KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si. bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk memanfaatkan momentum Ramadhan 1444/2023 dengan menggelar doa bersama yang dilaksanakan di rumah dinas Kapolres Nganjuk. Acara tersebut dihadiri oleh puluhan anak yatim piatu yang didatangkan dari beberapa panti asuhan di sekitar kota Nganjuk, (30/3/2023).
Dalam acara doa bersama tersebut, AKBP Muhammad juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu berupa sejumlah uang dan bingkisan sembako sebagai bagian dari “rundown” acara.
“Pemberian santunan kepada anak yatim ini merupakan bentuk ikhtiar kami dalam rangka menjaga Kabupaten Nganjuk agar tetap kondusif, juga wujud kepedulian kepada sesama” kata AKBP Muhammad.
Ia berharap bantuan doa dari mereka dapat memberikan kelancaran dan kemudahan terhadap kegiatan Polres Nganjuk dalam menciptakan dan memelihara keamanan, ketertiban serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Nganjuk.
“Semoga bantuan santunan ini menjadi berkah untuk kita semua dan doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah SWT,” pungkas AKBP Muhammad. (acha)
Tanjunganom, KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Samapta Polres Nganjuk AKP M. Nur Huda menggelar patroli skala besar yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Tanjunganom dengan metode
Stop, Riksa, Edukasi dan Geledah (SREG) dengan sasaran pengguna jalan dan spot – spot dimana banyak pemuda berkumpul atau nongkrong. Patroli tersebut melibatkan puluhan anggota gabungan dari Polres dan Polsek, Rabu (29/3/2023) dini hari.
Pemeriksaan serta penggeledahan dalam patroli ini difokuskan untuk menemukan dan mengamankan barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, senjata api, bahan peledak, miras dan narkoba.
“Tidak hanya melakukan patroli saja, kami juga melakukan pemeriksaan kendaraan yang lewat dan memberikan edukasi kepada warga yang kebetulan kami jumpai supaya menjaga keamanan dan ketertiban,” kata. AKP M. Nur Huda.
Ia menambahkan, patroli berskala besar ini juga bertujuan untuk mengeliminasi kejahatan jalanan dan mencegah gesekan antar perguruan silat dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya.
“Tindakan tegas akan kami ambil jika masih ada yang berani coba-coba mengusik ketenangan dan kekhusyukan masyarakat Nganjuk yang saat ini sedang menjalankan ibadah Puasa Ramadhan, sebagaimana sesuai dengan perintah Bapak Kapolres,” kata AKP M. Nur Huda.
Jika masyarakat membutuhkan bantuan, dipersilahkan melapor atau menginformasikan tentang kejadian tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya serta keluhan terkait pelayana, bisa menghubungi call center 110 atau pada layanan “Wayahe Lapor Kapolres” (WLK) di nomor telepon 081331342003. (acha)
Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Reses I tahun 2023 anggota DPR provinsi Jawa timur masa bakti 2019 – 2024 dari Fraksi PDI Perjuangan Ida Bagus Nugroho, diselenggarakan didesa kenep kecamatan loceret kabupaten Nganjuk.
Reses ini merupakan titik keenam atau titip terakhir pada reses pertama. Acara reses ini selain dihadiri tokoh masyarakat dan kader – kader desa kenep kecamatan loceret.
Juga dihadiri struktural partai, DPC, PAC dan Ranting, Serta kader partai yang akan mencalonkan diri sebagai legislatif, yakni kepala desa kacangan Julianto, kepala desa Tanjungrejo Patoni dan kader perempuan dari kecamatan wilangan.
Pada kesempatan itu warga kenep yang hadir keluhkan kelangkaan dan mahalnya pupuk untuk petani,
menanggapi hal tersebut Ida Bagus Nugroho menyampaikan bahwa, persoalan pupuk adalah persoalan klasik, tidak hanya di Nganjuk, tapi menyeluruh dan dirinya akan mencoba mencari tau regulasi pupuk d kabupaten Nganjuk dan akan dibicarakan dengan pemerintah propinsi Jawa timur melalui sidang paripurna DPRD Jatim.
