Kategori: Berita

  • Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota, Bedah Rumah Tidak Layak Huni

    Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota, Bedah Rumah Tidak Layak Huni

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk Akbp Muhammad, SH., SIK.,M.Si, menginstruksikan kepada kapolsek jajaran yang dipimpinnya untuk mendatakan rumah warga yang tidak layak huni guna dibedah dan diperbaiki.

    Sebagai tindak lanjut dari instruksi tersebut, Kapolsek Nganjuk Kota Kompol Drs. Masherly Sutrisno memerintahkan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota Kelurahan Ploso Aipda Didik Purnawan melaksanakan kerja bakti bedah rumah tidak layak huni.

    Aipda Didik bersama warga bahu membahu membedah rumah milik Dariyono warga rt 05 rw 01,Lingkungan Winong, Kelurahan. Ploso, Kecamatan- Kabupaten Nganjuk, Rabu (14/6/2023).

    “Personel kita terjunkan untuk membantu warga agar mempercepat proses bedah rumah serta untuk menciptakan rasa aman, nyaman dan kedekatan emosional antara Polri dengan masyarakat”, ungkap Kompol Masherly.

    Hal ini merupakan wujud kepedulian serta kehadiran Polri ditengah masyarakat serta untuk mempererat silaturahmi antar warga sekaligus tolong menolong terhadap warga yang kurang mampu.

    “Semoga apa yang telah dilakukan menjadi ladang ibadah dan bermanfaat bagi kita semua,” imbuh Kompol Masherly. (acha)

  • Kompolnas Award 2023 Polda Jatim Masuk 5 Besar Nominasi

    Kompolnas Award 2023 Polda Jatim Masuk 5 Besar Nominasi

    SURABAYA, KabarNganjuk.Com – Kepolisian Daerah Jawa Timur menerima Tim penilaian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI dalam rangka Kompolnas Award 2023.

    Kedatangan Tim Kompolnas disambut oleh Kombes Pol Wiji Suwartini, selaku Auditor Kepolisian Madya III Itwasda Polda Jatim, serta pejabat utama (PJU) Polda Jatim, di Rupatama Mapolda Jatim, Jumat (16/6/2023).

    Dalam kegiatan tersebut, Tim Kompolnas RI dihadiri oleh Irjen Pol (Purn) Puji Hartanto, selaku Ketua tim juri Kompolnas Award 2023, serta tim penilai yang lainnya. Selain itu turut hadir Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jatim.

    Dalam sambutannya, Kombes pol wiji Suwartini, selaku Auditor Kepolisian Madya III Itwasda Polda Jatim, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran tim juri dari Kompolnas.

    Ia juga mengatakan dalam rangka pelaksanaan tugas Polda Jatim telah melakukan berbagai inovasi antara lain, omah rembuk, revitalisasi poskamling, semangat (semua untuk anggota), komunitas digital, kerjasama Polda Jatim dengan perhutani, Piramida, maupun siap Semeru.

    “Semoga dengan diadakan kompolnas award dapat memberi motivasi dan inspirasi kepada seluruh personel Polda Jatim untuk lebih bersemangat dalam melaksanakan tugas secara profesional dan porposional guna mewujudkan polri yang profesional dan mandiri,” kata Kombes Pol Wiji Suwartini.

    Sementara itu, Irjen Pol (Purn) Puji Hartanto, selaku Ketua tim juri Kompolnas Award 2023 menyampaikan, bahwa ada 5 (lima) Polda tipe A yang masuk nominasi Kompolnas Award 2023 salah satunya Polda Jatim.

    “Selain Polda juga ada Polres yang masuk nominasi Kompolnas Award 2023. Untuk di Jawa Timur sendiri yang masuk Polres Lamongan, nantinya juga akan kita nilai bagaimana tingkat pelayanan anggota ke masyarakat,” kata Irjen Pol (Purn) Puji Hartanto.

    Ia mengungkapkan, Kompolnas akan memberikan penghargaan kepada jajaran Kepolisian yang sudah melaksanakan tugas dengan baik.

    Terkait data pelaksanaan tugas, pihak Kompolnas juga bekerjasama dengan Mabes. Sehingga sudah dapat dipastikan obyektif dan independen.

    “Tentunya dalam kegiatan ini sudah kita dapatkan untuk satuan kerja Mabes ada 5 nominasi. Yang nantinya akan diambil satu untuk penerima award,”ujar Irjen Pol (Purn) Puji.

    Ia menegaskan bahwa tugas Polri melaksanakan pengayoman, perlindungan dan penegakan hukum.

    “Implementasi dari tugas pokok itu yang bisa di gas oleh seluruh jajaran kepolisian,” tambahnya.

