PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Gelar Aksi PSHT Peduli, Doa Bersama dan Santuni Korban Insiden Sukorejo

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com– Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Nganjuk Pusat Madiun menggelar aksi sosial PSHT Peduli dengan menyalurkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia dan korban luka-luka dalam peristiwa yang terjadi di wilayah Sukorejo.

Kegiatan dipusatkan di rumah duka almarhum Minal Khosirin, di kediaman Sumidi, Dusun Congol, Desa Macanan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Penasehat PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Kang Mas Harsono, Ketua Cabang Kang Mas Gondo Hariyono, seluruh Ketua Ranting se-Kabupaten Nganjuk, seluruh Ketua Rayon se-Kecamatan Loceret, jajaran Srikandi Terate Nganjuk, serta warga PSHT.

Dalam kesempatan tersebut, PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum Minal Khosirin (20), warga Dusun Congol, Desa Macanan, Kecamatan Loceret, yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Bantuan yang diberikan berupa renovasi rumah, yang direncanakan mulai dikerjakan setelah peringatan 40 hari wafatnya almarhum, yakni pada 1 Agustus mendatang.

Selain itu, PSHT juga memberikan santunan berupa uang tunai kepada tiga korban yang mengalami luka-luka, yakni Hendra Ibnu Ardiansyah (26), Eko Ali (24), dan Yoga Pratama (22). Bantuan diberikan sebesar Rp6 juta kepada Hendra Ibnu Ardiansyah dan Eko Ali, serta Rp4 juta kepada Yoga Pratama sebagai bentuk kepedulian dan dukungan selama menjalani masa pemulihan.

Ketua Cabang PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun, Kang Mas Gondo Hariyono, menyampaikan bahwa kegiatan PSHT Peduli merupakan wujud nyata ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate yang mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan persaudaraan.

Lebih lanjut kang Gondo Hariono menambahkan Kehadirannya bersama kang mas Harsono beserta rombongan untuk melakukan tahlil dan doa bersama untuk almarhum Minal Khosirin yang menjadi korban pengeroyokan yang tidak manusiawi. Dan berharap hal ini dapat menjadi pembelajaran bagi keluarga besar PSHT, karena dalam filosofi Jawa ada kalimat “Ngunduh Wohing Pakarti” yang artinya siapa menabur atau menanam pasti menuai, sehingga siapa yang berbuat hina dan berbuat zolim maka pasti akan menuai perbuatannya “SH Teratai hanya bisa berdoa kepada Alloh semoga diberikan ampunan, dan berharap kepada aparat hukum, kepada Kapolres dan jajarannya untuk bisa menangkap semua pelaku dan Kajari Nganjuk untuk bisa memberikan tuntutan seadil – adilnya sesuai perbuatannya” tandas kang mas Gondo

 

“Semoga bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban keluarga almarhum maupun saudara-saudara kita yang masih menjalani pemulihan. Kami berharap semangat persaudaraan dan gotong royong terus terjaga di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat Kang Mas Harsono mengajak seluruh warga PSHT untuk terus menjaga persatuan, mengedepankan sikap saling menghormati, serta menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan PSHT Peduli, PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun menegaskan komitmennya untuk selalu hadir membantu sesama, memperkuat tali persaudaraan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang sedang mengalami musibah.(Nur)

Berita Terkait

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha
Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan
LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi
Hilang Sejak Kamis, Lansia Kertosono Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Brantas
Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu
Dugaan Persetubuhan Anak: Berkas P21, Kejari Nganjuk Resmi Tahan Bos Cafe Jaguar

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Sabtu, 19 September 2026 - 16:08

Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka

Jumat, 18 September 2026 - 18:36

Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Jumat, 18 September 2026 - 15:32

Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan

Kamis, 17 September 2026 - 16:12

LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi

Berita Terbaru