Bupati Nganjuk Resmi Membuka Festival Literasi 2025, S.Wahyuni Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Semarak Festival Literasi Kabupaten Nganjuk berlangsung meriah di Gedung Wanita Kabupaten Nganjuk. Acara yang menjadi ruang apresiasi dan kreativitas para pelajar ini dihadiri langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, beserta istri, serta Wakil Bupati Nganjuk, Tri Handy Cahyo Saputro.

Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati disambut dengan penuh energi melalui persembahan Barongsai dari SMK Negeri 1 Bagor, yang berhasil memukau seluruh tamu undangan. Usai itu, penyambutan berlanjut oleh para siswa-siswi SD dari berbagai sekolah di Kabupaten Nganjuk yang berbaris rapi memberikan salam hormat dan sapaan hangat.

Memasuki Gedung Wanita, tampak deretan stand bazar literasi yang diisi oleh perwakilan kecamatan dan kelurahan seperti Mangundikaran, Kramat, Jatirejo, dan lainnya. Tak hanya itu, beberapa SMA serta universitas di Kabupaten Nganjuk juga turut memamerkan karya dan program literasi mereka. Sementara di luar gedung, puluhan UMKM lokal menghadirkan berbagai kuliner yang menambah semarak festival.

Bupati dan Wakil Bupati menyempatkan diri mengunjungi satu per satu stand di dalam gedung sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada para peserta yang terlibat.

Acara resmi dibuka dan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa. Selanjutnya, diberikan penghargaan kepada siswa-siswi berbakat dalam ajang lomba pembuatan film literasi. Momen penting lainnya yaitu penganugerahan gelar Bunda Literasi Kabupaten Nganjuk kepada S.Wahyuni yang diharapkan mampu menjadi ikon dan penggerak semangat literasi di daerah.

Festival kemudian resmi dibuka secara simbolis oleh Bupati Marhin Jumadi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa tingkat literasi masyarakat saat ini cenderung menurun, terutama karena semakin banyak masyarakat—terutama generasi muda—yang mulai malas membaca. Beliau meminta Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk serta Dinas Pendidikan untuk memperkuat program literasi digital, sejalan dengan perkembangan zaman yang semakin modern.
Terselenggaranya Festival Literasi Kabupaten Nganjuk ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menumbuhkan budaya literasi yang semakin memudar di tengah derasnya arus digital. Melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, hingga pelaku UMKM, festival ini membuktikan bahwa literasi dapat hadir dalam beragam bentuk—mulai dari karya tulis, film pendek, bazar edukatif, hingga pameran kreativitas pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

Semangat para siswa, guru, komunitas literasi, dan masyarakat yang terlibat menjadi bukti bahwa ekosistem literasi di Nganjuk masih memiliki energi besar untuk terus berkembang. Terlebih dengan dianugerahkannya gelar Bunda Literasi Kabupaten Nganjuk kepada S.Wahyuni, diharapkan upaya penguatan literasi dapat berjalan lebih terarah dan menyentuh semua lapisan masyarakat.

Bupati Marhaen Djumadi dalam pidatonya mengajak seluruh pihak untuk tidak tinggal diam melihat melemahnya minat baca. Ajakan tersebut menjadi pengingat bersama bahwa literasi merupakan pondasi kecerdasan bangsa dan modal penting untuk membangun generasi yang kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dengan dorongan untuk menerapkan literasi digital, Pemerintah Kabupaten Nganjuk ingin memastikan bahwa perkembangan teknologi justru menjadi sarana penguatan literasi, bukan sebaliknya.

Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap lahir lebih banyak ruang belajar, ruang berkarya, dan ruang berekspresi yang mampu merangkul generasi muda. Semoga semangat literasi yang dihidupkan dalam festival hari ini terus bergaung, menjadi langkah besar menuju masa depan Nganjuk yang lebih maju, cerdas, dan berbudaya. Festival literasi bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan panjang membangun peradaban yang berlandaskan ilmu dan kreativitas. (red)

Berita Terkait

Sekretaris BPD dan Tokoh Masyarakat Laporkan Kades ke Kejaksaan, Dugaan Korupsi Dana Desa
Tiga Kasus Sabu Dibongkar Beruntun, Polres Nganjuk Amankan Lima Orang
Menuju Transisi 2027, Siapa 6 Pejabat Nganjuk yang Paling Berpeluang Jadi Sekda Baru?
Kapolres Nganjuk Serahkan Penghargaan kepada 38 Personel Berprestasi di Hari Kesaktian Pancasila
Terekam CCTV Pencurian Gabah Warga di Nganjuk
Pasokan Air Irigasi Menurun, Petani di Nganjuk Terancam Gagal Panen
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kang Marhaen Ajak Generasi Muda Teruskan Api Perjuangan
SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 Segera Dibuka, 100 Persen Beasiswa

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:24

Sekretaris BPD dan Tokoh Masyarakat Laporkan Kades ke Kejaksaan, Dugaan Korupsi Dana Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:22

Tiga Kasus Sabu Dibongkar Beruntun, Polres Nganjuk Amankan Lima Orang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:27

Menuju Transisi 2027, Siapa 6 Pejabat Nganjuk yang Paling Berpeluang Jadi Sekda Baru?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:05

Kapolres Nganjuk Serahkan Penghargaan kepada 38 Personel Berprestasi di Hari Kesaktian Pancasila

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:44

Pasokan Air Irigasi Menurun, Petani di Nganjuk Terancam Gagal Panen

Berita Terbaru