    Untuk diketahui, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia, merupakan salah satu lembaga negara yang menjadi pengawas eksternal secara fungsional terhadap kinerja Polri untuk menjamin profesionalisme dan kemandirian Polri. (*)

  • Peringati Hari Bhayangkara ke -77 Polda Jatim Gelar Tradisi Penyerahan Air Suci

    Peringati Hari Bhayangkara ke -77 Polda Jatim Gelar Tradisi Penyerahan Air Suci

    SURABAYA, KabarNganjuk.Com – Menyambut Hari Bhayangkara ke – 77, Polda Jawa Timur menggelar acara tradisi Penyerahan Air Suci untuk pencucian Pataka Polda Jawa Timur Tan Hana Dharma Mangrwa dan Panji-Panji Kepolisian.

    Penyerahan air suci dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Toni Harmanto, M.H di halaman Mapolda Jatim jalan Ahmad Yani 116 Surabaya Jawa Timur, Rabu (14/6).

    Air suci tersebut diambil dari Candi Belahan Sumber Tetek Kabupaten Pasuruan oleh personel Satuan Brimob Polda Jatim yang dipimpin oleh Kasat Brimob Polda Jatim Kombes Pol Suryo Sudarmadi, S.I.K,M.H.

    Secara simbolis Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Toni Harmanto memindahkan sebagaian air suci ke dalam kendi berhias rangkaian bunga dan pita merah putih.

    Air suci tersebut nantinya akan digunakan untuk pensucian Pataka Polda Jatim, Tan Hana Dharma Mangrwa dan sebagian akan dibawa ke Markas Besar Polri untuk dijadikan satu dengan air suci dari seluruh Polda yang ada di Indonesia.

    Air suci yang terkumpul dari seluruh Polda di Indonesia akan digunakan untuk pensucian panji – panji Kepolisian di Markas Besar Polri Jakarta.

    Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Toni Harmanto melalui Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Dirmanto usai prosesi penyerahan air suci dari Kasat Brimob Polda Jatim kepada Kapolda Jatim.

    “Sebagian air suci akan dibawa ke Mabes Polri untuk dijadikan satu dengan air suci dari Polda lainya di 34 Porovinsi masing-masing dan akan digunakan untuk pensucian panji – panji Kepolisian,”ujar Kombes Pol Dirmanto,Rabu (14/6).

    Kabidhumas Polda Jatim itu menjelaskan, makna yang ada dalam kegiatan tradisi pensucian Pataka adalah sebagai bentuk pemuliaan nilai-nilai luhur Tribrata dan menjadi simbol menyucikan serta pembersihan diri.

    Kombes Dirmanto juga menyebut kegiatan tradisi tersebut juga menjadi momentum introspeksi bagi seluruh anggota Polri.

    “Selain itu juga untuk pengingat bahwa ada nilai- nilai luhur yang harus dipedomani dan ada tugas mulia yang diamanatkan oleh bangsa dan negara kepada Polri,” tutur Kombes Dirmanto.

    Kombes Pol Dirmanto berharap dengan tradisi tersebut akan membangkitkan semangat bagi seluruh anggota Polri untuk tetap setia dan teguh terhadap kebenaran serta tulus dalam melindungi,mengayomi dan melayani masyarakat.

    “Dengan tetap menjujung tinggi nilai luhur yang ditanamkan para pendahulu, diharapkan anggota Polri khususnya Polda Jatim tetap setia dan teguh terhadap kebenaran serta tulus dalam melindungi,mengayomi dan melayani masyarakat,”pungkas Kombes Pol Dirmanto. (*)

  • Kang Marhaen Resmikan Rumah Makan Bumdesma Pace Serta Menyerahkan Mobil Siaga Desa

    Kang Marhaen Resmikan Rumah Makan Bumdesma Pace Serta Menyerahkan Mobil Siaga Desa

    Pace, KabarNganjuk.Com – Bertempat di depan kantor Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk, Rabu 14 Juni 2023 pemerintah Kabupaten Nganjuk melakukan  penyerahan 18 unit mobil siaga desa se kecamatan Pace. Kegiatan tersebut juga melaunching Usaha Bumdesma yaitu rumah makan Lodho.

    Turut hadir Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beserta Yuni Marhaen, Seluruh Forkopimcam, Direktur Utama Bumdesma Sejahtera Rabbani, serta seluruh Kelembagaan Desa se-Kecamatan Pace.

    Acara yang diawali dengan penyiraman mobil Siaga Desa dilanjutkan dengan Lounching Bumdesma Rumah Makan Lodho oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi disambut dengan penuh rasa syukur.

    Dalam sambutannya Kang Marhaen sapaan akrab Bupati Nganjuk menyampaikan bahwa Mobil siaga bertujuan untuk membantu masyarakat desa Pace dan bisa bermanfaat, selanjutnya ia sangat mendukung penuh adanya Bumdesma, dengan 3 kegiatan yang direncanakan Bumdesma yaitu Ekonomi, Unit Pelayanan Kesehatan (UPK), dan Sosial Pembangunan, terutama bidang Ekonomi nantinya akan di dorong punya banyak usaha khususnya di kecamatan Pace yang menjadi gerbang masuk ke kabupaten Kediri.

