Jembatan Kedungbencah Diresmikan, Harapan Baru bagi Warga Kweden

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ig humas pemkab nganjuk

ig humas pemkab nganjuk

KabarNganjuk.com, Warga Desa Kweden, Kecamatan Ngetos, akhirnya bisa menikmati akses jembatan baru yang telah lama dinantikan. Pj. Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, S.STP, M.Si, meresmikan Jembatan Kedungbencah pada Kamis, 30 Januari 2025. Peresmian ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Nganjuk Thatit Heru Tjahjono, S.Sos, Kepala PUPR Gunawan Widagdo, serta jajaran Forkopimcam Kecamatan Ngetos.

Jembatan Kedungbencah sempat terputus akibat ambrol pada tahun 2021, hampir bersamaan dengan musibah longsor di Selopuro. Sebagai solusi sementara, Pemprov Jawa Timur membangun jembatan bailey melalui Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Kini, setelah pengerjaan selama 150 hari dengan total anggaran APBD sebesar Rp 4,6 miliar, jembatan permanen dengan lebar 7 meter dan panjang 40 meter akhirnya bisa digunakan secara maksimal.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Handoko menekankan pentingnya sinergi antara Pemkab, DPRD Nganjuk, dan Kementerian PUPR dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini wujud sinergi antara Pemkab, DPRD Nganjuk, dan Kementerian PUPR. Jembatan ini merupakan prioritas kita agar akses masyarakat kembali normal. Saya yakin kehadiran jembatan ini akan memberikan dampak ekonomi positif bagi warga, mengingat Kweden memiliki potensi besar, termasuk keindahan aliran air di sepanjang kawasan ini,” ujar Handoko.

Bupati juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Nganjuk tahun 2024, dengan dukungan hibah berupa rangka baja B-40 dari Kementerian PUPR.

Peresmian jembatan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari warga yang telah lama menunggu infrastruktur ini kembali berfungsi. Dengan adanya jembatan baru, masyarakat Desa Kweden kini memiliki akses yang lebih aman dan nyaman, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta mendukung perkembangan ekonomi dan pariwisata di kawasan tersebut.

“Mari kita bersyukur bersama karena pembangunan jembatan ini akhirnya bisa terwujud. Dengan penuh rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Jembatan Kedungbencah resmi saya resmikan,” pungkas Handoko.

Dengan beroperasinya Jembatan Kedungbencah, diharapkan mobilitas warga semakin lancar dan perekonomian lokal semakin berkembang.

Berita Terkait

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik
Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler
Bawakan Tema Kedaulatan Pangan, CV SEMI Group Tampil All Out di Night Carnival Kecubung Solid 2026
DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Baksos Salurkan 100 Ribu Liter Air Bersih
Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi
Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:54

Gudang Rosok di Paron Nganjuk Terbakar, Diduga Konsleting Listrik

Senin, 21 September 2026 - 17:48

Angkat Pesona Desa Warisan Nusantara, Night Carnival Cubung Solid Nganjuk Berlangsung Spektakuler

Senin, 21 September 2026 - 16:43

DPC PDI Perjuangan Nganjuk Gelar Baksos Salurkan 100 Ribu Liter Air Bersih

Senin, 21 September 2026 - 14:54

Menakar Kriteria Sekda Nganjuk Ideal: Bebas Oligarki dan Piawai Mengorkestrasi Birokrasi

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Berita Terbaru