Tandatangani MoU Kerjasama Kerohanian, Kepala Kemenag: Jamin Kualitas Para Rohaniawan

Kamis, 8 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com- Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyah Nganjuk tandatangani MoU kerjasama kerohanian dengan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Nganjuk di Ruang Kerja Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Nganjuk, Selasa (6/9/2022).

Agus Pribadi, Direktur RSI Aisiyah mengatakan bahwa selain tenaga medis pihaknya juga sangat membutuhkan tenaga rohaniawan. Menurutnya, faktor pemicu kesembuhan pasien tidak bisa hanya mengandalkan dari obat saja, tetapi siraman rohani sebagai motivasi.

“Untuk pasien muslim, RSI Aisiyah sudah memiliki tenaga rohaniawan. Namun kami memiliki keterbatasan pada pasien non muslim”, ujar Agus. Sehingga menurutnya keberadaan MoU ini sangat dibutuhkan mengingat Kementerian Agama dapat memfasilitasi ketersediaan tenaga rohaniawan untuk pasien non muslim.

Dengan adanya kemitraan pelayanan kepada pasien bersama Kementerian Agama ini dia berharap tingkat keberhasilan RSI Aisiyah Nganjuk dalam menyembuhkan penyakit bisa meningkat. Terlebih, ketenangan hati para pasien juga diharapkan tercipta melalui wejangan para rohaniawan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Afif Fauzi menyambut baik kerja sama tersebut.

“Dengan senang hati kami terima kerja sama ini. Semoga usaha kita bisa mendapat Ridha Allah SWT. Terima kasih juga atas kepercayaan RSI Aisiyah kepada Kemenag Nganjuk. Kami harap kerja sama ini tidak hanya sebatas formalitas atau dalam waktu yang sebentar saja, tetapi bisa terus terjalin dan ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya,”katanya.

Peran Kementerian Agama dalam kerja sama ini adalah sebagai fasilitator atau penghubung antara rohaniawan dengan RSI Aisiyah. Di samping itu, Kemenag sebagai instansi resmi pemerintah bisa menjamin kualitas para rohaniawan yang nantinya ditugaskan. Dengan ini bisa dihindari adanya petugas rohaniawan yang berasal dari aliran yang bertentangan dengan ideologi bangsa.

Sumber: Kemenag Nganjuk

Berita Terkait

Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas
Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk
Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi
HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nganjuk Gelar Donor Darah dengan Target 50 Kantong
Polres Nganjuk Sita 1.589 Pil Dobel L, Dua Pria Diamankan
Pinjaman Rp690 Juta Atas Nama Suami yang Telah Meninggal, Warga Nganjuk Pertanyakan Kredit BRI
Diduga Berawal dari Bakar Sampah, Kebakaran Hanguskan Garasi di Tanjunganom

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:17

Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:57

Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10

Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:26

Polres Nganjuk Sita 1.589 Pil Dobel L, Dua Pria Diamankan

Berita Terbaru