Monday , March 22 2021
Home / Pertanian & Perkebunan / Pupuk Langka Petani Menjerit, Begini Kata Dinas Petanian
Kepala Dinas Pertanian Kab. Nganjuk Yudi Ernanto.

Pupuk Langka Petani Menjerit, Begini Kata Dinas Petanian

KabarNganjuk.com- Kelangkaan pupuk sangat dirasakan oleh para petani khususnya di Kabupaten Nganjuk, seperti dimusim tanam seperti ini, membuat patani semakin kwatir bagaimana nasib tanamannya.

Surono salah satu petani di Desa Nglundo mengaku bahwa kelangkaan pupuk saat ini membuat dirinya dan petani lain kawatir dengan hasil panennya mendatang.

Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan pupuk bersubsidi mengalami kelangkaan karena alokasinya yang memang dikurangi pada tahun 2020 sebesar 58 persen dari jumlah yang tersedia tahun sebelumnya.

Menurut, Kepala Dinas Pertanian Nganjuk Yudi Ertanto mengatakan ketersedianan pupuk bersubsidi di kab. Nganjuk juga mengalami pengurangan sebanyak 50 persen lebih, pihaknya juga sudah mengkoordinasikan dengan distributor, “Sebenernya bukan langka tapi kurangnya ketersedianan pupuk di lapangan, dan yang langka itu pupuk bersubsidi, untuk pupuk non subsidi masih tersedia di kios -kios,” ujarnya.

Imam petani asal Dusun Kates Desa Pace Wetan.

“Optimalisasi pupuk bersubsidi dilakukan pada 23 November untukalokasi persiapan bulan ini (Desember). Dan kita juga sudah tindak lanjuti ke distributor untuk kuota pupuk ini segera ditebus sehingga pendistribusian ke kios, ini kan sedang ramai – ramainya masa tanam sehingga ketersedian pupuk subsidi bisa segera direalisasikan,” ungkapnya.

Selain itu, Yudi juga menyampaikan bahwa alokasi pupuk bersubsidi di bulan Desember ini diantaranya Urea 1300 ton, Za 680 ton, NPK sekitar 270 ton untuk Kab. Nganjuk “Jadi ini tambahan per 23 November kemaren, kita programkan untuk menutup kebutuhan pupuk di bulan Desember ini, sehingga Kami berharap kedepan penggunaan pupuk organik ini kita pacu, agar petani bisa mengurangi pupuk kimia,” pungkasnya.

Sementara Imam petani asal Dusun Kates Desa Pace Wetan juga mengeluhkan sekitar bulan September sudah tidak ada pupuk, dirinya berharap kepada Pemerintah agar pupuk subsidi bisa lancar, karena harga pupuk non subsidi meroket.(Nur)

Check Also

Kumpulkan Pundi-Pundi Rupiah, Ini Kisah Petani Organik Di Nganjuk

Pace, KabarNganjuk.com- Subsidi pupuk yang berkurang hingga 50 persen lebih membuat pupuk sulit ditemui di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *