FPMN Mendorong DPRD Nganjuk Tingkatkan Pengawasan atas Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com Suasana Kabupaten Nganjuk kembali memanas setelah ratusan massa yang tergabung dalam Forum Perjuangan Masyarakat Nganjuk (FPMN) Gabungan mendatangi Kantor DPRD Nganjuk pada Selasa, 18 November 2025. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejak pagi, suara lantang para pengunjuk rasa memenuhi area kantor dewan. Massa membawa spanduk, poster, dan pengeras suara yang menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam penyimpangan program yang seharusnya difokuskan pada pemenuhan gizi anak-anak.

Dalam orasinya, Yanto Kancil tampil tegas menyampaikan kritik. Ia menegaskan bahwa Program MBG merupakan upaya mulia pemerintah untuk memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang layak, namun pelaksanaannya diduga tidak sesuai tujuan.

“Program ini untuk anak-anak, tetapi kenyataannya ada oknum yang memanfaatkannya. Ini bentuk penyelewengan dan harus dihentikan,” ujar Yanto disambut gemuruh massa.

Suyadi, orator lainnya, turut meluapkan kekecewaannya terhadap DPRD Nganjuk. Ia menilai dewan telah gagal menjalankan fungsi pengawasan dan justru terkesan ikut dalam pelaksanaan program.

“DPRD seharusnya mengawasi, bukan menjadi pelaksana. Ini sudah melewati batas,” tegasnya.

Menanggapi desakan tersebut, DPRD Nganjuk kemudian mengajak perwakilan FPMN untuk melakukan rapat tertutup di ruang rapat garuda. Pertemuan ini digelar sebagai upaya mencari kejelasan, mendengarkan langsung aspirasi massa, sekaligus memperjelas alur pelaksanaan Program MBG yang selama ini dipersoalkan.

Setelah berlangsung sekitar satu jam, rapat berakhir dan Ketua DPRD Nganjuk pun memberikan pernyataan resmi di hadapan massa. Ia menegaskan bahwa DPRD berkomitmen menindaklanjuti seluruh aduan dan memastikan transparansi dalam program tersebut.

“Kami sudah mendengar langsung apa yang menjadi keresahan masyarakat. DPRD akan membuka ruang transparansi, termasuk memeriksa ulang seluruh proses pelaksanaan Program MBG,” tegas Ketua DPRD.

Tatit Heru Tjahjono, S.Sos  juga menambahkan, “Apabila ditemukan pelanggaran, kami akan merekomendasikan tindakan tegas. Fungsi pengawasan adalah kewajiban kami dan akan kami jalankan sesuai aturan.”

Meskipun demikian, massa FPMN menegaskan bahwa mereka tetap menunggu langkah konkret dari DPRD. Mereka meminta audit segera dilakukan dan hasilnya diumumkan secara terbuka kepada publik.

Aksi ini menjadi penegasan bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam terhadap dugaan penyimpangan program pemerintah. (red)

Berita Terkait

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik
Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler
Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026
DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Baksos Salurkan 100 Ribu Liter Air Bersih
Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi
Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:54

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik

Senin, 21 September 2026 - 17:48

Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler

Senin, 21 September 2026 - 17:34

Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026

Senin, 21 September 2026 - 14:54

Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Berita Terbaru