Top Soil Proyek Dibagikan Gratis, Pelaksana Pastikan Tak Ada Unsur Komersial

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Terkait adanya dugaan pengambilan lapisan tanah ( top soil) secara liar dilahan milik PT Javfa Compeed yang berada di Desa Begendeng Kecamatan Jatikalen, pelaksana proyek menegaskan bahwa tanah lapisan atas atau top soil dari kegiatan proyek yang dijalankannya tidak diperjualbelikan atau dikomersialkan dalam bentuk apa pun ( 30/10/2025).

Menurut pelaksana proyek, Mutrikan, seluruh top soil tersebut justru dibagikan secara gratis kepada warga sekitar yang membutuhkan. Ia menjelaskan, warga sendiri yang datang meminta tanah tersebut, dan pihaknya bersedia membantu hingga proses pemerataan menggunakan alat berat, tanpa dipungut biaya sedikit pun.

“Kita tidak ada yang namanya mengomersialkan top soil. Semua kita kasihkan ke warga yang butuh. Bahkan kita bantu dengan alat untuk pemerataan, dan semua biayanya dari kita. Warga sama sekali tidak membayar, tidak ada transaksi sepeser pun,” ujar Mutrikan.

“Kita ikhlas memberikan karena warga sekitar memang sangat membutuhkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mutrikan juga menjelaskan bahwa armada yang digunakan dalam proyek merupakan milik pribadi perusahaan. Armada tersebut disediakan melalui kerja sama dengan PT Mitrako, yang memiliki relasi kerja dengannya. Seluruh biaya operasional armada, kata Mutrikan, ditanggung sepenuhnya oleh pihak PT Mitrako.

Terkait penggunaan bahan bakar, Mutrikan memastikan pihaknya menggunakan BBM non-subsidi secara resmi, disertai faktur dan dokumen PPB sebagai bukti administrasi yang sah.

Menanggapi isu adanya pihak tertentu yang disebut membekingi proyek tersebut, Mutrikan membantah tegas.

“Kita sama sekali tidak ada bekingan, apalagi dari preman. Semua kegiatan kita lakukan secara terbuka dan resmi,” tegasnya.

Mutrikan juga menyampaikan bahwa sebelum kegiatan proyek dimulai, pihaknya telah melakukan sosialisasi dengan warga dan pemangku wilayah di tiga desa, yakni Desa Dawuhan, Begendeng, dan Lumpang Kuwik.

“Kita sudah sosialisasi dengan warga dan pihak desa di tiga wilayah itu, supaya kegiatan bisa berjalan baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.

Dengan penjelasan tersebut, Mutrikan berharap masyarakat dapat memahami bahwa kegiatan proyek yang dilaksanakan dilakukan secara transparan, tanpa unsur komersial atau penyalahgunaan.

Apa yang disampaikan pelaksana proyek, dibenarkan warga yang mengaku tak hanya diberi tanah urug secara gratis, bahkan ia mengaku untuk pemerataan tanah tersebut, ia juga di bantu alat berat, ” ya kami sangat senang sudah diberi tanah gratis, apalagi untuk pemerataan tanah kami, kami juga dibantu alat berat secara gratis, tidak dipungut biaya se persenpun. Mungkin tak hanya saya, saya yakin semua warga juga senang ” ujar Supriyanto.

Pardi, salah satu sopir armada juga menyampaikan hal yang sama, bahwa tidak ada jual beli tanah, semua diberikan secara gratis, ” semua gratis, saya tinggal mengantar ke warga yang pesan, setelah saya kirim ya saya langsung balik lagi, karena saya sudah dapat bayaran dari pihak perusahan ” jelasnya.

( gik)

Berita Terkait

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan
Police Goes To School Dibalik, Murid SDI Salsabila Sambangi Satlantas Nganjuk Belajar Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:25

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:20

Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:09

Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron

Berita Terbaru