleh petani di Kabupaten Nganjuk.

“Penyaluran hingga November telah bertambah sebesar 7.700 ton, sehingga secara keseluruhan penyaluran mencapai 88 persen,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Istna Shofiani.

Istna Shofiani mengatakan, “Harapannya, permasalahan yang muncul dapat segera diselesaikan dan menjadi catatan untuk ditindaklanjuti, baik oleh petani maupun Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Dengan begitu, distribusi pupuk bersubsidi ke depannya bisa berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

Meski ada kendala, Kepala Dinas Pertanian menegaskan bahwa permasalahan yang ditemukan masih tergolong minor dan belum ada masalah serius. “Kami menghadirkan kelompok tani, PPP, dan PPL untuk membahas permasalahan yang ada. Penanganan akan dilakukan secara preventif dan adaptif, terutama terkait serapan pupuk,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa serapan pupuk di Kabupaten Nganjuk sebagian besar telah sesuai target, meskipun masih ada beberapa yang perlu ditingkatkan, terutama pada pupuk organik.

Dinas Pertanian berharap langkah-langkah yang diambil dari hasil rapat ini dapat meningkatkan penyaluran pupuk kepada petani, sehingga tidak ada kendala distribusi yang menghambat produktivitas pertanian di Kabupaten Nganjuk.

Berita Terkait

Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk: Resmikan Pimpinan Komisi I Sekaligus LKPJ 2025
Ratusan Miras Bersama 7 Orang Wanita Diamankan Petugas Satpol PP Pada Operasi Gabungan
Istirahat Gratis, WiFi Gratis, Bahkan Kursi Pijat Disediakan Polisi Jika Anda Mudik Lewat Nganjuk
Gelar Gerakan Pangan Murah, Bentuk Komitmen Polri Menjaga Stabilitas Harga Sembako
Silaturahmi Dan Buka Bersama Jurnalis Se Kabupaten Nganjuk bersama Bupati Marhaen Djumadi
Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk, Bahas Perubahan Susunan Keanggotaan AKD
Musrenbang RKPD 2027 Di Kabupaten Nganjuk, Tampung 3687 Usulan Dari Berbagai Bidang
Sambut Lebaran, Pemprov Jatim Gelontorkan 250 Drum Aspal untuk Perbaikan Jalan di Nganjuk

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:48

Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk: Resmikan Pimpinan Komisi I Sekaligus LKPJ 2025

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:20

Ratusan Miras Bersama 7 Orang Wanita Diamankan Petugas Satpol PP Pada Operasi Gabungan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:04

Istirahat Gratis, WiFi Gratis, Bahkan Kursi Pijat Disediakan Polisi Jika Anda Mudik Lewat Nganjuk

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:39

Gelar Gerakan Pangan Murah, Bentuk Komitmen Polri Menjaga Stabilitas Harga Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:49

Silaturahmi Dan Buka Bersama Jurnalis Se Kabupaten Nganjuk bersama Bupati Marhaen Djumadi

Berita Terbaru