    Ditemui usai acara Kang Marhaen Bupati Nganjuk menjelaskan, “Allhamdulillah pnyerahan mobil siaga sebanyak 18 unit ini dari anggaran pemerintah sebesar 270 Juta sehingga desa punya kewajiban untuk mengembalikan ke kas negara nantinya. Mobil siaga bertujuan untuk membantu masyarakat desa. Yang kedua yakni peresmian usaha baru dari bumdesma sejahtera di Kecamatan Pace dengan usaha rumah makan lodho dan juga silahturahim dengan pembina kelembagaan pada perangkat kepala desa.” Tuturnya

    Kang Marhaen menambahkan bahwasanya, “Pembahasan ini juga bertujuan untuk bagaimana membangun sebuah usaha bisnis yang berkaitan dengan Bumdesma. Karena banyak pontensi  yang akan di kembangkan nantinya karena wilayah pace merupakan daerah perbatansan dengan kediri. Jadi nantinya pemda akan membuat kebijakan khusus terkait pengelolaan agar bisa berjalan dengan baik” Tandasnya.

    Rabbani selaku direktur utama Bumdesma Sejahtera Pace menjelaskan bahwa, Bumdesma berdasarkan Peraturan Pemerintah 11 Kemendes tahun 2020 nomor 15 diarahkan bahwa Bumdesma tidak hanya mengelola simpan pinjam bergerak di sektor riil mencari lana sebesar-besarnya. Kita membuka rumah makan Lodho ini makanan khas daerah tertentu karena di Nganjuk belum ada jadi kita buka usaha ini dan tidak untuk menyaingi warung-warung sekitar” Pungkasnya.

    Ia menambahan bahwa, “Bumdesma ini dana yang sudah di hibahkan masyarakat Pace, jadi ketika usaha ini berkembang yang menikmati juga kembali kepada masyarakat Pace.” Harapnya.

  • Polres Nganjuk Launching Satgas TPPO, Hadapi Kasus Perdagangan Orang

    Polres Nganjuk Launching Satgas TPPO, Hadapi Kasus Perdagangan Orang

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Kapolres Nganjuk Akbp Muhammad, SH., SIK.,M.Si diwakili Wakapolres Nganjuk Kompol Moh. Asrori Khadafi, S.H., melaunching Satuan Tugas Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang akan bertugas memitigasi dan menindak tegas jaringan TPPO diwilayah hukum Polres Nganjuk.

    Peresmian Satgas TPPO Polres Nganjuk terdiri dari gabungan satuan fungsi Polres Nganjuk didukung oleh Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dilaksanakan di aula Polres Nganjuk, Rabu (14/6/2023).

    Kompol Asrori mengungkapkan Satgas TPPO yang secara resmi dibentuk Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. itu berada di bawah koordinasi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo.

    “Tugas pokok Satgas TPPO yang kita bentuk hari ini adalah untuk memitigasi selanjutnya menindak dengan tegas praktek-praktek tindak pidana perdagangan orang,” kata Kompol Asrori.

    Ia menambahkan tingkat keberhasilan satuan tugas ini ditentukan dengan eratnya kerja sama dan upaya proaktif dan kolaboratif antarpemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Nganjuk.

    “Laksanakan tugas secara profesional. Tentunya, sesuai dengan aturan yang tertuang dalam UU No 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang,” pungkas Kompol Asrori.(acha)

  • HUT Bhayangkara Ke-77, Polres Lamongan Bhakti Sosial ke Masyarakat

    HUT Bhayangkara Ke-77, Polres Lamongan Bhakti Sosial ke Masyarakat

    LAMONGAN, KabarNganjuk.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 77, Polres Lamongan menggelar beragam kegiatan bakti sosial.

    Selain dengan bersih – bersih di lingkungan wisata relegi tepatnya di Makam Sunan Drajat Dusun Drajat Desa Drajat Kecamatan Paciran, juga menggelar bakti kesehatan dengan menggelar Vaksinasi Covid -19.

    Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Lamongan,Ipda Anton Krisbiantoro mengatakan Vaksin Covid – 19 masih menjadi perhatian Polres Lamongan.

    “Untuk kegiatan yang kebetulan bertepatan dengan moment hari Bhayangkara ke-77 ini kami Polres Lamongan menggelar banyak kegiatan terutama kegiatan sosial,” ujar Ipda Anton, Minggu (11/6).

    Untuk kegiatan Vaksinasi Covid -19, Polres Lamongan kembali menggelar bukan hanya berpusat di Polres Lamongan, namun masyarakat juga dilayani di setiap Kecamatan atau wilayah tugas Polsek yang merupakan jajaran Polres Lamongan.

    Ipda Anton mengatakan untuk kegiatan Vaksinasi di gerai Vaksin Presisi itu, pihak petugas juga memberikan penyuluhan terkait pentingnya vaksin.

    Meski Covid – 19 secara umum di Jawa Timur sudah mereda, namun dari pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyebut bahwa Covid – 19 masih ada.