Sementara itu Joko kepala desa kenep menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ida Bagus Nugroho yang telah mendorong percepatan pembangunan desa kenep melalui dana aspirasinya, dan hal itu sangat bermanfaat bagi masyarakat desa kenep.
KabarNganjuk.com- Memasuki bulan Ramadan, Polres Nganjuk menggelar kegiatan pembagian bantuan sosial yang ditujukan kepada warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Nganjuk, Selasa (28/3/2023).
Pembagian sembako tersebut dilaksanakan di Terminal Bus Nganjuk, Alun-alun Nganjuk dan di depan Stadion Anjuk Ladang kabupaten Nganjuk dan dipimpin langsung oleh Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si.
“Kita semua tahu saat ini harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan tentunya hal ini akan menjadi beban bagi sebagian saudara kita, untuk itu sudah sewajarnya jika kita membantu meringankannya,” ucap AKBP Muhammad.
Ia menambahkan selain itu dengan pembagian sembako ini pihaknya juga berharap agar tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri akan semakin terbangun dengan seringnya hadir ditengah masyarakat dan dapat memberikan manfaat untuk kesejahteraan dan keamanan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian dari Polres Nganjuk mendistribusikan 100 paket bantuan sosial berisi beras, gula, minyak goreng, dan mi instan, dengan menyasar sopir, pengemudi ojek, tukang becak motor, serta petugas kebersihan jalan.
“Tidak banyak yang kami berikan, tetapi semoga ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita. Kami juga berharap semoga kegiatan ini bisa memicu pihak-pihak lain yang kondisnya mungkin lebih beruntung untuk turut memperlihatkan solidaritas serupa,” kata AKBP Muhammad. (hms/red)
Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten nganjuk, kembali melaksanakan program jemput bola perekaman ktp elektronik ke pelajar SMA. Kali ini menyasar ratusan siswa-siswi di Sma Negeri 1 Sukomoro, desa Sumengko Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk pada selasa 28 maret 2023 pagi.
Turut hadir dalam acara tersebut kepala Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk Gatut Sugiarto beserta jajaranya, wakil kepala sekolah Sma Negeri 1 Sukomoro Nanang Budi, serta siswa-siswi Sma Negeri 1 Sukomoro.
Perekaman ktp elektronik ini, menyasar siswa-siswi yang telah berumur 17 tahun selain sebagai bagian pelayanan administrasi kependudukan, program ini juga menunjang untuk kontentasi pemilihan umum serentak 2024 mendatang sebagai pemilih pemula.
Kepala dispendukcapil kabupaten nganjuk Gatut Sugiarto, mengatakan Saat ini kita berlakukan kepada seluruh siswa-siswa kabupaten nganjuk. Dilakukan secara bertahap, target pemerintah ktp el yang sudah melakukan perekaman ktp 25%nya harus memiliki EKD.
“Saat ini kami dengan melakukan kegiatan keliling disamping kecamatan-kecamatan melakukan upaya untuk e-ktp digital ini, kita sudah ada 1500 an, sehingga kami berharap masyarakat bisa datang ke kantor kecamatan atau dukcapil kabupaten nganjuk. Semuanya ini gratis tidak dipungut biaya seperserpun.”
“Syaratnya cukup mudah yaitu memiliki hp android, yang kedua memiliki ktp elektronik sehingga nantinya bersangkutan membuka playstore menyebutkan idetitas kependudukan digital dengan mengisi email, mengisi nik, termasuk juga yang lain. Dari situ yang bersangkutan akan dimintai foto selfie dikirim, lalu dari jawaban pusat akan dihubungkan SIAK (Sistim Administrasi Kependudukan). Tutur Gatut.”
Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sukomoro Nanang Budi Menambahkan, Kami sangat antusias dengan kegiatan ini karena yang belum memliki ktp ataupun yang sudah memiliki ktp, nanti kedepannya akan memiliki ktp digital yang bisa bermanfaat dan semua data bisa terkoneksi melalui ktp digital.
Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Konon bermula sebuah proposal 7000 petani dari kecamatan Rejoso, Gondang, dan sebagian Lengkong yang pada tahun 2012 disampaikan kepada Presiden SBY, kelompok petani bermimpi agar persawahaannya teraliri air di musim kemarau untuk memperbaiki perikehidupannya.
Proposal ini tak
lepas dari besutan seorang tokoh lokal yakni Kuswodiyono. Di era bupati Nganjuk Drs. H. Taufiqqurrahman inilah, wakil kelompok petani, Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk, DPRD Kabupaten Nganjuk berduyun-duyun ke Jakarta dengan membawa sejuta harapan dan impian.
Bendungan Semantok (BS) akhirnya terwujud dan menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Timur khususnya Nganjuk.
BS merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Perpres Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. BS merupakan tipe bendungan urugan zonal dengan inti kedap air tegak atau biasa yang disebut bendungan inti tegak (central-core fill type dam).
“Menurut laman resmi Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), BS awalnya dipatok memiliki investasi total Rp 805 miliar rupiah yang bersumber dari APBN tahun 2017, kemudian menjadi 1,7 triliun rupiah, lalu akhirnya tembus 2,5 triliun rupiah sebagaimana Presiden Jokowi sampaikan saat peresmiannya pada tanggal 20 Desember 2022 silam.”
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas sebagai pihak pelaksana pembangunan menegaskan bahwa pembengkakan anggaran terjadi karena adanya perubahan rekayasa struktur pondasi dan volume timbunan. Secara hitungan teknis, BS memiliki kapasitas tampung sebesar 32,67 juta m3 dan dapat mengairi lahan seluas 1.554 hektare serta menghasilkan listrik sebesar 1,01 megawatt.
Proyek ini bertujuan untuk menambah tampungan air dan penanggulangan banjir di wilayah Nganjuk dan sekitarnya, serta sebagai penyuplai air untuk kebutuhan masyarakat dan irigasi pertanian. Hal ini merupakan visi dan misi pemerintahan Jokowi dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan nasional. Diharapakan BS dapat meningkatkan hasil panen bagi petani di wilayah Nganjuk dan sekitarnya, terutama pada musim kemarau. Hal lain yang pasti akan dimiliki oleh masyarakat Nganjuk adalah menjadikan BS sebagai destinasi unggulan di Jawa Timur.
Dengan adanya manfaat irigasi dan destinasi wisata maka BS diharapkan akan mampu sebagai penggerak ekonomi lokal (regenerate indegeneous local economy).
Sayangnya, harapan kemampuan BS sebagai penyangga kebutuhan irigasi di musim kemarau ini belum dapat diwujudkan untuk sekarang ini. Oleh karenanya, LKHPI berharap pada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk untuk mencari terobosan secara teknis agar nilai manfaat irigasi BS pada musim kemarau bisa terwujud, sehingga para penandatangan proposal pembangunan BS bisa menikmati apa yang pernah diimpikan. Banyak usulan mengenai terobosan irigasi tersebut baik yang sifatnya jangka panjang (permanen) maupun yang jangka pendek. Yang jelas aspek keselamatan bendungan dan kelayakan teknis ekonomis menjadi pertimbangan utama dalam mencari solusi ketersediaan air bagi petani di musim kemarau. Adapun yang menjadi pembicaraan ramai di masyarakat adalah potensi dibangunnya solar-based water pump system untuk pemecahan masalah jangka pendek yang merupakan usulan Dinas PUPR Nganjuk. Namun yang menjadi persoalan, bahwa BS menjadi domain Pemerintah Pusat yang belum diserahkan pengelolaannya pada Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk. Mengingat BS merupakan proyek nasional, maka kewenangan pengelolaannya sementara ini ada pada Pemerintah Pusat, sebagaimana diatur dalam Pasal 10 UU no. 17 tahun 2017 tentang Sumber Daya Air, sebagaimana diubah sebagian dengan Perppu no. 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja, serta ditegaskan dalam Pasal 13 ayat (2) UU no. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
BS ini menyimpan sejumlah kenangan. Salah satu diantaranya adalah ketika masyarakat yang telah mendapatkan ganti untung dari Pemerintah Pusat belum mau juga meninggalkan daerah tumpah darahnya. Padahal di sisi lain bendungan segera akan diisi air (impounding). Dengan bekal surat dispensasi dari Pemerintah Pusat, maka masyarakat diserukan untuk segera menempati wilayah yang sudah disediakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk yang merupakan hasil tukar guling tanah milik Perhutani. Penempatan warga masyarakat di wilayah ini (di luar buffer zone) menjadi persoalan karena itu merupakan aset daerah. LKHPI menyarankan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk nantinya memberikan ijin berupa pemberian SHGB/SHGU maupun Hak Pemakaian Atas Tanah (HPAT) untuk mengatasi persoalan terkait. Satu hal yang perlu dicatat, pada awalnya penggantian lahan milik masyarakat yang terdampak proyek BS menggunakan sistem tukar guling, namun dengan berjalannya waktu Pemerintah Pusat menggunakan sistem pembayaran secara ganti untung (cash and carry).
