Perangkat Desa di Loceret Diduga Gadaikan BPKB Mobil Siaga, Nilainya Disebut Capai Rp65 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, HarianForum.com – Aset desa yang semestinya menjadi fasilitas pelayanan dan penunjang kebutuhan darurat masyarakat menjadi sorotan setelah muncul informasi mengenai dugaan penggadaian Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Mobil Siaga Desa di wilayah Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Berdasarkan informasi yang beredar, BPKB Mobil Siaga Desa tersebut diduga digadaikan oleh salah satu perangkat desa yang disebut-sebut menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes).

Nilai gadai BPKB tersebut disebut-sebut mencapai sekitar Rp65 juta. Informasi ini mencuat pada Senin (5/10/2026) dan menjadi perhatian karena Mobil Siaga Desa merupakan aset yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, surat berharga berupa BPKB kendaraan tersebut diduga dijadikan jaminan pinjaman secara pribadi kepada pihak yang disebut berada di wilayah Mojokerto.

Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti kebenaran informasi tersebut, termasuk status, dasar, serta alasan BPKB yang diduga merupakan bagian dari aset desa itu digunakan sebagai jaminan pinjaman.

Apabila dugaan tersebut benar, persoalan ini berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai pengelolaan dan pengamanan aset desa. Pasalnya, aset desa pada prinsipnya diperuntukkan bagi kepentingan penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada perangkat desa yang disebut dalam informasi tersebut melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait dugaan tersebut.

Redaksi masih berupaya melakukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memastikan kebenaran informasi mengenai dugaan penggadaian BPKB Mobil Siaga Desa yang nilainya disebut mencapai Rp65 juta.

Apabila dugaan tersebut terbukti, publik tentu menunggu penjelasan dari pemerintah desa maupun pihak berwenang mengenai status BPKB dan keberadaan aset desa tersebut. Klarifikasi dari pihak terkait diperlukan agar persoalan ini dapat diketahui secara jelas dan berimbang.

Berita Terkait

Buka Festival Literasi Nganjuk 2026, Wabup Trihandy Ajak Masyarakat Kritis dan Lestarikan Sejarah Lokal
Diduga emosi Kasat Pol PP Nganjuk ngajak Jotosan warga Saat Menanyakan permohonan
Hidup Sebatang Kara di Usia Senja, Mbah Slamet Bertahan Dari Belas Kasihan Tetangga
Peringati Hari Santri dan World Rabies Day, Pemkab Nganjuk Gelar Pemeriksaan Hewan Gratis
Sekretaris BPD dan Tokoh Masyarakat Laporkan Kades ke Kejaksaan, Dugaan Korupsi Dana Desa
Tiga Kasus Sabu Dibongkar Beruntun, Polres Nganjuk Amankan Lima Orang
Menuju Transisi 2027, Siapa 6 Pejabat Nganjuk yang Paling Berpeluang Jadi Sekda Baru?
Kapolres Nganjuk Serahkan Penghargaan kepada 38 Personel Berprestasi di Hari Kesaktian Pancasila

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:03

Perangkat Desa di Loceret Diduga Gadaikan BPKB Mobil Siaga, Nilainya Disebut Capai Rp65 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:16

Buka Festival Literasi Nganjuk 2026, Wabup Trihandy Ajak Masyarakat Kritis dan Lestarikan Sejarah Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:50

Diduga emosi Kasat Pol PP Nganjuk ngajak Jotosan warga Saat Menanyakan permohonan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:33

Hidup Sebatang Kara di Usia Senja, Mbah Slamet Bertahan Dari Belas Kasihan Tetangga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:35

Peringati Hari Santri dan World Rabies Day, Pemkab Nganjuk Gelar Pemeriksaan Hewan Gratis

Berita Terbaru