Warga Sambikerep Kecewa, Kini Tak Lagi Bisa Bercocok Tanam

Selasa, 4 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com- Puluhan warga Dusun Wedekan, Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, mengungkapkan kekecewaan mendalam terkait proyek pembangunan jalan tol Tahun 2018-2019 di Nganjuk yang melibatkan pengambilan tanah mereka. Mereka merasa tertipu karena janji bahwa tanah yang digali untuk urug pembangunan jalan tol akan dikembalikan seperti semula / reklamasi. Namun hingga kini tanah tersebut belum dikembalikan. Selain itu, pembayaran untuk lahan yang telah digali juga belum dilunasi.

Partowo (60), salah satu warga yang merasa terdampak, mengatakan bahwa pada awalnya, proyek ini dijanjikan oleh Kepala Desa Sambikerep, yang menyatakan bahwa proyek ini dikerjakan oleh perusahaan besar, bukan sembarangan. Kepala Desa juga menyampaikan bahwa setelah pekerjaan selesai, tanah yang digali akan direklamasi dengan kupasan dari proyek tol tersebutnya. “Saya percaya dengan perkataan pak Lurah, karena beliau yang menyampaikan langsung katanya yang mengerjakan PT (Perseroan Terbatas) besar, kalau gak salah namanya Pak Edi salah satu mantan kepala desa di salah satu Kecamatan Baron” ujarnya.

Partowo menambahkan bahwa saat itu warga juga diberitahu bahwa tanah yang digali sekitar Tahun 2018/2019 untuk urug jalan tol akan digantikan dengan tanah yang ada di sekitar pembangunan tol. Namun, janji tersebut hingga kini belum terpenuhi. “Lahan yang digali pada saat itu seluas 5 hektar dengan kepemilikan 33 orang dalam kondisi tanah produktif tanaman ladang namun demikian kondisi lahan saat ini menjadi genangan air bak danau. Dan mereka tak bisa lagi menanam tanaman polowijo seperti sebelumnya, meskipun telah sering meminta kepastian kepada Kepala Desa, pembayaran belum juga lunas,” jelasnya.

Selain itu, Partowo menyebutkan bahwa mereka sempat melaporkan masalah ini ke Polda Jawa Timur, namun laporan mereka ditolak karena tidak cukup bukti. “Kami sudah melaporkan masalah ini, tapi laporan kami ditolak karena tidak ada cukup bukti. Kami semua percaya dengan pak Lurah saat itu, karena dia yang memberikan janji bahwa tanah kami akan dikembalikan,” ungkapnya.

Masalah ini menggambarkan ketidakpastian dan kekecewaan warga atas janji yang tidak dipenuhi, serta kesulitan dalam mendapatkan keadilan meskipun mereka telah berusaha melapor ke pihak berwenang. Sampai saat ini, warga berharap agar masalah ini segera diselesaikan dan pembayaran serta pengembalian tanah mereka dapat dipenuhi sesuai janji yang telah dibuat.

Hingga berita ini diterbitkan Kepala Desa Sambikerep belum dapat memberikan keterangan terkait apa yang menjadikan keluhan – keluhan warga.

(Tim)

Berita Terkait

Ratusan Miras Bersama 7 Orang Wanita Diamankan Petugas Satpol PP Pada Operasi Gabungan
Istirahat Gratis, WiFi Gratis, Bahkan Kursi Pijat Disediakan Polisi Jika Anda Mudik Lewat Nganjuk
Gelar Gerakan Pangan Murah, Bentuk Komitmen Polri Menjaga Stabilitas Harga Sembako
Silaturahmi Dan Buka Bersama Jurnalis Se Kabupaten Nganjuk bersama Bupati Marhaen Djumadi
Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk, Bahas Perubahan Susunan Keanggotaan AKD
Musrenbang RKPD 2027 Di Kabupaten Nganjuk, Tampung 3687 Usulan Dari Berbagai Bidang
Sambut Lebaran, Pemprov Jatim Gelontorkan 250 Drum Aspal untuk Perbaikan Jalan di Nganjuk
Pelaku Pencurian Laptop di Prambon Diamankan Polisi Setelah Korban Pergoki Aksinya

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:20

Ratusan Miras Bersama 7 Orang Wanita Diamankan Petugas Satpol PP Pada Operasi Gabungan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:04

Istirahat Gratis, WiFi Gratis, Bahkan Kursi Pijat Disediakan Polisi Jika Anda Mudik Lewat Nganjuk

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:39

Gelar Gerakan Pangan Murah, Bentuk Komitmen Polri Menjaga Stabilitas Harga Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:49

Silaturahmi Dan Buka Bersama Jurnalis Se Kabupaten Nganjuk bersama Bupati Marhaen Djumadi

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:20

Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk, Bahas Perubahan Susunan Keanggotaan AKD

Berita Terbaru