Diduga Korban Salah Tangkap, Pria di Nganjuk Dikeroyok Warga dan Lapor ke Polisi

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Seorang pria berusia 30 tahun, Sonaji, warga Desa Sidoarjo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, menjadi korban salah tangkap dan pengeroyokan oleh warga di Pasar Warujayeng.

Didampingi kuasa hukum, puluhan warga serta kerabatnya, Sonaji mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Nganjuk untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Setelah laporan diterima petugas SPKT, korban bersama kuasa hukumnya dimintai keterangan oleh penyidik Unit Pidana Umum, Satreskrim Polres Nganjuk, secara tertutup.

Akibat pengeroyokan tersebut, Sonaji mengalami luka dan sakit pada bagian mata, perut, serta dada. Kuasa hukumnya, Rosi Armitasari, menyatakan bahwa laporan dilayangkan atas dugaan tindak pidana pengeroyokan, sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP.

Rosi, Kuasa Hukum Korban.

Rosi mengungkapkan, dari sejumlah pelaku yang menganiaya kliennya, dua orang di antaranya diketahui identitasnya oleh pihak keluarga korban.

Hal ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pihak kepolisian untuk menggali keterangan lebih lanjut dan melakukan pengembangan, mengingat banyaknya warga yang terlibat dalam aksi main hakim sendiri tersebut.

Usai menjalani pemeriksaan, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk menjalani visum. Diketahui sebelumnya, Sonaji dituduh mencuri sepeda motor di Pasar Warujayeng.

Setelah diteriaki maling, warga tanpa konfirmasi langsung menghakiminya secara brutal, mulai dari memukul, menendang, hingga menjambak rambut korban. Peristiwa tersebut bahkan sempat viral di media sosial.

Tak terima dengan kejadian tersebut, korban bersama warga dan kerabatnya akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan para pelaku ke Mapolres Nganjuk.

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Nganjuk Ungkap Kasus Sabu di Loceret, Dua Orang Diamankan
Polisi Jogo Sekolah, Kapolres Nganjuk Edukasi Siswa SDN 1 Ganung Kidul tentang Bahaya Bullying
Takut Tanahnya Dilelang, Warga Mengaku Terpaksa Bayar Rp170 Juta ke Bank Meski Tak Pernah Ajukan Pinjaman
Pupuk Indonesia Percepat Penyaluran Pupuk Bersubsidi Lewat KDKMP, CV Semi Ditunjuk Jadi Mitra JP4B Tunggal di Nganjuk
Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Pemkab Nganjuk Perkuat Program Paket A, B, dan C
Bupati dan Wabup Turun Langsung ke Gondang, Wawasan Kebangsaan Jadi Momentum Serap Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak dan Banjir
Polres Nganjuk Bentuk Satgas Polisi Jogo Sekolah, Kapolres: Pencegahan Harus Dimulai Sejak Dini
Pendopo Samudra Madu: Nguri-uri Budaya Jawi lan Semangat Swasembada Pangan ing Nganjuk

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:30

Satresnarkoba Polres Nganjuk Ungkap Kasus Sabu di Loceret, Dua Orang Diamankan

Sabtu, 7 November 2026 - 15:16

Polisi Jogo Sekolah, Kapolres Nganjuk Edukasi Siswa SDN 1 Ganung Kidul tentang Bahaya Bullying

Sabtu, 7 November 2026 - 08:11

Takut Tanahnya Dilelang, Warga Mengaku Terpaksa Bayar Rp170 Juta ke Bank Meski Tak Pernah Ajukan Pinjaman

Jumat, 6 November 2026 - 12:40

Pupuk Indonesia Percepat Penyaluran Pupuk Bersubsidi Lewat KDKMP, CV Semi Ditunjuk Jadi Mitra JP4B Tunggal di Nganjuk

Jumat, 6 November 2026 - 08:38

Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Pemkab Nganjuk Perkuat Program Paket A, B, dan C

Berita Terbaru