    Bahkan di wilayah Kabupaten Lamongan,lanjut Ipda Anton beberapa hari terakhir terdeteksi ada 10 warga yang terpapar dan Lima orang sudah berhasil disembuhkan, sedangkan Lima orang masih dalam proses penyembuhan.

    Ipda Anton juga menghimbau dalam rangka Hari Bhayangkara ke -77, kepada warga Lamongan yang belum mendapatkan Vaksin baik Vasin 1,2,3 dan 4 dapat segera menghubungi Polsek setempat untuk mendapatkan informasi Vaksin.

    Kendati PPKM Level I sudah dicabut oleh Pemerintah, namun kepada warga masyarakat diharapkan tetap patuhi protokol Kesehatan.

    “Protokol kesehatan itu kan demi kita sehat bersama, jadi kami rasa penting untuk bersama – sama kita lakukan meski Pemerintah sudah mencabut status PPKM,” ujar Ipda Anton.

    Hal itu lanjut Ipda Anton juga sesuai arahan dari Kapolres Lamongan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha, S.I.K., M.Si yang menginginkan masyarakat khususnya di Kabupaten Lamongan tetap sehat. (*)

  • Nganjuk Jangan Khawatir Hadir Pengobatan Mata India Tanpa Operasi

    Nganjuk Jangan Khawatir Hadir Pengobatan Mata India Tanpa Operasi

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Pengobatan mata India tanpa operasi yang berada di jl Gatot Subroto no 22, dungdet Nganjuk tepatnya di simpang 3 Bhayangkara telah tersohor di berbagai pelosok kabupaten Nganjuk WA 081 335 380 002

    Pasalnya dari mulut ke mulut pasien yang  sembuh telah menginformasikan kepada masyarakat di kabupaten Nganjuk.

    Menurut Raje Binder Sign pengobatan mata India ini menggunakan obat herbal alami dan merupakan ilmu turun temurun dari ramuan pegunungan Himalaya termasuk India.

    Bagi anda yang memiliki keluhan mata, jangan ditunda lagi, ayo datangi klinik pengobatan mata India, yang ditangani langsung oleh raje binder Sign seorang akupuntur kompeten yang telah lulus dengan standar kwalifikasi kerja khusus nasional indonesia.dan didampingi dengan asisten yang trampil dibidang terapi.

    Yatini warga Sawahan kabupaten Nganjuk mengaku senang karena telah sembuh dari penyakit mata yang dideritanya, awalnya dia mengeluh, mata kabur, tidak bisa membaca, namun kini yatini telah sembuh kan kembali bisa membaca normal, karena  berobat di klinik mata India Nganjuk

    Sementara itu Raje Binder Sign owner sekaligus tenaga ahli pengobatan ini meyakinkan bahwa pengobatan India ini tanpa operasi, hanya dalam waktu 21 hari. WA 081 335 380 002

  • Terjangkau Hanya 10 Ribu Anda Bisa Menikmati Masakan Sumatra Barat Di Nganjuk

    Terjangkau Hanya 10 Ribu Anda Bisa Menikmati Masakan Sumatra Barat Di Nganjuk

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Rumah Makan (RM) Putri Minang asli Sumatera Barat menawarkan kuliner baru di Nganjuk. RM Putri Minang, yang berlokasi di jalan Gatot Subroto no 22 Dungdet Nganjuk tepatnya dibaratnya lampu Bhayangkara. Anda bisa menemukan lokasinya di selatan jalan.

    Masuk ke bagian dalam rumah makannya, Anda seakan berada di sumatra dengan nuansa rumah adat rumah sumatra. Bagi anda pecinta kuliner di kabupaten Nganjuk khususnya masakan sumatra jangan lewatkan yang satu ini ya, Rumah Makan Putri Minang dengan menu masakan Khas Padang.

    Menyajikan menu istimewanya adalah rendang daging sapi, dengan tektur dagingnya yang empuk menambah kelezatan. Selain rendang berbagai macam lauk, seperti balado udang windu, kikil sapi, ikan kakap goreng, ayam goreng, lele goreng, paruh goreng, patin goreng dan masih banyak menu lainnya.

    Harganya pun sangat terjangkau, dengan merogoh kocek sebesar Rp. 10.000 maka anda sudah bisa memilih berbagai macam menu lauk.

    Selain melayani sajian, juga melayani pesanan baik dalam sekala besar maupun kecil, Anda dapat menghubungi No.telp 081359534000 Anda akan dilayani dengan ramah. Atau bisa Hubungi Redaksi Kabar Nganjuk.

  • 3 Tahun Menunggu Namun Tidak Dapat Keadilan, Pemilik Toko Pertanian Polisikan 45 Mitranya

    3 Tahun Menunggu Namun Tidak Dapat Keadilan, Pemilik Toko Pertanian Polisikan 45 Mitranya

    Bojonegoro, KabarNganjuk.com – Supangat, pemilik toko pertanian Pita Tani warga dusun Dibal desa Deling kecamatan Sekar mengadukan sejumlah orang ke Polres Bojonegoro (Sabtu,10/6/2023) atas dugaan penipuan atau penggelapan.

