Sunday , March 21 2021
Home / Jajah Deso Milangkori / Sudir Santoso DPN Parade Nusantara, Desa Adalah Cikal Bakal Negeri
(tengah berbaju putih) H. Sudir

Sudir Santoso DPN Parade Nusantara, Desa Adalah Cikal Bakal Negeri

Ngronggot, KabarNganjuk.com- Apa yang dinikmati kepala desa sekarang merupakan hasil perjuangan kepada desa senior. 9 tahun demo, 11 kali demo hanya untuk memperjuangkan Undang-Undang desa agar memiliki legalitas hukum yang jelas dan transparan.

Hal itu dikatakan Sudir dalam acara silaturahmi dan konsolidasi dalam rangka soliditas organisasi persatuan rakyat desa nusantara bersama AKD dan PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) kabupaten Nganjuk, Selasa (04/08).

Masih kata Sudir, Desa adalah pondasi negeri dan Desa adalah cikal bakal negeri. “Saya pernah mengancam jika sampai Undang-Undang Desa tidak disahkan, maka saya akan menyatukan suara kepala desa dan perangkat desa secara tegas menolak tugas perbantuan politik,” tegas Sudir.

Sudir saat memberikan sambutan didepan seluruh kepala desa se-Kabupaten Nganjuk

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua Parade Nusantara Kabupaten Nganjuk Edi Santoso Ketua Komisi IV DPRD, Ketua BPKD Kabupaten Nganjuk Suparlan, Kajari Nganjuk yang diwakili Kasidatun Kejaksaan Negeri Nganjuk Jimmy Sandra, Kasat Intel Polres Pramono, Dedy Nawan Ketua AKD Kabupaten Nganjuk, kepala desa Klurahan Herry Purwanto, Camat Ngronggot, Forpimcam kecamatan Ngronggot, Forkompimdes, seluruh kepala desa beserta perangkat desa se-kabupaten Nganjuk dan paguyuban kepala desa Bojonegoro.

Acara berlangsung di Pendopo Balai Desa Klurahan kecamatan Ngronggot, Kades Klurahan Herry Purwanto menyampaikan bahwa dalam kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk kembali memikirkan desa.

“Disini kita berdiskusi, bagaimana cara kita sama-sama memikirkan dan merencanakan pembangunan desa. Apalagi adanya Undang-Undang No. 2 Tahun 2020,” ungkapnya.

Edi Santoso Ketua Parade Nusantara Kabupaten Nganjuk

Edi Santoso ketua Parade Nusantara Kabupaten Nganjuk mengatakan bahwa seluruh jajaran pemerintahan desa sudah seharusnya berada di garis terdepan untuk memperjuangkan pembangunan. “Suksesnya pembangunan negera bisa dilihat dari bagaimana pembangunan desanya,” pungkasnya.

Dedy Nawan Ketua AKD sekaligus kepala Desa Gejagan Loceret menjelaskan bahwa pertemuan kali ini adalah waktunya seluruh jajaran desa merapatkan barisan untuk pembangunan desa yang lebih baik dan lebih maju.

“Roh kita ada di desa, mari kita lanjutkan pembangunan desa. Dana desa bisa kita perjuangkan bersama-sama. Semata-mata hanya untuk desa,” kata Dedy Nawan.

Kepala desa se-Kabupaten Nganjuk yang turut hadir dalam acara tersebut

Haris Djatmiko kepala PMD kabupaten Nganjuk mengatakan butuh sinergi informasi lintas desa sebagai tindak lanjut UU No. 2 dalam penggunaan Dana Desa dalam rangka penanganan Covid-19.

“Penjelasan sosialiasi dan pelaksanaan UU No. 2 belum diterima. Sehingga kami mohon maaf, selanjutnya kami akan koodinasi terkait UU No. 2 Tahun 2020. Semoga Pembangunan desa semakin maju,” kata Haris.

Seperti yang diketahui, parade nusantara merupakan organisasi kemasyarakatan yang anggotanya mayoritas terdiri dari masyarakat pedesaan dengan pilar penyangganya adalah aparatur pemerintahan seperti kepala desa, perangkat desa, mantan kepala desa, mantan perangkat desa serta Badan Permusyawaratan Desa.(Red)

Check Also

10 Tahun Akses Jalan Ini Rusak, Begini Harapan Warga

Gondang, KabarNganjuk.com- Akses jalan yang menghubungkan Desa Nglinggo dengan Desa Karangsemi Kecamatan Gondang kini kondisinya rusak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *