Nganjuk, KabarNganjuk.com – Marhaban ya Ramadhan, banyak umat Muslim memanfaatkan momentum bulan suci ini untuk beramal dan kebajikan, tak terkecuali keluarga besar Sutrisno, Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.
Baginya, beramal dan bersedekah memiliki nilai kepuasan tersendiri. Tahun 2026 merupakan tahun ke-7 keluarganya menyantuni anak yatim. Tidak hanya santunan berupa uang, namun juga diberikan sepeda untuk sarana pendidikan/bersekolah mereka.

Tahun ini, data anak yatim yang belum pernah menerima santunan berupa sepeda sebagai sarana pendidikan tinggal 3 anak yatim saja.
Karena jumlahnya yang sangat sedikit, akhirnya Sutrisno menggandeng Forkopimdes melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Sutrisno mendapat anak yatim calon penerima sepeda, yakni dari Desa Sekaran 2 anak yatim, dari Puthukrejo 2 anak yatim, dan dari Desa Cangkringan 1 anak yatim. Total keseluruhan menjadi 8 anak yatim.
“Kegiatan ini saya lakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat kesehatan dan kesejahteraan bagi keluarga saya. Sudah selayaknya kami berbagi, dan ini merupakan acara rutin tahunan,” ujar Sutrisno.
Dirinya mengatakan lebih lanjut, selain dana pribadi, santunan rutin ini juga didukung dari hasil lelang bengkok kepala desa.
Bengkok yang saya lelang, saya berikan kepada warga Sukorejo yang tidak memiliki garapan sawah, dan hasilnya saya bagi ke mushola untuk rehab maupun untuk bangun mushola.
Berikutnya untuk santunan anak yatim. Apabila dana itu lebih, akan saya belikan tanah, saya bangunkan rumah untuk warga Sukorejo yang usianya di atas 60 tahun, sebatang kara, dan tidak punya tempat tinggal.
Mereka akan saya bangunkan rumah dan aset secara total diberikan kepada yang bersangkutan, pungkas Sutrisno dalam wawancara singkatnya.
Tinggalkan Balasan