    Tidak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 25 orang mitra tani yang dilaporkan pria berusia 42 tahun tersebut,
    Kuasa hukum Supangat , Prayogo Laksono, SH, MH mengatakan permasalahan tersebut merugikan kliennya Ratusan Juta Rupiah.

    “Klien kami dirugikan atas permasalahan tersebut senilai kurang lebih 240 Juta Rupiah,” ujarnya usai mengajukan berkas aduan ke Polres Bojonegoro pada Sabtu siang (10/6).

    Lebih lanjut Prayogo menjelaskan masalah ini berawal dari kerja sama kemitraan antara Toko Pertanian Pita Tani dengan 25 orang dimaksud untuk mensuplay kebutuhan pertanian guna menunjang produktifitas para petani tersebut, namun saat panen tiba para petani tersebut tidak membayarkan kewajibannya.

    “Seharusnya komoditi (hasil hasil panen) dari para petani tersebut seharusnya dijual ke klien kami, namun faktanya dijual ke pihak lain dan hasil dari penjualan itu hak klien kami tidak diberikan, diduga untuk kepentingan pribadi para terlapor,” jelasnya.

    “Jadi klien kami itu menyuplai pupuk dan obat-obat pertanian mulai dari masa tanam hingga panen,” imbuhnya.

    Permasalahan itu terjadi berkali-kali dalam tiga tahun terakhir dan para terlapor tidak memberikan haknya ke Pita tani, kesal merasa ditipu, Supangat membawa kasus ini ke ranah hukum.

    “Kami melaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman 4 Tahun penjara,” ujar Prayogo.

    Sementara itu 25 orang yang diadukan tersebut di antaranya Dasi , Suyitno , Rasiman , Imam Sutriono keempatnya warga dusun Bladokan Desa Pragelan kecamatan Gondang, Suratman , Lasimin , Damin , Kusman Warga dusun Ngampel Desa Deling Kecamatan Sekar.

    Selain itu ada Katiran , Suradi ,Tengaring warga desa Krondonan kecamatan Gondang dan Jaimen warga Grenjengan desa Sekar kecamatan Sekar.

    Kemudian Sri Purwoningsih , Jaimin/Sarti warga dusun Atas Angin Desa Deling kecamatan Sekar dan Kastur , Suwandi warga dusun Tengaring desa Klino kecamatan Sekar.

    Selanjutnya Suparno, Paeran warga dusun Kumbul Dong Kacang desa Deling kecamatan Sekar dan Parmin warga dusun Jonoporo desa Deling kecamatan Sekar.

    Selebihnya ada Juwito , Budianto warga dusun Kedung Gayam desa Deling kecamatan Sekar, Ngari , Tahir , Sri Warni warga dusun kalipapak desa Sekar kecamatan Sekar dan Agus Salim , Tariyo warga Kedung Nongko desa Sekar kecamatan Sekar.

    Selain terduga terlapor yang disebutkan diatas , Prayogo mengatakan akan melaporkan sekitar 200 orang mitra UD. Pita Tani lainnya atas permasalahan yang sama.

    “Kami juga akan melaporkan sekitar 200 orang mitra klien kami atas perkara yang sama,” pungkasnya.

    Hingga berita ini dinaikkan sejumlah warga yang diadukan tersebut belum bisa dikonfirmasi terkait pengaduan ini. (Red)

  • Kapolres Nganjuk Ingatkan Untuk Berhati-Hati Dengan Pinjol

    Kapolres Nganjuk Ingatkan Untuk Berhati-Hati Dengan Pinjol

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com -Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si mengajak seluruh jamaah untuk bijak berinternet dan tidak tergiur dengan modus penipuan khususnya melalui media online antara lain Pinjol dan Arisan Online

    Hal ini disampaikan AKBP Muhammad saat menggelar acara Jum’at Curhat bersama jamaah sholat Jum’at di Masjid Sabilul Huda Dusun/Desa Kuncir Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk, Jumat(9/6/2023).

    “Jangan mudah tergiur dengan iming-iming pinjaman uang dengan syarat yang mudah, intuk ibu-ibunya tolong diingatkan agar lebih berhati-hati jika ditawari arisan online,” katanya AKBP Muhammad.

    Ia juga mengingatkan mulai tahun ini dan tahun depan akan dihadapkan dengan agenda politik ( Pilpres, Pileg dan Pilkada ) untuk itu ia berpesan tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan.

    “Pilihan boleh beda namun kita harus tetap menjaga kerukunan dan ketentraman di lingkungan masyarakat,” sambungnya.

    Dalam kesempatan itu pula AKBP Muhammad menerima curhatan dari Sukarno ( Kepala Dusun Sumber Desa Kuncir ) dimana ia meminta untuk diaktifkan kembali pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM) secara kolektif dan SIM keliling.

