Debat Kedua Pilbup Nganjuk, Pendukung Paslon Kecewa Tak Bisa Saksikan Langsung

Kamis, 7 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nganjuk menggelar debat publik kedua bagi pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk di Gedung Wanita, Jalan Yos Sudarso, Kota Nganjuk, Rabu (6/11/2024). Debat ini diikuti oleh tiga paslon yang saling bersaing memperebutkan suara masyarakat, yakni Muhammad Muhibbin-Aushaf Fajr Herdiansyah, Ita Triwibawati-Zuli Rantauwati, dan Marhaen Djumadi-Trihandi Cahyo Saputro.

Namun, banyak pendukung pasangan calon (paslon) yang kecewa karena tidak semua pendukung diizinkan masuk ke gedung untuk mendengarkan visi dan misi calon yang mereka dukung.

Di luar gedung, para pendukung hanya bisa meneriakkan yel-yel untuk mendukung paslon masing-masing. Meski situasi ramai dan berdesakan, suasana tetap kondusif. Bahkan, pendukung dari berbagai paslon ikut berjoget bersama, menciptakan suasana meriah di sekitar lokasi.

Dasar, salah satu pendukung dari Paslon 03 mengungkapkan bahwa sekitar 1.500 simpatisan telah hadir untuk memberi dukungan, namun sayangnya tidak bisa menyaksikan debat secara langsung. Ia mengaku kecewa dan berharap Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nganjuk dapat menyediakan layar lebar di luar gedung, agar pendukung yang tidak bisa masuk tetap bisa mengikuti jalannya debat.

“Sebaiknya harusnya KPU menyediakan layar yang ada diluar, yang bisa disaksikan oleh masyarakat,” ujar Dasar

Kondisi di luar gedung bahkan lebih ramai dibandingkan di dalam, mengingat masing-masing paslon membawa ratusan hingga ribuan pendukung.

Ketua KPUD Nganjuk, Arfi Musthofa, menyatakan bahwa masing-masing paslon telah menyepakati batasan jumlah penonton di dalam ruangan, yaitu maksimal 35 orang per paslon. “Kami akan melakukan evaluasi agar pelaksanaan debat berikutnya dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Nganjuk Ungkap Kasus Sabu di Loceret, Dua Orang Diamankan
Polisi Jogo Sekolah, Kapolres Nganjuk Edukasi Siswa SDN 1 Ganung Kidul tentang Bahaya Bullying
Takut Tanahnya Dilelang, Warga Mengaku Terpaksa Bayar Rp170 Juta ke Bank Meski Tak Pernah Ajukan Pinjaman
Pupuk Indonesia Percepat Penyaluran Pupuk Bersubsidi Lewat KDKMP, CV Semi Ditunjuk Jadi Mitra JP4B Tunggal di Nganjuk
Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Pemkab Nganjuk Perkuat Program Paket A, B, dan C
Bupati dan Wabup Turun Langsung ke Gondang, Wawasan Kebangsaan Jadi Momentum Serap Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak dan Banjir
Polres Nganjuk Bentuk Satgas Polisi Jogo Sekolah, Kapolres: Pencegahan Harus Dimulai Sejak Dini
Pendopo Samudra Madu: Nguri-uri Budaya Jawi lan Semangat Swasembada Pangan ing Nganjuk

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:30

Satresnarkoba Polres Nganjuk Ungkap Kasus Sabu di Loceret, Dua Orang Diamankan

Sabtu, 7 November 2026 - 15:16

Polisi Jogo Sekolah, Kapolres Nganjuk Edukasi Siswa SDN 1 Ganung Kidul tentang Bahaya Bullying

Sabtu, 7 November 2026 - 08:11

Takut Tanahnya Dilelang, Warga Mengaku Terpaksa Bayar Rp170 Juta ke Bank Meski Tak Pernah Ajukan Pinjaman

Jumat, 6 November 2026 - 12:40

Pupuk Indonesia Percepat Penyaluran Pupuk Bersubsidi Lewat KDKMP, CV Semi Ditunjuk Jadi Mitra JP4B Tunggal di Nganjuk

Jumat, 6 November 2026 - 08:38

Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Pemkab Nganjuk Perkuat Program Paket A, B, dan C

Berita Terbaru