Ini Dua Misi Besar Yang Dibawa Mensos Saat Kunjungan Kerja Ke Nganjuk

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Menteri sosial Saifulloh Yusuf (Gus Ipul), mengunjungi wilayah Kabupaten Nganjuk pada hari Sabtu (28/02/2026) dalam rangka memastikan kesiapan sekolah rakyat dan memperkuat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan yang disalurkan dari pemerintah tepat sasaran.

Ini terjadi karena 45 persen bantuan sebelumnya berdasarkan data dari Dewan Ekonomi Nasional tidak tepat sasaran dan justru didapatkan oleh orang yang mampu. Sementara orang yang membutuhkan justru luput dari perhatian dan tidak menerima bantuan.

Oleh karena itu Presiden Prabowo Subianto meminta untuk memperkuat pemutakhiran data tunggal dan ekonomi sosial.

Data tersebut dikumpulkan dari RT/RW setempat yang kemudian dilanjutkan ke Desa, untuk selanjutnya data yang sudah diajukan diproses melalui BPS Bupati untuk kemudian disetujui atau ditolak.

Data akan dicek setiap saat, dan memiliki kemungkinan adanya perubahan yang dikarenakan penerima bantuan tidak mutlak.

“Kalau datanya tidak akurat, maka kebijakan yang kita buat juga tidak akan tepat. Karena itu, saya minta semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, kepala desa, lurah, hingga operator desa, benar-benar aktif memperbarui data. Ini bukan sekadar administrasi, tapi menyangkut hak masyarakat,” tegas Gus Ipul.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menjelaskan kesiapan Kabupaten Nganjuk dalam mempersiapkan sekolah rakyat. Ia memperkirakan pada tahun ajaran baru, sekolah rakyat sudah dapat menerima siswa baru.

“Untuk Sekolah Rakyat, kami sudah melakukan berbagai persiapan. Insya Allah pada tahun ajaran baru 2026/2027 pendaftaran sudah bisa dibuka. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih layak,” ungkap Marhaen.

Berita Terkait

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk
Sidak Wisata Watu Lawang, Komisi III DPRD Nganjuk Soroti Kelengkapan Izin Lingkungan
Gantikan Pohon yang Berkurang di Obyek Wisata Watu Lawang, Pengelola Tanam Kembali Pohon
Korban Dugaan Penipuan di Nganjuk Capai 68 Orang, Kerugian Ditaksir Rp11,7 Miliar
Janjikan Keuntungan dari Sertifikat, Pria di Sawahan Nganjuk Diduga Rugikan Warga Rp1 Miliar
Perkuat Tata Kelola Dekranas dan PKK, Nganjuk Hadiri Rakor Regional di Jakarta
Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik
DPRD dan Bupati Nganjuk Setujui Raperda Perubahan APBD 2026, Target PAD Naik

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:05

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk

Kamis, 24 September 2026 - 10:21

Sidak Wisata Watu Lawang, Komisi III DPRD Nganjuk Soroti Kelengkapan Izin Lingkungan

Kamis, 24 September 2026 - 09:36

Gantikan Pohon yang Berkurang di Obyek Wisata Watu Lawang, Pengelola Tanam Kembali Pohon

Kamis, 24 September 2026 - 09:18

Korban Dugaan Penipuan di Nganjuk Capai 68 Orang, Kerugian Ditaksir Rp11,7 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 09:10

Janjikan Keuntungan dari Sertifikat, Pria di Sawahan Nganjuk Diduga Rugikan Warga Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Berita

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Pace Nganjuk

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:05