    Merespon dari curhatan tersebut Kapolres berjanji akan memerintahkan Kasat Lantas dan Kaur Regident Polres Nganjuk untuk mengatur program tersebut dan mudah-mudahan program tersebut segera bisa diaplikasikan.

    “Dengan catatan tetap melalui prosedur ya, karena penerbitan SIM erat kaitannya dengan keselamatan dalam berlalu lintas di jalan,” pungkasnya. (acha)

  • Klinik PKBRS RSD Nganjuk Resmi Dibuka Kang Marhaen

    Klinik PKBRS RSD Nganjuk Resmi Dibuka Kang Marhaen

    Nganjuk, KabarNganjuk.com– Dalam rangka Hari Keluarga Nasional Ke – 30 Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi resmikan Klinik PKBRS Rumah Sakit Daerah (RSD) Nganjuk, dan gelar Bakti Sosial, pelayanan Keluarga Berencana ( KB), Metode Operasi Wanita ( MOW) dan Metode Operasi Pria ( MOP), bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DPPKB) , dengan slogan ” Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju” ( 10/06/2023).

    Acara yang dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Yuni Marhaen selaku Ketua TP PKK Nganjuk, Perwakilan BKKBN Jawa Timur Maria Ernawati, Kepala RSD Nganjuk Dr. Tien Farida Yani, Kepala Perwakilan RS. Bhayangkara Nganjuk, juga dihadiri Kepala Puskesmas se Kabupaten Nganjuk beserta jajaran TNI – POLRI.

    Pada kesempatannya, Kang Marhaen Bupati Nganjuk mengatakan bahwa target untuk kegiatan ini adalah sebanyak 164 orang, dan 9 diantaranya adalah laki – laki, dan seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk yang memiliki produktifitas tinggi agar melakukan kegiatan steril MOP dan MOM ” harapnya.

    Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa kegiatan MOP dan MOW ini adalah untuk menekan angka kelahiran, dan ini tentunya sangat membantu akan tugas Pemkab Nganjuk dalam rangka kesejahteraan melalui pola pengaturan kelahiran ” jelasnya.

    ” Juga dengan MOP dan MOW ini akan mengatur laju pertumbuhan, juga dalam rangka mengurangi resiko stunting, 2 tahun lalu angka stunting di Nganjuk mencapai 25, 3 persen, dan di tahun ini turun menjadi 20 persen, dengan target di tahun ini turun lagi 5 persen, sehingga 15 persen, dan di tahun 2024 14 persen ” harap Kang Marhaen.

    ” Sehingga dibutuhkan peran stakeholder terkait untuk menyukseskan target tersebut, karena itu kami mengajak semua masyarakat, Forkopimda dan stakeholder terkait untuk bersama – sama berkolaborasi, bersinergi untuk menyukseskan target tersebut ” pungkas dia.

  • Kang Marhen Himbau Masyarakat Agar Tak Panic Buying Saat Kelangkaan LPG

    Kang Marhen Himbau Masyarakat Agar Tak Panic Buying Saat Kelangkaan LPG

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Belakangan ini masyarakat Nganjuk di beberapa wilayah kecamatan termasuk Kecamatan Lengkong dan Kecamatan Gondang selama seminggu terakhir diresahkan dengan adanya kelangkaan LPG 3 kg. Mendengar keluhan tersebut  Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi segera menindaklanjuti permasalahan tersebut. Pelaksanaan sidak berada di 2 tempat yakni di Kantor Agen LPG 3kg PT.Krakatau Pelita Desa Tanjungrejo dan

    Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT. Laju Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. (08/06/2023)

    Turut hadir pada kegiatan sidak tersebut  Haris Djatmiko (Kepala Disperindag Kab. Nganjuk), dan Yudi Ernanto (Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kab. Nganjuk).

    Kang Marhaen sapaan akrab Bupati Nganjuk saat mendatangi SPBE PT. Laju merasa kecewa dikarenakan sebelumnya dirinya telah menyampaikan permintaan penambahan kuota tabung LPG 3kg akan tetapi saat dilakukan penyidakan jumlah yang dikirimkan saat ini masih belum bertambah sesuai dengan yang diinginkan.

    “Kita akan menekan pihak Pertamina untuk menambahkan stok LPG bersubsidi, dengan adanya kabar kekurangan LPG ini diharapkan masyarakat jangan cemas dan tolong jangan ada panic buying karena kelangkaan LPG. Selebihnya kita usahakan agar stok gas LPG 3 Kg kembali aman”. Tandasnya

    Kang Marhaen menambahkan apabila terbukti ditemukan adanya kecurangan harap segera dilaporkan dan pihaknya akan berkerjasama dengan Polres Nganjuk untuk mengatasi permasalahan kecurangan baik distribusi LPG maupun penjualan yang melebihi Harga Everan Tertinggi (HET).