Tidak semua daerah di Jawa Timur mendapatkan ‘durian runtuh’ berupa PSN bendungan. Berdasarkan Perpres no. 109 tahun 2020 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional, hanya 5 daerah yang mendapatkan yaitu bendungan Bendo (Ponorogo), Gongseng (Bojonegoro), Tukul (Pacitan), Tugu dan Bagong (Trenggalek), serta BS di Nganjuk. Bendungan BS adalah yang terbesar dan termahal investasi negara dibanding 4 daerah yang lain. Disamping itu tercatat sebagai bendungan terpanjang di Asia Tenggara.
Masyarakat Nganjuk selayaknya bangga dengan BS. Adapun adanya kekurangan fungsi dan manfaatnya bagi irigasi untuk masyarakat sekitar hal tersebut hanyalah faktor waktu. Pemerintah Pusat melalui BBWS Brantas dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk senantiasa memikirkan jalan keluar guna mensejahterakan masyarakat petani yang membutuhkan airnya. Mari kita tunggu ‘si molek’ Semantok tersenyum.
Sukomoro, KabarNganjuk.com – Ida Bagus Nugroho, Anggota DPRD Propinsi Jawa Timur, Fraksi PDI Perjuangan yang juga pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini melakukan serap aspirasi kepada masyarakat di Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. (Senin 27 Maret 2023).
Turut hadir pada kesempatan itu, Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan yang sekaligus anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, yakni, Puji Santoso, pengurus PAC dan Ranting sekecamatan Sukomoro sertaKepala Desa Bagor Wetan, Kepala Desa Kedungsoko serta tokoh masyarakat desa Bungur dan sekitarnya.
Bertempat di pendopo Balai Desa Bungur, ratusan warga tersebut memadati acara serap aspirasi yang digelar oleh Ida Bagus Nugroho, SH. Banyak hal yg mereka sampaikan dan mereka keluhkan, terutama mengenai jalan usaha tani dan jembatan penghubung yang ada di Desa Bungur.
Dalam arahannya, Ida Bagus Nugroho menyampaikan bahwa kebutuhan dan keluhan masyarakat ini akan dipilah, mana saja yang menjadi skala prioritas dan mana yang menjadi kebutuhan sekunder. Dapat ditinjau pula beberapa hal yang dikeluhkan tersebut nantinya ada yang bisa di cover menggunakan anggaran daerah, anggaran propinsi maupun anggaran pusat.
“PDI Perjuangan memiliki wakil di kantor pusat yakni, Ir Mindo Sianipar dari Komisi IV yang membidangi pertanian, juga Sadarestuwati dari Komisi V yang membidangi infrastuktur, sementara di DPRD Propinsi ada saya, Ida Bagus Nugroho dan di DPRD Kabupaten ada mas Puji Santoso”. Tandas Ida Bagus Nugroho.
