Bypass Nganjuk Tanpa Penerangan Jalan, Potensi Laka Tunggal dan Kriminalitas

Selasa, 28 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

KabarNganjuk.com – Gelap gulita, lampu penerangan jalan Bypass Nganjuk dari Desa Pehserut menuju Terminal Bus Anjuk Ladang Nganjuk yang tidak menyala saat malam hari kerap dikeluhkan pengguna jalan. Sebab kondisi itu dirasa menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan dan tindakan kriminal.

Seperti yang diungkapkan Djumini (55), warga Desa Mungkung, Kecamatan Rejoso yang setiap harinya bekerja di Nganjuk kota harus melewati jalan padat lalu lintas dengan kecepatan kendaraan cukup tinggi itu.

Saat malam hari, kondisinya cukup gelap lantaran lampu penerangan jalan di jalan Bypass tidak menyala.

Kondisi penerangan kurang seperti itu menurutnya dapat menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Seperti yang pernah dia alami bulan lalu, saat dirinya pulang kerja pada malam hari mengalami laka tunggal di jalan Bypass yang membuatnya harus dirawat.

Tidak hanya Djumini, Bagus Setyo Nugroho salah satu warga Jl. Gatot Subroto, yang sering melewati jalur bypass saat bepergian keluar kota melalui tol, juga membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, penerangan jalan hanya berada di pintu masuk Desa Pehserut sampai jalan nikung ke barat, setelah itu sudah tidak ada penerangan sama sekali hingga perempatan pom bensin Werungotok.

Pada perempatan pom bensin, hanya terdapat empat sampai lima lampu yang menyala. Arah ke barat lagi sudah sangat gelap gulita sampai pada pintu interchange tol begadung.

Setelah pintu interchange tol Begadung ke barat sampai terminal bus anjuk ladang nganjuk kondisinya gelap gulita, hanya pada spot perempatan trafic light begadung terdapat penerangan lampu.

Kendaraan Truck yang parkir di badan jalan.

Ditambah lagi, banyak kendaraan besar seperti truck yang parkir di kiri kanan jalan dan juga memakan badan jalan, tentunya bisa memicu terjadinya kecelakaakan.

Selain itu, menurut Bagus Setyo Nugroho, “meskipun ini aset provinsi atau jalan provinsi, namun Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Perhubungan setempat, setidaknya ikut berkontribusi karena jalan tersebut berada di Kabupaten Nganjuk, dan warga Kabupaten Nganjuk menjadi pengguna manfaat” tandasnya

(tim)

Berita Terkait

Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat
Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”
Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Nganjuk Rusak Parah Meski Baru Dua Bulan
Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan
Disaksikan Wamendikdasmen, Bupati Nganjuk Serahkan Satu Unit Ambulans ke Lazismu
Belasan Rumah di Nganjuk Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras
Patung Marsinah Yang Lama Digeletakkan Sembarangan, Tuai Kritik Serikat Buruh

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 14:46

Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat

Jumat, 10 April 2026 - 11:38

Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”

Jumat, 10 April 2026 - 09:42

Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan

Kamis, 9 April 2026 - 16:31

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Nganjuk Rusak Parah Meski Baru Dua Bulan

Selasa, 7 April 2026 - 13:57

Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan

Berita Terbaru