    Selama kegiatan tersebut Muhammad Rezeki Kurniawan selaku pemilik usaha Agen LPG 3kg PT.Krakatau Pelita dan Muhammad Amin selaku Manager SPBE PT. Laju menyampaikan bahwa dalam proses distribusi tidak mengalami kendala dan sejauh ini jumlah LPG bersubsidi yang dikirimkan sesuai dengan kuota permintaan.

    Muhammad Amin selaku Manager SPBE PT.Laju menambahkan, bahwa untuk ketersediaan LPG 3 Kg saat ini masih dalam kondisi aman dan tidak ada kelangkaan.

    “Kalau dibilang langka sepertinya tidak ya, karena stoknya sampai saat ini masih ada dan terus dikirim. Adanya kelangkaan di beberapa tempat ini mungkin penyebabnya karena meningkatnya komsumsi masyarakat, sudah biasa ketika memasuki musim kemarau seperti ini pasti akan banyak permintaan”, pungkas dia.

  • Seluruh Peserta Lokal dan Luar Kota Meriahkan Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Nganjuk Cup

    Seluruh Peserta Lokal dan Luar Kota Meriahkan Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Nganjuk Cup

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si secara resmi membuka Kejuaraan Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Nganjuk Cup 2023 di Gedung Olah Raga Bung Karno Kabupaten Nganjuk, Rabu (07/6/2023).

    Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Nganjuk Cup 2023 digelar dari tanggal 7 sampai dengan 9 Juni 2023, ini diikuti 96 pasangan mempertandingkan 2 kelompok besar yakni ganda Pria lokal (khusus PB lokal) dan ganda pria open (diikuti PB lokal dan PB luar kota Nganjuk).

    Dalam amanatnya AKBP Muhammad menyebut Turnamen ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-77 yang jatuh pada 1 Juli 2023 mendatang.

    “Saya berpesan kepada seluruh peserta untuk selalu menjaga sportivitas, solidaritas dan soliditas selama bertanding,” tuturnya saat membuka acara.

    “Turnamen ini merupakan sarana pembinaan cabang olah raga bulu tangkis,” ujarnya sembari berharap melalui turnamen ini akan muncul bibit atlit yang akan mengangkat nama Nganjuk dikancah yang lebih tinggi.

    Dirinya juga meminta kepada pengurus Persatuan Bulu Tangkis Kabupaten Nganjuk untuk melanjutkan turnamen Kapolres Cup ini menjadi agenda tahunan. (acha)

  • Laporan Dugaan Pelecehan Terhadap Profesi Wartawan Tidak Direspon, FKA UKW & WAKOMINDO Geram

    Laporan Dugaan Pelecehan Terhadap Profesi Wartawan Tidak Direspon, FKA UKW & WAKOMINDO Geram

    SURABAYA, KabarNganjuk.com –  Ketua Umum Organisasi Pers FKA UKW (Forum Komunikasi Almamater Uji Kompetensi Wartawan) Edy Tarigan

    dan Ketua Umum WAKOMINDO (Wartawan Kompetensi Indonesia) Dedik Sugianto, menggelar pertemuan di RM. Bu Rudy Jalan Anjasmoro Surabaya (7/6/2023). Pertemuan tersebut guna membahas kasus dugaan pelecehan yang dilakukan Bos Mafia Gedang kepada Profesi Wartawan di media sosial Tiktok.

    Turut hadir dalam pertemuan, Pengacara M. Sholeh (Cak Soleh) yang sekaligus sebagai seorang konten kreator. Cak Soleh dikenal kerap membantu rakyat kecil dalam permasalahan hukum yang sudah lalu lalang melakukan gugatan ke Mahmakah Konstitusi. Hadir juga Kepala Biro Hukum FKA UKW, Dwi Heri dan Kepala Divisi Hukum WAKOMINDO, Imam Chambali.

    Laporan dugaan pelecehan yang diajukan ke Polda Jawa Timur oleh FKA UKW sejak tanggal 12 Mei 2023 tersebut didasarkan pada sebuah konten yang diunggah pada akun Tiktok bernama @masroyganteng serta di akun Snack Video dengan nama yang sama yaitu @masroyganteng. Pemilik akum tersebut tak lain adalah bos Mafia Gedang Royhan Ni’amilah.

    Perlu diketahui, akun Snack Video dan akun Tiktok milik Bos Mafia Gedang mengunggah video Parodi yang dianggap sebagian wartawan mengandung unsur melecehkan profesi wartawan.

    Dalam video, saat bos Mafia Gedang yang biasa dipanggil Roy mau naik mobil disapa wartawan, dan ada kata kata “Wartawan Iki maneh, kape ngeseng (buang hajat) onok wartawan maneh, kape mangan onok wartawan Iki maneh,” sambil marah ke wartawan itu, Roy menanyakan kenapa ikut terus.