Sementara itu, Krisyanto, Kepala Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ida Bagus Nugroho yang telah bersedia melakukan kegiatan reses di desanya. Krisyanto menilai bahwa pembangunan di Desa tidak cukup jika hanya bersumber dari dana desa saja, namun harus dibantu Pemerintah Propinsi melalui DPRD Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Bpk. Ida Bagus. Krisyanto juga berharap semua keluhan dan kebutuhan masyarakat Desa Bungur yang telah disampaikan bisa terealisasi secepatnya. (Siti Nur Kholifah)
Jombang, KabarNganjuk.Com – Polda Jatim melalui Subdit I Kamneg (Keamanan Negara) Ditreskrimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum) Polda Jatim, berhasil mengungkap para tersangka yang diduga memiliki, membuat, menguasai, menyimpan, menyembunyikan, mengangkut dan menjual bahan peledak berupa bahan jadi petasan seberat 231 Kg.
Hal tersebut seperti disampaikan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dr. Toni Harmanto,M.H saat memimpin conferensi pers, di Puslatpur Satbrimob Jatim Kec. Bareng Kab. Jombang, Senin (27/3).
Dalam rilisnya, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa rilis kali ini berkaitan juga dengan dua ledakan sebelumnya yaitu di Blitar dan Batu Malang.
“Dengan tim yang dibentuk oleh Dirreskrimum dan jajaran semua, akhirnya kita berhasil mengungkap lebih kurang 231 kg bahan peledak mercon,”ungkap Irjen Pol Toni.
Sementara itu , Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menjelaskan, tersangka sementara ini ada tiga yang berhasil diamankan.
Ia mengungkapkan tersangka pertama inisial MDP selaku penjual kemudian IM selaku pemodal dan pembelian bahan mentah, sedang tersangka ketiga AMR ini selaku karyawan yang meracik atau pekerja.
“Kemudian dua tersangka lain ini masih DPO dalam proses pengejaran yaitu atas nama inisial AB dan JL,”ujar Kombes Totok.
Untuk model penjualannya lanjut Kombes Totok adalah melalui sistem online dengan sebutan “pupuk ajaib”.
“Awal pengungkapan kita telah telah menangkap yang 2 kilo kemudian dikembangkan yang pertama ditangkap itu di Bantul kemudian dikembangkan dua tersangka lain di Sleman,” tambah Kombes Pol Totok.
Barang bukti total 231kilo yang mentah kemudian bahan mentah yang serbuk putih 75 kg kemudian bahan serbuk kuning itu 15 kilo kemudian anti pelembab 2,9 kilo kemudian petasan berbagai jenis ini ada 1.141.
“Kemudian untuk pasal kita kenakan pasal 1 ayat 1 undang-undang darurat 12 no 51 ancaman hukuman mati seumur hidup dan hukuman penjara 20 tahun. Kemudian berkaitan dengan pengembangan saat ini juga tim masih di lapangan dan akan kita tampilkan untuk hasil pengembangan berikutnya,” urainya.
Disampaikan lebih jauh, bahwa mercon ini dipasarkan di seluruh Indonesia sejak Tahun 2022, dan khusus 2023 itu di Jawa Timur ada 78 transaksi dan masih dikembangkan karena saat ini juga masih dalam proses pembuktian.
“Keuntungan yang didapat dari bersangkutan dia beli Rp 150.000 per kilo kemudian dia jual Rp 230.000 per kilo, keuntungan Rp 80.000 kemudian seluruhnya melalui online,” jelas dia.
Yang tersangka N ada di Bantul kemudian tersangka IKM dan AM itu ada di Sleman yang dua masih buron.
Hasil keterangan tersangka dan hasil analisis kata Kombes Totok memang di bulan-bulan mendekati lebaran mereka mulai meracik. Sehingga pasaran khusus 2023 itu pada bulan Februari sudah mulai transaksi.
“Tadi sudah saya sampaikan 78 transaksi itu hanya khusus Jawa Timur paling banyak adalah di daerah Kediri kemudian juga Blitar kemudian juga Jombang,”pungkas Kombes Totok. (*)
Nganjuk, KabarNganjuk.com – Rapat Paripurna DPRD Nganjuk tentang pandangan umum fraksi – fraksi DPRD Kabupaten Nganjuk terkait penyampaian Bupati Nganjuk terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Nganjuk tahun anggaran 2023 telah digelar di ruang Rapat Paripurna DPRD Nganjuk, Senin (27/03/2023).
