FK P4S Jatim Gelar Pertemuan Triwulan ke-27 di Nganjuk, Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, KabarNganjuk.com– Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (FK P4S) Jawa Timur menggelar pertemuan triwulan ke-27 yang dirangkaikan dengan halal bihalal di Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Pilar Ketahanan Pangan dalam Ekosistem Makan Bergizi Gratis”.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Astuti Ningsih didampingi Dr. Diana Twiswaningsih dari BBPP Ketindan Malang, Sumrambah Ketua KTNA propinsi Jawa Timur Perhiptani Hermanu, anggota DPRD propinsi Jawa timur dari fraksi PDI Perjuangan Wiwin Sumrambah, seluruh pengurus FK P4S Jawa Timur, beberapa Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, dan kabupaten/kota di Jatim.

Tarwa Mustofa, ketua FK P4S jatim dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan penyelesaian berbagai persoalan di sektor pertanian.

Menurutnya, FK P4S Jawa Timur siap mengakomodasi berbagai permasalahan yang muncul di daerah agar dapat diselesaikan secara bersama-sama. “Ini momen yang kita tunggu. Setiap permasalahan di daerah siap kita akomodir dan selesaikan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Ida Shobihatin, selaku tuan rumah menyambut baik kegiatan ini dan menyebut momentum halal bihalal sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar pelaku pertanian di Jawa Timur, dengan harapan kolaborasi antar P4S semakin solid dalam mendukung ketahanan pangan ke depan.

Pada kesempatan yang sama Ketua Substansi Kelompok Kerja Program dan Evaluasi, BBPP ketindan Malang Astuti Ningsih, menekankan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan antar P4S di Jawa Timur. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi terkait keamanan pangan.

“Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman kita bersama terkait keamanan pangan. Harapan kami, kolaborasi, sinergitas, dan kerja sama yang intens antar P4S di Jawa Timur semakin erat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 jumlah P4S di wilayah Jawa Timur yang menjadi tanggung jawab BBPP Ketindan mencapai 273 lembaga, sehingga dibutuhkan koordinasi yang kuat agar seluruh program dapat berjalan optimal.(Lifa)

Berita Terkait

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri
Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek
Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman
Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia
Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek
Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif
Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman
Misi Damai di Bumi Anjuk Ladang, Puluhan Biksu Lintas Negara Basuh Lelah di Klenteng Hok Yoe Kiong

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:34

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:30

Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:51

Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:07

Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:06

Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif

Berita Terbaru