    Di video akun lainnya, tampak Roy berhenti di suatu tempat dan disapa wartawan, dan ada kata kata, “Wartawan iki maneh,  Jancok sampeyan lapo ngikuti aku terus. Sampeyan wartawan tha?” Setelah itu mengusir wartawan sambil memberi uang Rp. 100.000

    Dari penyebutan wartawan Jancok dan pemberian uang sebesar Rp.100.000 kepada oknum wartawan agar segera pergi, serta penyampaian bahwa “Saya ngeseng ada wartawan” yang dalam Bahasa Indonesia artinya saya buang air besar saja ada wartawan, diangggap melecehkan profesi wartawan, sehingga Ketua Umum FKA UKW Edy Tarigan mengadukan konten tersebut ke Polda Jatim.

    Kasus tersebut hingga kini belum ada perkembangan perkaranya. Namun pada tanggal 6 Juni 2023 muncul sebuah artikel di salah satu media online yang mengatakan bahwa Ketua Komite Komunikasi Digital (KKD) Jawa Timur, Arif Rahman, menyatakan tim pengkajian dari KKD Jatim tidak menemukan unsur pidana dalam video tersebut. Hasil itu juga telah dilaporkan ke Polda Jawa Timur.

    “Dalam kasus Roy ini kan dia tidak menyebutkan nama orang, nama media. Sehingga unsur pidananya masih jauhlah menurut kajian kami. Apalagi yang mempersoalkan, setau saya bukan organisasi profesi yang mempunyai legal standing dalam mewakili profesi wartawan,” ujar Arief Rahman, dikutip dari salah satu media online.

    Terkait pernyataan Arief Rahman bahwa FKA UKW Tidak mempunyai legal standing dalam mewakili profesi wartawan, membuat ketua FKA UKW, Edy Tarigan berang. Dia menyatakan itu omongan tidak  berdasar karena FKA UKW mempunyai legal standing yang jelas bahkan sudah mengantongi SK AHU dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia serta mempunyai anggota wartawan yang sudah UKW.

    “Saya ingin memberikan hak jawab terbuka atas pemberitaan beberapa media online yang menyatakan dari pihak KKD Jatim bahwa kita tidak mempunyai legal standing. Itu jelas tidak Benar. Karena legal standing kita jelas. Kita punya SK Menkumham, akte Notaris” terang Edy Tarigan yang biasa dipanggil Etar.

    “Disini semua yang berprofesi wartawan mempunyai legal standing untuk melaporkan atau mengadukan hal tersebut. Jadi, saya mohon pak Arief Rahman pernyataan anda terkait tidak adanya legal standing itu nanti bagian kuasa hukum FKA UKW yang akan memberikan somasi terhadap anda,” tegas Etar.

    Terkait pelaporan di Polda Jawa Timur, Etar mengatakan akan tetap dilanjutkan.

    “Saya tetap akan melanjutkan. Bila Polda Jawa Timur tidak bisa meneruskan, saya akan ke Mabes Polri,” tegasnya.

    Kesempatan yang sama, Dedik Sugianto, Ketua Umum WAKOMINDO mengatakan bahwa WAKOMINDO bersama FKA UKW akan mengawal pengaduan itu agar bisa berlanjut menjadi pelaporan.

    “Jelas diduga kuat, konten yang di upload bos mafia gedang itu sangat melecehkan profesi wartawan. Wakomindo sangat mendukung sekali proses pengaduan FKA UKW ke Polda Jatim. Kita juga akan mendorong Polda Jatim agar dapat meneruskan pengaduan itu menjadi laporan Polisi,” terang Dedik.

    “Profesi wartawan adalah Profesi yang terhormat, yang mempunyai undang-undang sendiri yaitu undang-undang Pers. Semua harus menghormati itu, tidak bisa dianggap remeh ataupun dilecehkan pihak manapun,” tegas Dedik.

    Pengacara M. Sholeh juga turut memberi pandangan hukum terhadap permasalahan konten yang diduga kuat melecehkan wartawan.

    “Tidak benar bila ini harus diwakili organisasi, kalau tidak diwakili organisasi maka tidak punya legal standing. Menurut saya itu pemahaman yang sesat, pemahaman yang keliru terhadap makna UU ITE apa yang dimaksud dengan pencemaran nama baik,” terang Cak Sholeh.

    Cak Sholeh juga berpendapat, pelecehan kalau tidak tertuju nama wartawan, ataupun media, siapapun wartawan punya legal standing untuk melaporkan.

    “Oraang se-Indonesia punya hak (legal standing) kalau memang dia sebagai wartawan. Entah mereka radio, online, tv, semua punya hak,” terangnya.

    Terkait permasalahan ini, apakah bisa masuk dalam UU ITE, Sholeh berpendapat  bisa.

    “Menurut saya polisi jangan menghentikan kasus ini, karena saya juga seorang konten kreator. Agar kita semua paham jangan sampai yang namanya medsos dijadikan guyonan, dijadikan bahan lelucon. Ketika banyak protes baru minta maaf,” terang Sholeh.

    “Siapapun kalau itu memang bersalah, harus di proses. Walaupun dihukum 1 bulan,1 tahun itu urusan pengadilan, yang penting proses hukum tidak boleh berhenti,” pungkas Sholeh tegas. (*red)