Tiga Hari Terendam Banjir, Warga Jogomerto Menanti Solusi Konkret

Jumat, 27 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk- KabarNganjuk.com, Genangan air setinggi lutut menyapu pemukiman dan sawah di Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pemandangan memilukan terlihat di setiap sudut desa, dengan warga sibuk membersihkan rumah dari lumpur yang terbawa banjir.

Banjir kali ini dipicu oleh tumpukan sampah di Sungai Apur 9 yang tersumbat, diperburuk oleh jembatan pendek serta sungai yang dangkal. Curah hujan yang tinggi membuat sungai meluap, menggenangi 35 rumah warga selama tiga hari terakhir. Air setinggi 50 sentimeter belum menunjukkan tanda-tanda akan surut, membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat.

Selain permukiman, hektaran sawah padi yang baru ditanam turut terendam. Ancaman gagal panen pun menghantui petani setempat. “Banjir tahun ini paling parah dibandingkan sebelumnya. Biasanya dua hari sudah surut, tapi sekarang sudah tiga hari air belum juga surut,” ungkap Mulyadi, salah seorang warga terdampak.

Petugas BPBD Kabupaten Nganjuk telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen. Menurut Galih Santoso, Kaur Pemerintahan Desa Jogomerto, penyebab utama banjir adalah sumbatan sampah dan tanaman liar di sungai. “Kami berharap pemerintah segera melakukan pengerukan sungai dan meninggikan jembatan untuk mencegah banjir kembali terjadi,” tegasnya.

Di tengah kesulitan, warga juga sangat membutuhkan bantuan logistik. Genangan air yang masih tinggi membuat aktivitas mereka terbatas, bahkan untuk sekadar keluar rumah.

Banjir ini bukan sekadar bencana, tetapi juga peringatan serius tentang pentingnya pengelolaan lingkungan dan infrastruktur. Tindakan cepat dari pemerintah menjadi harapan besar masyarakat untuk mengakhiri krisis ini sebelum dampaknya semakin meluas.

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas, Kapolres Nganjuk Gandeng Ulama Kamtibmas Jaga Kondusivitas Menjelang Lebaran
Tragedi di Tepian Sungai Cangkringan: Satu Bocah Tewas Tenggelam, Satu Lainnya Selamat
Dari Polisi untuk Warga, Ribuan Zakat Fitra Polres Nganjuk Dikirim ke Pelosok Naik Motor Dinas
Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk: Resmikan Pimpinan Komisi I Sekaligus LKPJ 2025
Ratusan Miras Bersama 7 Orang Wanita Diamankan Petugas Satpol PP Pada Operasi Gabungan
Istirahat Gratis, WiFi Gratis, Bahkan Kursi Pijat Disediakan Polisi Jika Anda Mudik Lewat Nganjuk
Gelar Gerakan Pangan Murah, Bentuk Komitmen Polri Menjaga Stabilitas Harga Sembako
Silaturahmi Dan Buka Bersama Jurnalis Se Kabupaten Nganjuk bersama Bupati Marhaen Djumadi

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:38

Perkuat Sinergitas, Kapolres Nganjuk Gandeng Ulama Kamtibmas Jaga Kondusivitas Menjelang Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:40

Tragedi di Tepian Sungai Cangkringan: Satu Bocah Tewas Tenggelam, Satu Lainnya Selamat

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:12

Dari Polisi untuk Warga, Ribuan Zakat Fitra Polres Nganjuk Dikirim ke Pelosok Naik Motor Dinas

Senin, 16 Maret 2026 - 15:48

Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk: Resmikan Pimpinan Komisi I Sekaligus LKPJ 2025

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:20

Ratusan Miras Bersama 7 Orang Wanita Diamankan Petugas Satpol PP Pada Operasi Gabungan

Berita Terbaru