Nganjuk, KabarNganjuk.com- Penerapan work from home atau WFH menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam menghemat penggunaan bahan bakar minyak atau BBM.
Kebijakan ini diberlakukan setiap hari Rabu bagi sebagian pegawai di lingkungan pemerintah daerah, kecuali pada sektor pelayanan masyarakat serta kepala dinas di masing-masing organisasi perangkat daerah.
Di Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, sekitar 90 persen pegawai menjalankan WFH. Meski bekerja dari rumah, aktivitas mereka tetap dalam pengawasan kepala dinas melalui pemantauan berkala menggunakan fitur live location.
Pada hari pertama penerapan WFH, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Hernanto, tetap berangkat ke kantor dengan mengayuh sepeda ontel. Ia menempuh jarak sekitar tiga kilometer dari rumah menuju kantor. Karena sudah terbiasa bersepeda, ia terlihat santai selama perjalanan.
“Menindaklanjuti himbauan terkait WFH dan WFO, alhamdulillah jarak rumah saya kurang lebih tiga kilometer. Sebelumnya kami juga sudah terbiasa menggunakan sepeda, setidaknya setiap hari Jumat. Selain hemat BBM, ini juga menghemat energi listrik. Dengan bersepeda, kita juga berolahraga, badan menjadi lebih sehat. Polusi bisa berkurang dan kemacetan juga bisa diminimalisir, sehingga banyak manfaat yang kita dapatkan dari bersepeda.”
Kegiatan bersepeda ke kantor ini rencananya akan terus dilakukan setiap hari Rabu, sesuai arahan Bupati Nganjuk, sebagai bagian dari upaya efisiensi energi sekaligus gaya hidup sehat.

