Polres Nganjuk Bongkar Gudang Solar Subsidi Ilegal di Pace, 4 Tersangka Ditangkap

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Komitmen aparat kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali membuahkan hasil nyata.

Unit Pidana Khusus (Pidsus) bersama Resmob Polres Nganjuk berhasil membongkar praktik penimbunan BBM bersubsidi ilegal di sebuah gudang yang berlokasi di Desa Joho, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung taktis ini dilakukan pada Selasa (26/5/2026) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.

“Ya benar, digerebek dini hari tadi di Desa Joho, Pace,” ujar Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fadjar Kurniadhi, saat dikonfirmasi terkait operasi tersebut.

Dalam penggerebekan yang berlangsung cepat itu, petugas di lapangan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang telah dirancang khusus oleh para pelaku untuk mengeruk keuntungan pribadi secara ilegal.

Polisi menyita dua unit truk yang bagian tangkinya telah dimodifikasi sedemikian rupa, selang penyuplai, alat penyedot BBM, serta ribuan liter solar bersubsidi yang siap diedarkan ke pasar gelap.

“Kita amankan dua truk yang telah dimodifikasi, selang, alat penyedot BBM, juga 3.600 liter BBM subsidi jenis solar,” tambah AKP Fadjar Kurniadhi.

Selain menyita ribuan liter solar dan armada modifikasi, petugas juga langsung meringkus para pelaku yang berada di lokasi. Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam jaringan ini. Salah satunya adalah pemilik gudang berinisial S, yang merupakan warga Karangjati. Sementara tiga tersangka lainnya diketahui berasal dari luar kota, yakni A (warga Madiun), O (warga Grobogan), dan U (warga Semarang).

“Saat ini, S dan rekan-rekannya yang berhasil diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Nganjuk,” pungkas AKP Fadjar Kurniadhi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan mendalam guna mengungkap apakah ada keterlibatan jaringan yang lebih luas atau mafia BBM yang beroperasi di luar wilayah Nganjuk.

Berita Terkait

Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi
Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha
Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan
LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi
Hilang Sejak Kamis, Lansia Kertosono Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Brantas
Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:54

Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Sabtu, 19 September 2026 - 16:08

Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka

Jumat, 18 September 2026 - 18:36

Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Kamis, 17 September 2026 - 16:12

LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi

Berita Terbaru