Rapat Paripurna yang dipimoin langsung oleh Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono dihadiri, wakil ketua DPRD 1 Ulum Basthomi, dan sekertariat daerah Nur Solekhan Serta jajaran Forkompimda,OPD dan anggota dewan yang hadir dalam acara tersebut.
Dalam rapat tersebut, fraksi – fraksi DPRD Kabupaten Nganjuk telah menyampaikan dan membacakan pandangannya terhadap LKPJ Bupati Nganjuk, Hal itu disampaikan Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono usai Rapat Paripurna.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, untuk selanjutnya DPRD akan membentuk Pansus untuk membahas secara detail terkait dengan pembahasan yang telah disampaikan fraksi, maupun nanti adanya temuan – temuan lain untuk direkomendadikan kepada Plt. Bupati supaya dilakasanakan dalam pelaksanaan di tahun 2023.
Jember, KabarNganjuk.Com – Memasuki bulan Ramadhan saat ini Kepolisian Resor Jember lebih mengintensifkan kegiatan patroli pada jam rawan Kamtibmas seperti saat menjelang buka puasa, Sholat Tarawih dan tak luput pada dini hari guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
Sasaran yang disisir oleh anggota Patroli ini meliputi jalanan utama, jalan keramaian atau pusat pusat keramaian menjelang buka maupun tempat pemukiman penduduk.
Selain itu juga ditempatkan personil petugas PAM di pusat keramaian masyarakat demi terciptanya situasi yang kondusif.
Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo menyampaikan terkait dengan kegiatan patroli menjelang buka puasa ini adalah upaya Polres Jember dalam memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat.
“Kegiatan ini sebagai upaya kita dalam menciptakan situasi yang kondusif aman serta merupakan salah satu wujud dari pelayanan Polri untuk menciptakan rasa aman dan nyaman,” ujar AKBP Hery.
Dengan adanya patroli dan penempatan anggota pada titik rawan ini lanjut Kapolres Jember, pihak Kep[olisian dapat mengawasi dan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak bagi orang yang mempunyai niat melakukan tindak kejahatan.
Selain itu diharapkan juga dapat memberikan efek positif terhadap lingkungan yang ditempatkan petugas PAM serta wilayah yang dikunjungi oleh petugas Patroli dari segala Bentuk Gangguan Kejahatan serta gangguan Kamtibmas lainnya. (*)
KabarNganjuk.com– Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Narkoba AKP Joko Santoso, S.Sos. M.H.membenarkan pihaknya telah menangkap seorang pria inisial MP (30) asal Desa Kerepkidul, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (25/3/2023).
MP (30) yang sehari-hari berprofesi sebagai kuli bangunan tersebut ditangkap dirumahnya oleh unit Opsnal Satresarkoba karena diduga kedapatan memiliki dan menyimpan pil Koplo dan Sabu.
“Saat dilakukan penangkapan, MP(30) yang merupakan Target Operasi Pekat 2023, kedapatan menyimpan barang bukti berupa pil Koplo sebanyak 1.215 butir, sabu seberat 0,39 gram dan uang tunai Rp.300.000,- yang diakui sebagai hasil penjualan pil Koplo ,” kata AKP Joko.
Ia menambahkan penangkapan MP merupakan pengembagan dari informasi dari masyarakat yang mau peduli dengan lingkungannya dan melapor melalui program Wayahe Lapor Kapolres (WLK) 081331342003.
“Saat ini MP(30) beserta barang buktinya diamankan di Polres Nganjuk untuk dimintai keterangan dan pendalaman guna mengungkap jaringannya yang lebih luas. MP (30) dikenakan UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” tutur AKP Joko. (hms/red)
Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Dini Annisa Rahmat, S.I.K.,M.Si. membenarkan pihaknya telah mengamankan 7 motor yang menggunakan knalpot brong.
