Monday , March 22 2021
Home / Jajah Deso Milangkori / Tangis Haru Dwi Lestari Kembali Pecah Saat Peletakan Batu Pertama

Tangis Haru Dwi Lestari Kembali Pecah Saat Peletakan Batu Pertama

Loceret, KabarNganjuk.com- Suasana haru dan tak dapat membendung air matanya karena rasa syukur masih dirasakan Dwi Lestari (38) warga Desa Sukorejo Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk yang telah mendapatkan bantuan bedah rumah dari Pemerinatah Desa Sukorejo Kec. Loceret dan Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTAI).

Usai dilakukan pembongkaran rumah beberapa hari yang lalu, hari ini Minggu (21/03) mulai dilakukan pembangunan rumah layak huni milik Dwi Lestari yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Sutrisno Kepala Desa Sukorejo, Perwakilan dari PCTAI, Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang disaksikan oleh lintas kominitas dan warga sekitara.

Dwi Lestari (tengah, berkerudung kuning).

“Setelah sebelumnya dilakukan pembongkaran bangunan rumah Dwi Lestari, hari ini mulai dilakukan pembangunan yang ditandai peletakan batu pertama, yang rencananya pembangunan rumah ini dilakukan selam 14 hari,” ujar Sutrisno usai peletakan batu pertama.

Menurut Sutrisno, bedah rumah ini menggunakan dana dari perkumpukan PCTAI maupun lintas kominitas yang ada di Kabupaten Nganjuk. “Semoga PCTAI terus bisa membatu warga lain untuk memberikan rumah layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu. Saya selaku kepala desa mewakili warga saya mengucapkan terimakasih kepada PCTAI dan lintas komunitas di Kabupaten Nganjuk yang telah memberikan bantuan layak huni untuk Dwi Lestari,” pungkas Sutrisno.

Pada kesempatan yang sama Puji Yohana selaku Panitia bedah rumah yang sekaligus koordinator Lapangan DPC PCTAI Kabupaten Nganjuk didampingi perwakilan DPD PCTAI Jawa Timur mengatakan PCTAI merupakan manunggalnya keimanan dan kemanusiaan dalam mempertahankan NKRI yang beranggotakan unsur umat beragama mulai dari Islam, Hindu, Budha, Kristen, Katolik dan Konghucu.

Sutrisno Kepala Desa Sukorejo (baju putih).

“Karena hari ini pada tanggal 21 Maret 2021 PCTAI ulang tahun ke XI, untuk memperingatinya kami seluruh pengurus dan anggota berinisiatif untuk melakukan kegiatan sosial yaitu bedah rumah warga kurang mampu agar dapat menempati rumah layak huni,” ujar Puji Yohana.

“Untuk sementara PCTAI di Kabupaten Nganjuk menfokuskan satu titik untuk bedah rumah, namun apabila ada lebih donasi ada satu titik lagi rumah yang akan di bedah di Desa Macanan. Terimakasih atas kepercayaan DPD PCTAI dalam mensyukuri nikmat Allah ini yang memberikan kepercayaan kepada DPC PCTAI Kab. Nganjuk untuk pembangunan rumah layak huni,” pungkas Puji Yohana.

Puji Yohana (kanan) didampingi Perwakilan DPD PCTAI.

Sementara, Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat di hubungi melalui Video Call mengucapkan terimakasih kepada Pemerinatah Desa Sukorejo dan Para Donatur yang telah memberikan rumah layak huni untuk warga Desa Sukorejo.

“Karena saya berhalangan hadir, saya hanya¬† mengucapkan terimakasih kepada Pemdesa dan para donatur, semoga ini menjadi amal ibadah kita semua. Mungkin kapan – kapan saya akan mampir melihat bangunan rumah yang sudah dibangun,” ungkap Wabup Marhaen melalui Video Call di hadapan warga.(Red)

Check Also

Dumbleg, Jajanan Khas Nganjuk Mulai Diminati Pembeli

Gondang, KabarNganjuk.com- Dumbleg merupakan jajanan khas Nganjuk yang hanya bisa di temukan Kec. Gondang kab. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *