Inspektorat Nganjuk Selidiki Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK Yang Libatkan THL

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Inspektorat Kabupaten Nganjuk tengah menyelidiki dugaan kasus penipuan berkedok rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk. Dugaan penipuan ini menyeret nama seorang Tenaga Harian Lepas (THL) di Kecamatan Sukomoro berinisial MM alias Mario.

Pengusutan kasus ini bermula dari kesaksian salah satu korban, Raska ( nama samaran), yang mengaku telah menyetorkan uang sebesar Rp 75 juta kepada Mario dengan janji akan diloloskan dalam seleksi PPPK. Uang tersebut, menurut Raska, disebut sebagai “biaya pengurusan” agar namanya bisa masuk dalam daftar kelulusan.

“Setelah ikut seleksi dan tidak lolos, saya minta uang saya dikembalikan. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ujar Raska saat dikonfirmasi media ini pada Selasa (15/4/2025).

Dalam penuturannya, Raska menyebut Mario mengaku memiliki koneksi dengan seseorang dari Kabupaten Magetan berinisial KW, yang disebut bisa membantu meloloskan peserta seleksi PPPK.

Namun saat dikonfirmasi, Mario membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa uang Rp 75 juta yang dimaksud merupakan utang piutang pribadi, bukan terkait proses rekrutmen PPPK. “Saya tegaskan, itu urusan pribadi, bukan soal PPPK,” ujar Mario pada Rabu (16/4/2025).

Menanggapi laporan tersebut, Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk, Mokhamad Yasin, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pendalaman terhadap dugaan penipuan tersebut. Ia belum bersedia mengungkapkan detail proses pemeriksaan.

“Masih dalam proses, nggih. Proses mas, ngoten nggih,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp pada Jumat (25/4/2025).

Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat maraknya praktik-praktik percaloan yang memanfaatkan proses seleksi PPPK untuk keuntungan pribadi. Warga diimbau untuk lebih waspada dan tidak mudah tergiur dengan janji-janji kelulusan yang ditawarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang terkait sanksi ataupun perkembangan pemeriksaan terhadap para pihak yang terlibat.

( red)

Berita Terkait

Turnamen Bulutangkis Piala Ketua DPRD Nganjuk Meriahkan Hari Jadi ke-1089
Dihadang Empat Pelaku Bersenjata Tajam, Korban Pilih Melawan
Untuk Eksistensi, PT Tunas Wijaya Mandiri Resmi Lakukan Perubahan Akta
IPSI Nganjuk Gelar Seleksi Kejurprov, Jaring Atlet Terbaik untuk Wakili Daerah
Hadiri Musancab di Nganjuk, Deni Wicaksono Tegaskan Keterwakilan Gen Z Dalam Struktur PAC
Sukses Gelar Musancab, Marhaen Djumadi Dorong Kembalikan Kursi Yang Hilang
Polres Nganjuk Hadiri Tasyakuran, Komitmen Dukung Pemugaran Makam dan Museum Marsinah
Tanam Pohon Mangga dan Alpukat, YKB Nganjuk Libatkan Anak TK dalam Aksi Peduli Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 12:52

Turnamen Bulutangkis Piala Ketua DPRD Nganjuk Meriahkan Hari Jadi ke-1089

Senin, 27 April 2026 - 11:42

Dihadang Empat Pelaku Bersenjata Tajam, Korban Pilih Melawan

Minggu, 26 April 2026 - 17:13

Untuk Eksistensi, PT Tunas Wijaya Mandiri Resmi Lakukan Perubahan Akta

Minggu, 26 April 2026 - 14:55

IPSI Nganjuk Gelar Seleksi Kejurprov, Jaring Atlet Terbaik untuk Wakili Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 10:52

Hadiri Musancab di Nganjuk, Deni Wicaksono Tegaskan Keterwakilan Gen Z Dalam Struktur PAC

Berita Terbaru