Meriah, Kirab Budaya Grebek Suro di Kecamatan Ngetos Diikuti Ratusan Peserta

Senin, 29 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meriah! Kirab Budaya Grebek Suro di Kecamatan Ngetos Diikuti Ratusan Peserta

Meriah! Kirab Budaya Grebek Suro di Kecamatan Ngetos Diikuti Ratusan Peserta

Ngetos, KabarNganjuk.com- Dalam rangka serangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan mulai 1 Suro ” Grebeg Suro ” Tahun 2024 di Kecamatan Ngetos, hari ini ratusan warga juga para pelajar telah mengikuti kegiatan Kirab Budaya guna melestarikan kebudayaan juga menjaga kearifan lokal, dan untuk meningkatkan perekonomian UMKM – UMKM khususnya yang ada di Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk ( 28/7/2024).

Meriah, Kirab Budaya Grebek Suro di Kecamatan Ngetos Diikuti Ratusan Peserta

Serangkaian kegiatan yang di kemas apik oleh Pemerintahan di Kecamatan Ngetos dalam acara ” Grebeg Suro “, telah mengelar Kirab Budaya yang diikuti ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Kelembagaan yang ada di Desa Ngetos, hingga RT, RW, maupun Perangkat Desa, juga diikuti oleh pelajar yang ada di Ngetos, mulai dari Taman Kanak – kanak ( TK ) dan Sekolah Dasar ( SD ) dan umum.

Dengan disaksikan ribuan masyarakat Kecamatan Ngetos maupun masyarakat dari Kecamatan lain, ratusan kontingen Kirab Budaya ( Karnaval ) dengan antusias berjalan yang di mulai dari depan kantor Kecamatan Ngetos hingga beberapa kilo meter menuju finis.

Dalam kesempatannya, Nuri Prihandoko selaku Camat Ngetos menjelaskan bahwa kegiatan pada hari ini adalah serangkaian kegiatan Suroan di Desa Ngetos, dan kegiatan ini sudah dilaksanakan mulai kemarin dari Tanggal 1 Suro sampai dengan sekarang.

“Hari ini adalah acara kirab budaya yang dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Ngetos, mulai dari kelembagaan, Rt maupun Rw, Perangkat Desa dan anak – anak sekolah yang ada di Ngetos, dan ini untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal yang ada di Desa Ngetos dari dulu jaman Majapahit sampai sekarang yang harus kita lestarikan ” harap Nuri Camat Ngetos.

“Ini diikuti ratusan peserta, yang nantinya kita berharap supaya bisa dikemas menjadi iven, yang nantinya bisa dijual atau dipromosikan, terutama iven – iven kebudayaan kearifan lokal yang layak dan punya potensi untuk kita tawarkan dan suguhkan kepada masyarakat umum ” ucapnya.

Lebih lanjut di sampaikan Nuri, bahwa untuk kegiatan ini, juga berkolaborasi dengan umkm – umkm yang ada di Kecamatan Ngetos, sebagai wadah untuk mempromosikan produk – produknya yang bisa dijual dan juga mendorong untuk mutu produknya supaya standard ” pungkasnya.

Sedangkan Warno, Kepala Desa Ngetos dalam sambutannya berharap kepada masyarakat Ngetos, bahwa warga Desa Ngetos harus selalu guyub rukun dan selalu semangat untuk gotong royong, agar tercapai apa yang diinginkan untuk kemajuan Desa Ngetos ” harapnya.

( gik)

Berita Terkait

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri
Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek
Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman
Museum Tritik Nganjuk Terima Hibah 1.523 Koleksi Fosil, Siap Jadi Pusat Edukasi Purbakala
Karya Arek Surabaya, Menengok Megahnya Museum Marsinah yang Rampung Kilat Tanpa Uang Negara
Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia
Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek
Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:34

Aturan Zonasi PPDB 2026, Kubur Impian Siswa Pinggiran Nganjuk Masuk SMP Negeri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:30

Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:51

Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:34

Museum Tritik Nganjuk Terima Hibah 1.523 Koleksi Fosil, Siap Jadi Pusat Edukasi Purbakala

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:22

Karya Arek Surabaya, Menengok Megahnya Museum Marsinah yang Rampung Kilat Tanpa Uang Negara

Berita Terbaru