Polres Nganjuk Catat Hasil Signifikan di Akhir Operasi Patuh Semeru 2025

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Polres Nganjuk resmi menutup pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar selama 14 hari, mulai 14 Juli hingga 27 Juli 2025. Operasi ini tercatat berhasil menciptakan peningkatan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Selasa (29/7/2025).

Melalui Satgas Operasi Patuh Semeru 2025, kegiatan difokuskan pada pendekatan yang bersifat edukatif, persuasif, dan humanis, serta didukung penegakan hukum lalu lintas secara elektronik (ETLE) maupun manual.

Di awal pelaksanaan, Satgas Operasi melakukan sosialisasi melalui siaran langsung di radio RSAL FM dan Cakra Krisna FM. Dalam siaran tersebut, Kanit Kamsel Iptu Jarwanto menyampaikan delapan jenis pelanggaran prioritas, seperti tidak memakai helm SNI, berboncengan lebih dari satu orang, serta melampaui batas kecepatan.

Upaya preemtif juga diperkuat lewat program Polantas Menyapa yang menyasar komunitas kendaraan roda dua, roda empat, dan ekspedisi. Kegiatan ini diisi dengan edukasi langsung kepada pengguna jalan tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., mengapresiasi dedikasi seluruh Satgas Operasi Patuh Semeru 2025 yang telah mengedepankan langkah persuasif dalam menciptakan budaya tertib lalu lintas.

“Pendekatan humanis adalah cara efektif membangun kesadaran. Kepatuhan tak harus dipaksakan, cukup diberi pemahaman. Jika masyarakat sudah paham, kepatuhan akan tumbuh dengan sendirinya,” tegasnya.

Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pendekatan ini mampu mengurangi potensi kecelakaan dan mendorong masyarakat menjadi pelopor keselamatan di jalan.

“Tujuannya tak lain agar pengguna jalan lebih sadar akan keselamatan dan turut mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib,” ungkapnya.

AKP Ivan juga memaparkan data perbandingan antara tahun 2024 dan 2025. Untuk ETLE statis, terjadi penurunan drastis dari 792 menjadi 2 pelanggaran. ETLE mobile meningkat dari 957 menjadi 1010 pelanggaran, dan tilang manual melonjak dari 464 menjadi 4406 pelanggaran. Sementara itu, jumlah teguran meningkat dari 4374 menjadi 12260.

Dalam hal kecelakaan lalu lintas, tahun 2025 mencatat penurunan jumlah kejadian dari 25 menjadi 11 kasus. Namun, korban luka berat naik dari 1 menjadi 6, sedangkan korban luka ringan menurun dari 66 menjadi 15 orang.

Gabungan antara sosialisasi melalui media dan edukasi langsung di lapangan terbukti efektif menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas selama Operasi Patuh Semeru 2025 di wilayah Nganjuk.(acha)

Berita Terkait

Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler
Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026
DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Baksos Salurkan 100 Ribu Liter Air Bersih
Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi
Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha
Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:48

Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler

Senin, 21 September 2026 - 17:34

Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026

Senin, 21 September 2026 - 16:43

DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Baksos Salurkan 100 Ribu Liter Air Bersih

Senin, 21 September 2026 - 14:54

Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Berita Terbaru