Jokowi Dorong ASN Pindah Ke IKN Nusantara, Ciptakan Keramaian Dan Ekosistem Kota

Sabtu, 14 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk segera pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara guna mempercepat pertumbuhan kota tersebut. Jokowi menekankan pentingnya kehadiran banyak penduduk di IKN agar kota tersebut menjadi ramai dan dinamis.

“Saya ingin mendorong sebanyak-banyaknya ASN kita untuk pindah ke IKN, sebanyak mungkin, karena keramaian yang dibutuhkan IKN,” kata Jokowi saat berkunjung ke IKN, Jumat (13/9/2024).

Menurutnya, keberadaan keramaian menjadi salah satu faktor kunci dalam pembangunan ekosistem kota yang lengkap. Tanpa kehadiran penduduk yang cukup, sulit untuk menciptakan dinamika kota yang sehat. Jokowi juga menyoroti bahwa sebuah kota yang maju harus memiliki berbagai fasilitas publik dan infrastruktur yang memadai.

“Yang kita cari di sini adalah crowd, harus ramai, sehingga terbangun ekosistem kota. Ada penduduknya, ada warga, ada rumah sakit, sekolah, hotel, mal. Semua itu butuh waktu untuk terbangun,” jelas Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menambahkan bahwa proyek-proyek infrastruktur di IKN, seperti Nusantara Mall Duty Free, rumah sakit, dan sekolah, akan menjadi katalis bagi pertumbuhan populasi dan keramaian. Ia optimistis, jika fasilitas-fasilitas ini segera selesai, maka keramaian di IKN akan segera terwujud.

“Kalau mall, rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur jalan sudah memadai, saya yakin keramaian akan muncul di IKN. Kehadiran fasilitas-fasilitas ini akan menarik lebih banyak orang untuk tinggal dan beraktivitas di sini,” tambahnya.

Dengan rampungnya sejumlah proyek strategis, Jokowi berharap Nusantara dapat segera berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial baru di Indonesia, menciptakan lingkungan yang menarik bagi penduduk dan investor.

Berita Terkait

Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai
Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut
Adu Banteng Bus Sugeng Rahayu VS Truk Tronton Hingga Bus Masuk Sungai, Puluhan Penumpang Luka
81 Personel Polres Nganjuk Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Pengabdian

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:03

Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:36

Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:36

Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06

Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari

Berita Terbaru