Tradisi Manten Tebu Tandai Dimulainya Musim Giling Pabrik Gula Lestari Nganjuk

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Para petani tebu bersama jajaran manajemen Pabrik Gula (PG) Lestari yang terletak di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, kembali menggelar tradisi unik bertajuk “Manten Tebu”. Prosesi budaya ini dilakukan dalam rangka menyambut musim buka giling pabrik setempat.

Tradisi yang telah dilaksanakan secara turun-temurun ini menjadi simbol harapan bagi para petani dan pihak manajemen. Melalui ritual adat ini, mereka berharap hasil panen tebu tahun ini bisa lebih baik, menghasilkan gula yang lebih putih, serta memperoleh kadar rendemen yang bagus.

Layaknya sepasang pengantin asli, prosesi ritual ini menggunakan dua buah tebu yang dihias cantik menggunakan janur kuning. Kedua tebu tersebut bahkan diberi nama khusus, yakni Roro Ayu Manis dan Bagus Rosan Prakoso, yang bertindak sebagai sepasang temanten tebu.

Dalam rangkaian acaranya, kedua tebu manten tersebut diarak bersama-sama menuju area pabrik gula untuk melanjutkan prosesi pernikahan adat. Setibanya di lokasi, tebu manten diserahkan langsung kepada General Manager PG Lestari untuk kemudian didampingi oleh tebu-tebu pengiring lainnya menuju mesin penggilingan.

General Manager PG Lestari, Evan Muliawan, menjelaskan bahwa selain sebagai penanda dimulainya musim buka giling, ritual Manten Tebu ini merupakan warisan budaya luhur yang akan tetap dijaga dan dilestarikan di lingkungan PG Lestari.

“Selain menandai buka giling, Manten Tebu merupakan tradisi yang tetap dilestarikan di PG LESTARI,” ujar Evan Muliawan dalam keterangannya.

Pada musim giling tahun ini, PG Lestari mengelola luas lahan mencapai 4.100 hektar dengan target produksi menghasilkan 300 ribu ton tebu. Pihak manajemen optimistis dapat mencapai angka rendemen sebesar 7,2.

Sebagai persiapan operasional, PG Lestari dijadwalkan akan melakukan uji coba alat pada tanggal 3 Juni mendatang, sebelum akhirnya memulai prosesi start giling secara perdana pada tanggal 13 Juni 2026. Tradisi Manten Tebu ini pun dipastikan akan terus dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya setiap memasuki musim giling.

Berita Terkait

JPU Tolak Seluruh Dalil Pledoi Terdakwa Kasus Sukorejo Loceret
Kapolres Nganjuk Turun ke SPBU, Pantau Stok dan Antrean BBM
Kapolres Nganjuk Pimpin Langsung Pengamanan Kunjungan Kapolri ke Makam dan Museum Marsinah
Meski Mendapat Penolakan Warga, Pemilihan Perwakilan Dusun Sumber Waru Tetap Berjalan
Tingkatkan Kompetensi Bendahara KDMP, 135 Peserta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi di Nganjuk
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Nganjuk Gelar Tes Urine Mendadak di Tempat Hiburan Malam
Truk Box Oleng di Desa Mungkung, Dua Orang di Honda Vario Mengalami Luka
Mesin Diesel untuk Pertanian Raib di Pace, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:46

JPU Tolak Seluruh Dalil Pledoi Terdakwa Kasus Sukorejo Loceret

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:34

Kapolres Nganjuk Turun ke SPBU, Pantau Stok dan Antrean BBM

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:56

Kapolres Nganjuk Pimpin Langsung Pengamanan Kunjungan Kapolri ke Makam dan Museum Marsinah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:07

Meski Mendapat Penolakan Warga, Pemilihan Perwakilan Dusun Sumber Waru Tetap Berjalan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:20

Tingkatkan Kompetensi Bendahara KDMP, 135 Peserta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi di Nganjuk

Berita Terbaru