PT. Aksha Telat Membayarkan CSR, Warga Karangsono Hentikan Armada

Senin, 3 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota SLJ (Salam Lima Jari)

Anggota SLJ (Salam Lima Jari)

KabarNganjuk.com – Warga Karangsono memuncak keresahannya akibat tuntutan mereka tidak satupun dikabulkan oleh tambang galian C yang dikelola oleh PT Aksha Energi Indonesia.

Aktivitas armada truk yang mengangkut material dari Galian C Karangsono diberhentikan oleh warga pada Senin (3/6/24) karena keterlambatan PT Aksha dalam melakukan pembayaran CSR sebesar Rp 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah), yang seharusnya dibayarkan pada rentang tanggal 15-20 Mei 2024.

Warga juga mempertanyakan kejelasan terkait kapan terealisasinya pengecoran jalan yang tertuang pada perjanjian tertulis. Dalam perjanjian tersebut disebutkan, “Perbaikan jalan akan dilaksanakan bertahap dengan sistem tanggung jawab tiga tambang terakhir yang harus selesai di akhir Tahun 2024,” namun hingga hampir setengah tahun berlalu, belum ada satupun tahapan untuk melakukan perbaikan jalan.

Di pendopo Desa Karangsono, masyarakat dan pihak tambang Galian C duduk bersama. Namun, upaya masyarakat Karangsono untuk menuntut haknya tidak terpenuhi karena tidak hadirnya Kepala Desa Karangsono. Selain itu, pihak tambang yang diwakili oleh Novi, tidak memberikan kejelasan kapan CSR tersebut akan dibayarkan, sehingga pertemuan tidak mencapai titik temu.

Suasana sempat memanas, meskipun akhirnya pertemuan ditunda hingga besok Selasa (4/6/24). Rapat bersama tersebut akan dihadiri oleh tiga pemilik tambang yang ada di Desa Karangsono, Kepala Desa, BPD, RT/RW, beserta masyarakat yang terdampak.

Novi, perwakilan tambang, mengatakan, “Memang kita memberikan CSR pada Desa Karangsono sebesar Rp 50.000.000. Kemarin dalam perjanjian memang tanggal 15-20 Mei 2024, mohon maaf itu kesalahan kami, makanya bagi saya mereka menuntut haknya juga sah,” ujarnya.

Berita Terkait

Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat
Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”
Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Nganjuk Rusak Parah Meski Baru Dua Bulan
Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan
Disaksikan Wamendikdasmen, Bupati Nganjuk Serahkan Satu Unit Ambulans ke Lazismu
Belasan Rumah di Nganjuk Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras
Patung Marsinah Yang Lama Digeletakkan Sembarangan, Tuai Kritik Serikat Buruh

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 14:46

Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat

Jumat, 10 April 2026 - 11:38

Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”

Jumat, 10 April 2026 - 09:42

Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan

Kamis, 9 April 2026 - 16:31

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Nganjuk Rusak Parah Meski Baru Dua Bulan

Selasa, 7 April 2026 - 13:57

Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan

Berita Terbaru