AKP Dini Annisa menambahkan 7 motor tersebut diamankan saat pelaksanaan patroli malam hari di di sepanjang jalan A. Yani dan simpang 4 Ploso Kecamatan – Kabupaten Nganjuk, Sabtu (25/3/2023) dini hari.
Selain itu pihaknya juga melaksanakan imbauan dan pemeriksaan barang bawaan terhadap sekelompok pemuda yang sedang nongkrong/ngopi guna menjaga kondusifitas Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas di Kabupaten Nganjuk.
“Suara berisik Knalpot brong dan balapan liar dapat memicu gangguan kamtibmas dan bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas di jalan raya,” kata AKP Dini Annisa.
AKP Dini Annisa juga mengimbau Jika masyarakat membutuhkan bantuan dipersilakan melapor atau menginformasikan tentang kejadian tindak pidana dan gangguan kamtibmas lainnya atau keluhan terkait pelayanan. Silakan hubungi 110 maupun di Wayahe Lapor Kapolres (WLK) 081331342003. (acha)
Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si, mengajak kepada seluruh jamaah untuk menjaga toleransi antarumat beragama selama bulan suci Ramadan.
Hal ini disampaikan AKBP Muhammad saat menggelar acara “Jum’at Curhat” di masjid Baitul Rahman di Desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk diikuti oleh seluruh jamaah sholat Jum’at.
Ia menambahkan puasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban umat muslim, untuk itu dengan momentum ibadah puasa ini diharapkan akan memunculkan sifat-sifat yang baik diantaranya sifat toleransi bahkan kepada pemeluk agama dan kepercayaan yang lain.
“Jangan sampai ibadah puasa yang kita jalankan ini kehilangan esensi dan makna yang sebenarnya dimana tidak hanya menahan haus dan lapar namun juga menahan hawa nafsu,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu juga AKBP Muhammad menjelaskan akan tetap menjalankan program – program yang sudah ada seperti “Wayahe Lapor Kapolres” sebagai sarana komunikasi antara masyarakat dan petugas Polres Nganjuk
Jika masyarakat membutuhkan bantuan dipersilahkan melapor atau menginformasikan tentang kejadian tindak pidana dan gangguan kamtibmas lainnya atau keluhan terkait pelayanan silahkan hubungi 110 maupun di Wayahe Lapor Kapolres (WLK) 081331342003. (acha)
Sumenep, KabarNganjuk.Com – Sat Samapta Polres Sumenep, Madura Jawa Timur, Amankan Pengedar Miras dan Sita Ratusan Botol Miras Berbagai Merk. Jumat (24/3/2023)
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko., S.H., S.I.K.,M.H melalui Kasi Humas AKP Widiarti, SH mengatakan bahwa ada dua tempat yang ditemukan menjual atau minuman keras yakni Dusun Semtanih, Rt 009/ Rw 003 , Desa Juluk, Kecamatan Saronggi dan Dusun jesa’an, Desa Aeng bejeh kenik, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.
“Selain mengamankan barang bukti meras juga 2 orang pemilik yakni berinisial JL kelahiran 1997 warga Karang Cempaka Kecamatan Bluto dan ID warga Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, ” jelas Akp Widiarti
Menurut Akp Widiarti, razia tersebut Dilakukan pada hari Kamis tanggal 23 Maret 2023, sekitar pukul 20.30 wib sampai 22.00 wib, ” terangnya
Lanjut Akp Widiarti, penggerebekan tersebut Saat personel Sat Samapta Yang Dipimpin Kasubnit II Dalmas Aipda Purwanto saat melaksanakan patroli mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di Dusun Semtanih, Desa Juluk, Kecamatan Saronggi dan Dusun jesa’an, Desa Aeng bejeh kenik, Kecamatan Bluto, memperjual belikan minuman keras.
Maka, kata Akp Widiarti, dari laporan tersebut personel melaksanakan Razia ke TKP ternyata benar di dua lokasi ditemukan puluhan miras berbagai merek.
“Kedua pemilik dan barang buktinya diamankan di Polres Sumenep guna penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Kasi Humas Polres Sumenep.