Jembatan Kedungdowo Ambruk, Akses Warga Terputus Total

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Jembatan di Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, tiba-tiba putus pada Minggu sore. Jembatan yang menjadi akses utama warga Desa Kedungdowo, Gempol, dan Mungkung menuju pusat Kota Nganjuk itu ambruk pada sisi utara sepanjang 30 meter.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Widas tersebut dibangun pada tahun 2009 dengan lebar 3,5 meter dan panjang 60 meter. Berdasarkan hasil pengecekan pada tahun 2024, dari delapan tiang penyangga, enam di antaranya diketahui sudah dalam kondisi rusak. Kerusakan ini diduga menjadi penyebab utama jembatan akhirnya putus.

Selain itu, intensitas hujan tinggi dalam beberapa minggu terakhir turut memperparah kondisi jembatan. Luapan Sungai Widas menghantam tiang penyangga dan menggerus tanah pondasi di bagian bawah, sehingga struktur jembatan semakin melemah.

Mengetahui kondisi jembatan yang semakin membahayakan, Pemerintah Desa Kedungdowo sebenarnya telah memasang tanda larangan melintas dan melaporkan kerusakan tersebut ke Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Namun hingga jembatan benar-benar putus, belum ada upaya perbaikan.

Diketahui, jembatan ini sebelumnya juga pernah putus pada sisi selatan pada tahun 2013. Saat itu pemerintah langsung melakukan perbaikan.

Akibat jembatan kembali putus, sekitar 1.400 kepala keluarga atau 5.200 jiwa, termasuk anak-anak sekolah, terdampak dan harus memutar sejauh 5 kilometer untuk menuju pusat kota. Kondisi ini sangat memberatkan aktivitas harian warga.

Kepala Desa Kedungdowo, Suprapto, menyampaikan bahwa warga sangat berharap pemerintah daerah segera membangun kembali jembatan tersebut, mengingat jembatan itu merupakan akses terdekat dan paling vital menuju Kota Nganjuk. (red)

Berita Terkait

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk
Sidak Wisata Watu Lawang, Komisi III DPRD Nganjuk Soroti Kelengkapan Izin Lingkungan
Gantikan Pohon yang Berkurang di Obyek Wisata Watu Lawang, Pengelola Tanam Kembali Pohon
Korban Dugaan Penipuan di Nganjuk Capai 68 Orang, Kerugian Ditaksir Rp11,7 Miliar
Janjikan Keuntungan dari Sertifikat, Pria di Sawahan Nganjuk Diduga Rugikan Warga Rp1 Miliar
Perkuat Tata Kelola Dekranas dan PKK, Nganjuk Hadiri Rakor Regional di Jakarta
Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik
Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:05

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk

Kamis, 24 September 2026 - 10:21

Sidak Wisata Watu Lawang, Komisi III DPRD Nganjuk Soroti Kelengkapan Izin Lingkungan

Kamis, 24 September 2026 - 09:36

Gantikan Pohon yang Berkurang di Obyek Wisata Watu Lawang, Pengelola Tanam Kembali Pohon

Kamis, 24 September 2026 - 09:18

Korban Dugaan Penipuan di Nganjuk Capai 68 Orang, Kerugian Ditaksir Rp11,7 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 09:10

Janjikan Keuntungan dari Sertifikat, Pria di Sawahan Nganjuk Diduga Rugikan Warga Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Berita

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:05