Desa Mlorah Terendam Banjir 50 cm, Warga Desak Saluran Pembuangan Pabrik Dibenahi

Sabtu, 9 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Enam puluh rumah di dua gang di Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian mencapai 50 cm. Banjir ini terjadi akibat hujan deras selama satu jam dan diperparah oleh tertutupnya saluran pembuangan air karena adanya rencana pembangunan pabrik kaos kaki di desa tersebut.

Menurut warga setempat, ini adalah banjir pertama yang terjadi pasca pemadatan tanah untuk pembangunan pabrik. Sebelum adanya kegiatan pembangunan, banjir seperti ini tidak pernah terjadi di daerah tersebut. Beberapa rumah bahkan mengalami genangan air yang masuk ke dalam rumah, sehingga warga harus menguras air dari dalam rumah mereka.

Pardi, Ketua RW setempat, menjelaskan penyebab utama banjir di wilayahnya. “Pertama, ukuran gorong-gorong yang ada saat ini terlalu kecil, sehingga aliran air tertahan dan mengendap. Kedua, air dari desa sebelah utara mengalir ke selatan dan berkumpul di satu titik setelah sungai irigasi di lokasi tersebut dibeli pihak pabrik. Tanpa ada jalur pembuangan langsung ke jalan raya, air akhirnya meluap ke perkampungan,” kata Pardi.

Warga berharap agar segera dibangun saluran pembuangan menuju jalan raya. Selain itu, pihak pabrik juga diminta untuk membangun saluran pembuangan dengan lebar sesuai ketentuan pemerintah, yaitu 2 meter. Saat ini, gorong-gorong yang telah dibangun hanya memiliki lebar sekitar 60 cm, yang dirasa tidak memadai untuk mencegah banjir.

Berita Terkait

Petani Lokal Gigit Jari, Kebutuhan Sayur Selada MBG Di Blitar Didatangkan Dari Propinsi Lain
Hadirkan Dua Dokter Spesialis Baru, RSUD Kertosono Siap Layani Masyarakat
Sepeda Motor Karyawan Konter Dicuri Orang Tak Dikenal Saat Parkir Di Gang
FK P4S Jatim Gelar Pertemuan Triwulan ke-27 di Nganjuk, Perkuat Ketahanan Pangan
Gerak Cepat Pemkab Nganjuk Sebagai Respon Dampak Dari Konflik Global ke Indonesia
Terapkan WFH, Kadisdik Nganjuk Berangkat Dinas dengan Sepeda Ontel
Radio Legendaris Wijang Songko Kediri Resmi Pamit, Tutup Siaran Mulai 1 April 2026
Per Awal April, Istana Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 09:31

Petani Lokal Gigit Jari, Kebutuhan Sayur Selada MBG Di Blitar Didatangkan Dari Propinsi Lain

Jumat, 3 April 2026 - 13:00

Hadirkan Dua Dokter Spesialis Baru, RSUD Kertosono Siap Layani Masyarakat

Jumat, 3 April 2026 - 10:24

Sepeda Motor Karyawan Konter Dicuri Orang Tak Dikenal Saat Parkir Di Gang

Kamis, 2 April 2026 - 13:21

FK P4S Jatim Gelar Pertemuan Triwulan ke-27 di Nganjuk, Perkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 1 April 2026 - 21:42

Gerak Cepat Pemkab Nganjuk Sebagai Respon Dampak Dari Konflik Global ke Indonesia

Berita Terbaru