Perayaan Cap Go Meh Klenteng Poo San Sie Tidak Mengarak Barongsai Keliling Kampung

Minggu, 25 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Perayaan Cap Go Meh di Klenteng Poo San Sie, Desa Kudu, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dirayakan pada Sabtu (24/2/2024) malam hari dengan pertunjukan seni Barongsai Naga Emas.

Sangat meriah dengan antusias warga yang datang ke klenteng, meskipun tahun ini Barongsai tidak melakukan arak-arakan keliling kampung, mengingat masih ada suasana pemilu dan juga untuk menjaga kondusifitas penghitungan rekapitulasi suara.

Warga memadati halaman klenteng untuk melihat penampilan seni Barongsai yang dibawakan oleh umat klenteng.

Seperti biasa, pertunjukan seni barongsai juga diiringi seni leang-leong, serta berbagai jenis Barongsai. Namun, yang istimewa dari penampilan Barongsai malam itu adalah Naga Api

Yaitu Naga yang menyemburkan asap dan api dari mulutnya, penampilan ini menjadi sorotan utama dari para penonton. Selain itu, penampilan Barongsai yang padu dari para pelaku juga menarik perhatian.

Suganda, seorang umat di Klenteng Poo San Sie, menjelaskan bahwa Barongsai ini diselenggarakan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, serta untuk menjaga kebudayaan. Meskipun banyak masyarakat yang meminta Barongsai untuk melakukan arak-arakan keliling kampung, namun pengurus klenteng belum dapat melaksanakan hal tersebut, karena untuk menjaga kondusifitas perayaan Cap Go Meh.

“tujuan dari digelarnya bRongsai malam ini adalah ini merupakan tradisi Poo San Sie, untuk menghibur orang-orang, supaay negara kita Makmur” ujarnya

Kegembiraan terlihat saat Barongsai membagikan permen dan menjadi rebutan anak-anak. Bagi mereka, mendapatkan permen merupakan keberkahan tersendiri.

(sha)

Berita Terkait

Motor Ditinggal di Depan Warung, Honda Scoopy Milik Warga Ngronggot Raib, Terduga Pelaku Diamankan
Bupati dan Wabup Nganjuk Resmikan Jalan di Lengkong dan Gondang, Perkuat Pemerataan Infrastruktur
Diduga Kurang Pengawasan, Truk Sampah DLH Nganjuk Dipakai untuk Boyongan
Derita Pasien BPJS PBI di Jombang: Tiga Bulan Menahan Sakit Tanpa Tindakan Medis
Sewa Pick Up Dua Hari, Mobil Tak Kembali, Terduga Pelaku Diamankan Polisi
Perangkat Desa di Loceret Diduga Gadaikan BPKB Mobil Siaga, Nilainya Disebut Capai Rp65 Juta
Buka Festival Literasi Nganjuk 2026, Wabup Trihandy Ajak Masyarakat Kritis dan Lestarikan Sejarah Lokal
Diduga emosi Kasat Pol PP Nganjuk ngajak Jotosan warga Saat Menanyakan permohonan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:21

Motor Ditinggal di Depan Warung, Honda Scoopy Milik Warga Ngronggot Raib, Terduga Pelaku Diamankan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:00

Bupati dan Wabup Nganjuk Resmikan Jalan di Lengkong dan Gondang, Perkuat Pemerataan Infrastruktur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:47

Diduga Kurang Pengawasan, Truk Sampah DLH Nganjuk Dipakai untuk Boyongan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:31

Derita Pasien BPJS PBI di Jombang: Tiga Bulan Menahan Sakit Tanpa Tindakan Medis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:01

Sewa Pick Up Dua Hari, Mobil Tak Kembali, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru