DPC PDIP Nganjuk Gelar Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Teguhkan Nilai Perjuangan dan Kebudayaan

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Refleksi 30 Tahun Peristiwa Kudatuli pada Sabtu (27/7/2026) di Kantor DPC PDIP Nganjuk.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara khidmat dan sederhana dengan nuansa kebudayaan, sesuai arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Kudatuli bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen perjuangan kader partai.

“Pesan Ibu Ketua Umum menjadi pedoman bagi kami seluruh kader. Kami diminta untuk meneguhkan watak politik yang berlandaskan kemanusiaan, kebenaran, dan keadilan, serta memperkuat keyakinan, keteguhan, dan kesabaran revolusioner dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh kader PDIP di Nganjuk berkomitmen menolak praktik politik tidak beradab, seperti penyebaran hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian.

“Kami menolak keras politik fitnah dan buzzer. Politik harus dijalankan dengan etika dan tanggung jawab moral, bukan dengan cara-cara yang merusak persatuan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Marhen menyampaikan pentingnya membumikan kebudayaan sebagai bagian dari implementasi Trisakti Bung Karno. DPC PDIP Nganjuk, menurutnya, akan terus mendorong ruang-ruang kreatif bagi seniman dan generasi muda di daerah.

“Kebudayaan adalah jiwa bangsa. Kami ingin Nganjuk menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas seni, teater, dan ekspresi anak muda,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya menjaga supremasi hukum dan kedaulatan rakyat.

“Kader PDIP harus berdiri di garis depan dalam mengawal demokrasi, menolak segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan, termasuk militerisasi yang tidak sesuai dengan tugasnya,” jelas Marhen.

Kegiatan refleksi ini diisi dengan doa bersama, diskusi kebangsaan, serta penampilan seni budaya lokal sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan kebudayaan.

Melalui peringatan 30 tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk berharap seluruh kader semakin solid dan konsisten dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, sesuai dengan cita-cita perjuangan partai.

Berita Terkait

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha
Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan
LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi
Hilang Sejak Kamis, Lansia Kertosono Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Brantas
Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu
Dugaan Persetubuhan Anak: Berkas P21, Kejari Nganjuk Resmi Tahan Bos Cafe Jaguar

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Sabtu, 19 September 2026 - 16:08

Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka

Jumat, 18 September 2026 - 18:36

Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Jumat, 18 September 2026 - 15:32

Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan

Kamis, 17 September 2026 - 16:12

LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi

Berita Terbaru